alexametrics

OY! Indonesia Tawarkan Transaksi Antar Bank Tanpa Biaya Tambahan

Iwan Supriyatna
OY! Indonesia Tawarkan Transaksi Antar Bank Tanpa Biaya Tambahan
Aplikasi OY! Indonesia.

OY! Indonesia menjadi solusi finansial yang nyaman digunakan untuk mengatur transaksi keuangan sehari-hari dan menjadi jawaban bagi para smart spender.

Suara.com - Bank Indonesia mencatat hingga semester pertama tahun 2019, volume transaksi uang elektronik sudah mencapai 2,7 miliar dengan nilai transaksi sebesar Rp 69 triliun atau telah melampaui nilai transaksi uang elektronik sepanjang 2018.

Peningkatan transaksi uang elektronik ini sejalan dengan program Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang telah dicanangkan Pemerintah sejak 2014.

Masyarakat kini sudah cukup familiar dengan berbagai bentuk produk keuangan digital dari perbankan maupun fintech, banyaknya promosi dalam bentuk diskon maupun cashback mendorong penetrasi penggunaan aplikasi keuangan digital terutama di kaum urban dan milenial.

Jesayas Ferdinandus selaku CEO OY! Indonesia mengatakan, besarnya potensi tersebut mendorong OY! Indonesia, aplikasi asli dari Indonesia yang selama tiga tahun terakhir beroperasi telah berevolusi menjadi solusi finansial yang nyaman digunakan untuk mengatur transaksi keuangan sehari-hari dan menjadi jawaban bagi para smart spender.

Baca Juga: Serba-Serbi Uang Elektronik di Indonesia

Jesayas menuturkan, OY! Indonesia menawarkan kebebasan bertransaksi antar akun bank. Cukup dengan menghubungkan (connect) rekening bank maupun kartu debit, pengguna dapat melakukan berbagai aktivitas di antaranya transfer antar akun bank tanpa biaya administrasi dan tanpa ribet bolak balik ke ATM.

"Dengan fitur ini, pengguna dapat melakukan transfer bank dengan 3 cara mudah, Debit Card, Manual Pay, dan Virtual Account," kata Jesayas dalam keterangannya, Jumat (14/2/2020).

Selain itu kata Jesayas, melalui aplikasi OY! pengguna dapat melakukan top up ewallet secara gratis dan juga melakukan semua pembayaran tagihan rutin tanpa perlu takut skip karena belum bayar.

"Pengguna tak hanya dapat membayar tagihan, tapi juga bisa menagih ke orang lain hingga meminta bayar patungan ke orang lain," tutur Jesayas.

Maraknya layanan fintech di Indonesia sehingga menimbulkan perbedaan pilihan akun bank, mengharuskan pengguna membayar biaya administrasi saat melakukan transfer.

Baca Juga: Dampak Uang Elektronik terhadap Perekonomian Indonesia

Jesayas menyebut, OY! menggaet sederet fintech ternama untuk meringankan permasalahan yang sering dihadapi sehari-hari. E-wallet seperti Go-Pay, DANA, E-Money, Paytren, Doku, XL Tunai, NU Cash, serta Rekening Ponsel saat ini telah menjadi partner OY! Indonesia.

Komentar