DGII Buka Peluang Kerja bagi Anak Bangsa Profesional di Jepang

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Jum'at, 22 Januari 2021 | 19:11 WIB
DGII Buka Peluang Kerja bagi Anak Bangsa Profesional di Jepang
DGII dan UIA membuka peluang kerja di Jepang. (Dok : DGII)

Suara.com - PT. Duta Global Insan Indonesia (DGII) dan Universitas Islam As Syafiiyah (UIA) melaksanakan webinar internasional bertajuk “Duta Bangsa Menuju Global”,  dengan subtema “Memanfaatkan Bonus Demografi untuk Melejitkan Ekonomi Bangsa”., Kamis (21/1/2021).  

Direktur Utama DGII Endraswari Safitri, menyampaikan tujuan acara ini adalah untuk menyosialisasikan peluang kerja dan belajar di Jepang, dan DGII tengah merancang sebuah konsep yang akan mempersiapkan anak bangsa yang profesional, mandiri berwawasan kebangsaan yang siap berkarier di luar negeri.

Targetnya adalah anak-anak usia 18-30 tahun untuk bekerja di luar negeri. DGII dan UIA sudah menandatangani MOU dengan Liana Segrus, Co, Ltd - Jepang sebagai Registered Supporting Organization.

"Isi MOU tersebut adalah kerja sama untuk bidang akademik dan pengiriman tenaga kerja terdidik ke Jepang. Kami dapat menjamin, jika anak lulus dalam pendidikan bahasa Jepang dan karakter, maka dapat langsung berangkat ke Jepang," kata Endraswari.

DGII fokus pada program Specified Skill Worker untuk pengirman tenaga perawat (caregiver). Pada kesempatan itu, Rektor UIA, Dr. Masduki Ahmad, SH, MM menyampaikan, program kerja dan belajar di Jepang ini sangat baik.

"Kami UIA siap mengawal para calon peserta untuk mempersiapkan tenaga kerja terdidik yang profesional, dan mengajak banyak pihak lain untuk bekerja sama dengan kami untuk menyukseskan program ini," katanya.

Pemateri pertama, Pror. Dr. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo, IPU (Komisaris Independen PT Telkom Indonesia, TBK) menjelaskan, Indonesia akan mengalami bonus demografi, dan jika tidak dipersiapkan dengan baik akan menjadi permasalahan di bidang ketenaga kerjaan. 

Pihak Jepang, yaitu Kazuya Yamanouchi sebagai President Liana Segrus, Co, Ltd, mengatakan, Jepang sedang mengalami kekurangan tenaga kerja (extreme labor shortage). Menyadari situasi tersebut, parlemen Jepang mengeluarkan kebijakan ketenagakerjaan baru melalui amandemen Immigration Control and Refugee Recognition Act, dimana kebijakan baru ini mulai berlaku sejak April 2019 dan akan membuka peluang kerja seluas-luasnya kepada negara lain.

Perbedaan kebijakan parlemen Jepang dari yang sebelumnya,  dulu hak dan kewajiban pekerja asing dibedakan, maka sekarang sama dengan pekerja Jepang. Sebagai gambaran, dari sisi gaji UMR, pekerja Jepang jika di rupiahkan berkisar Rp25 juta.

Pembicara selanjutnya adalah Shinji Kurata (HR Department Advisor, Hitowa Holding Co.Ltd). Ia menjelaskan, kebutuhan tenaga kerja perawat di Jepang sangat besar. Perusahaan yang sudah berdiri sejak 2006, di Ark Hills South Tower , Minato-ku, Tokyo ini memiliki jasa pelayanan, yaitu pelayanan keperawatan untuk orang tua, anak-anak, individu dan juga jasa pelayanan makanan.

"Kami menghadapi problem dan situasi, dimana generasi baby boomer akan masuk ke dalam penduduk usia tidak produktif di tahun 2025. Populasi ini akan meningkat 17,8 persen dari total populasi di Jepang. Sedangkan angkatan kerja produktif di Jepang akan mengalami penurunan, sehingga kebutuhan akan tenaga kerja di sektor keperawatan akan terus meningkat," jelas Shinji.

Pembicara terakhir, Yoichiro Higashi (GM Business Development Group The Nishiniphon Shimbun, Co.Ltd), menjelaskan The Nishinippon Newspaper adalah surat kabar yang telah berdiri sejak 1876. NNP ini adalah anggota dari Actis Group Foreign Employment Center (AGFEC) salah satu asosiasi ketenagakerjaan asing di Jepang yang terbesar di Kyushyu, imbuhnya.

Yoichiro melanjutkan, AGFEC bertujuan untuk menawarkan lowongan pekerjaan yang tepat bagi pekerja asing di perusahaan-perusahaan yang berada di kota Kyushyu.

The NNP juga bekerja sama dengan Liana Segrus, Co.Ltd (Registered Support Organization), yang menawarkan lowongan pekerjaan di Jepang, tetapi juga mendukung para pekerja asing untuk hidup di Jepang.

Komisaris DGII lainnya, Prof. Ace Suryadi, M.Sc, Ph.D, yang juga Dewan Pakar dan Ketua Pusat Kajian Kebijakan Pendidikan Nasional PGRI mengatakan pada kesempatan lain mengatakan, dalam 10 tahun ke depan, Jepang membutuhkan sekitar 8-10 juta pekerja terdidik Indonesia untuk bekerja di berbagai jenis dan sektor industri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lolos Sertifikasi, Pesawat N219 Karya Anak Bangsa Siap Diproduksi

Lolos Sertifikasi, Pesawat N219 Karya Anak Bangsa Siap Diproduksi

Sumbar | Senin, 28 Desember 2020 | 16:21 WIB

Pengertian Bonus Demografi, Manfaat, hingga Dampaknya

Pengertian Bonus Demografi, Manfaat, hingga Dampaknya

Tekno | Minggu, 13 Desember 2020 | 15:11 WIB

Jokowi: Bonus Demografi Kuatkan Bangsa, Tapi Jika Tak Siap Bisa Jadi Toksik

Jokowi: Bonus Demografi Kuatkan Bangsa, Tapi Jika Tak Siap Bisa Jadi Toksik

News | Minggu, 29 November 2020 | 20:16 WIB

PT MAB Siap Produksi Mobil Listrik Buatan Anak Bangsa

PT MAB Siap Produksi Mobil Listrik Buatan Anak Bangsa

Jawa Tengah | Kamis, 26 November 2020 | 12:53 WIB

Menparekraf: Pandemi Jadi Ajang Anak Bangsa Berkarya Berinovasi

Menparekraf: Pandemi Jadi Ajang Anak Bangsa Berkarya Berinovasi

Lifestyle | Jum'at, 20 November 2020 | 18:22 WIB

Dilematis Pendidikan Memasuki Abad Bonus Demografi Mendatang

Dilematis Pendidikan Memasuki Abad Bonus Demografi Mendatang

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2020 | 11:17 WIB

Terkini

Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional

Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional

Press Release | Senin, 19 Agustus 2024 | 07:00 WIB

Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On

Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On

Press Release | Senin, 19 Agustus 2024 | 02:47 WIB

Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'

Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'

Press Release | Minggu, 18 Agustus 2024 | 21:30 WIB

Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan

Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 18:05 WIB

Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta

Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 17:20 WIB

Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna

Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 15:10 WIB

Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan

Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 10:05 WIB

Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park

Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 09:11 WIB

Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia

Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 07:50 WIB

Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence

Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence

Press Release | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 19:05 WIB