Popok Kain vs Popok Sekali Pakai, Pilih Mana?

Kamis, 17 Oktober 2019 | 19:30 WIB
Popok Kain vs Popok Sekali Pakai, Pilih Mana?
Ilustrasi popok bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Serba praktis dan mudah, diaper atau popok sekali pakai sering jadi pilihan orangtua saat anak belum bisa menggunakan toilet sendiri. Nah, sebelum popok sekali pakai atau pospak jadi tren seperti sekarang, pilihan yang tersedia hanyalah popok kain.

Lalu, mana popok yang lebih baik? Jawabannya bergantung pada kelebihan dan kekurangan yang dimiliki antara popok kain dan popok sekali pakai.

Dr. Farabi El Fouz, SpA., M. Kes, mengatakan bahwa kelebihan popok kain karena tidak mengandung bahan kimia, maka sangat jarang mengiritasi kulit dan minim terjadi ruam, selama orangtua bisa menjaga kebersihannya.

Dr.Farabi El Fouz, SpA., M.Kes Bicara Soal Popok Anak. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Dr.Farabi El Fouz, SpA., M.Kes Bicara Soal Popok Anak. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

"Popok kain, begitu basah bayi nangis, itu alarm alami, akhirnya diganti nggak lama-lama. BAB langsung diganti, dan juga karena dia kain bukan bahan-bahan kimia, jarang mengiritasi kulit," ujar dr. Farabi di RS Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur, Rabu (16/10/2019).

Di sisi lain, daya serap popok kain sangat rendah, jadi perlu respon cepat si ibu. Jika tidak urine akan membanjiri area sekitarnya dan bayi tidak nyaman lalu menangis. Sebagai catatan, penggunaan popok ini perlu orangtua yang punya banyak waktu luang.

"Tetapi ibu harus sering mengganti popok. Jangan sampai tidak rutin, karena popok kalin itu kelemahannya nggak bisa menyerap," ungkapnya.

Sedangkan untuk popok sekali pakai, kata dokter yang berpraktik di RSU Bunda Margonda Depok ini, lebih praktis dalam penggunaannya. Membuat orangtua lebih leluasa, karena bisa menyerap urine berkali-kali.

"Diaper disposable begini, dia bisa tunda 1 sampai 2 kali pipis, ketika BAB baru dia bisa ganti," tuturnya.

Tapi sayangnya, karena kepraktisannya ini, membuat para ibu kerap terlena, menjadi malas dan lupa mengganti popok si anak. Alhasil terjadilah infeksi kulit dan jamur. Bahkan sering terjadi keenakan pakai pospak malah menghambat anak belajar penggunaan toilet saat anak sudah bisa berkomunikasi.

Baca Juga: Gara-gara Popok Bekas, Pantai Ini Terpaksa Ditutup untuk Sementara Waktu

"Ibu suka lupa toilet training, buat anak jadi masalah, karena keasikan. Ditambah iklan yang katanya bisa menampung hingga 300 cc (urine), tahan sepanjang malam. Jadilah lupa bahwa itu bisa mengiritasi kulit," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI