Okokan Kolosal Memikat Ribuan Turis di Tanah Lot Art & Food Festival

Ferry Noviandi
Okokan Kolosal Memikat Ribuan Turis di Tanah Lot Art & Food Festival
Okokan Kolosal Nangluk Merana Show ditampikan di Tanah Lot Art & Food Festival. [dokumentasi pribadi]

Tanah Lot Art & Food Festival diharapkan mampu mengangkat wisata Bali yang tengah terpuruk karena virus corona.

Suara.com - Tanah Lot Art & Food Festival kembali digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan, Bali. Acara ini digelar dari 13 hingga 15 Maret 2020.

Berbeda dari festival sebelumnya, Tanah Lot Art & Food Festival kali ini dimeriahkan dengan Okokan kolosal pertama dengan peserta terbanyak yang diselenggarakan di Pantai Tanah Lot.

Okokan Kolosal Nangluk Merana Show ditampikan di Tanah Lot Art & Food Festival. [dokumentasi pribadi]
Okokan Kolosal Nangluk Merana Show ditampikan di Tanah Lot Art & Food Festival. [dokumentasi pribadi]

Bupati Tabanan Bali, Ni Putu Eka Wiryastuti menghadirkan 1.000 seniman pada pukul 18.11-18.21 WITA di pantai Tanah Lot Bali. Ini diklaim menjadi parade okokan pertama dengan peserta terbanyak yang diselenggarakan di Pantai Tanah Lot.

"Yang paling menarik dari Tanah Lot Art & Festival tahun ini adalah penampilan Okokan kolosal. Saya berani klaim bahwa Okokan kolosal ini adalah parade okokan pertama dengan peserta terbanyak yang diselenggarakan di Pantai Tanah Lot," kata Bupati Eka, seperti dalam rilis yang diterima Suara.com.

"Saya pun mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh elemen yang turun tangan dalam terlaksananya acara ini. Festival ini bukan milik pemerintah tapi milik seluruh masyarakat Tabanan," kataya menyambung.

Parade ini sukses menyedot perhatian dari para turis, baik asing maupun lokal. Penampilan Okokan Kolosal berlangsung selama 10 menit, dan diakhiri penyerahan Piagam penghargaan dari Bupati Eka kepada Manager Operational Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot, I Ketut Toya Adnyana.

Okokan Kolosal Nangluk Merana Show ditampikan di Tanah Lot Art & Food Festival. [dokumentasi pribadi]
Okokan Kolosal Nangluk Merana Show ditampikan di Tanah Lot Art & Food Festival. [dokumentasi pribadi]

Bupati Eka Wiryastuti berkomitmen untuk terus berinovasi dalam mengembangkan pariwisata Tabanan. Apalagi, pariwisata di Bali ikut terpukul dengan maraknya virus corona yang tengah menyerang Tanah Air.

"Festival ini bertujuannya adalah semakin mengenalkan Tanah Lot sebagai destinasi wisata berkelas Internasional. Sehari biasanya ada 7.000 hingga 9.000 pengunjung, sekarang paling hanya 5.000 – 6.000 pengunjung per hari. Semoga wisatawan Tanah Lot bisa kembali normal. Saya berkomitmen untuk terus berinovasi dalam mempromosikan pariwisata Tabanan agar bisa pulih pasca wabah virus corona ini. Pokoknya nanti tunggu saja kejutan selanjutnya," tutur Bupati Eka.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS