Spada Indonesia Siap Buka Peluang Bisnis Menjanjikan bagi UMKM

Fabiola Febrinastri

Rabu, 05 Mei 2021 | 11:00 WIB
Spada Indonesia Siap Buka Peluang Bisnis Menjanjikan bagi UMKM
Ilustrasi layanan Spada. (Dok : Spada Indonesia)

Suara.com - Pandemi Covid-19 pada 2020 menjadi titik krusial awal perjalanan Spada Indonesia. Ditopang oleh ide kolektif dan dukungan dari para senior di dunia logistik Indonesia, Spada hadir sebagai terobosan baru dalam mengisi peluang bisnis yang hilang dalam sektor industri layanan kirim barang.

Perjalanan Spada sampai titik ini telah melalui tahapan panjang, baik pivot bisnis maupun fase pendanaan awal bootstrapping, sampai seed funding. Akhirnya, layanan Spada mampu berjalan dan menyesuaikan kebutuhan pasar di Indonesia secara tepat yang dimulai sejak Oktober 2020 .

Beri layanan kirim barang terjangkau untuk siapa saja
Cita-cita awal Spada adalah untuk mengisi kekosongan peluang bisnis dengan menciptakan ekosistem logistik yang terjangkau bagi semua pihak, terutama UMKM. Spada juga memiliki keinginan untuk menjadi alternatif bagi mitra (dalam hal ini driver) dalam mendapatkan penghasilan tambahan.

Misi ini dicapai dengan melakukan kerja sama bagi hasil dengan partner di berbagai daerah. Dari setiap pengiriman yang berhasil dibuat melalui aplikasi Spada, mitra akan mendapatkan komisi sebagaimana yang telah ditentukan.

Saat ini, Spada melayani klien B2B (Business to Business) dan B2C (Business to Customer) dengan menyediakan dashboard lengkap beserta akses API (Application Programming Interface) untuk mempermudah order kirim barang. Kemudahan layanan kirim barang ini juga didukung dengan customer apps Spada yang bisa diunduh melalui smartphone pengguna.

Spada menyediakan fitur route optimization yang secara otomatis dapat membuat prakiraan rute paling efisien dalam melakukan pengiriman barang sekaligus.

Dalam memenuhi kebutuhan UMKM sebagai target utama pasar, Spada menyediakan dua layanan kirim barang, yaitu instant dan sameday delivery. Mahadisyon, Gift and Tag, serta beberapa kedai kopi di wilayah Jabodetabek telah bergabung menjadi partner Spada. Tidak terbatas pada komoditas makanan, minuman, fashion, dan lainnya, layanan kirim barang Spada juga merambah ke institusi pemerintah, seperti Kantor Pajak Pratama (KPP) untuk jasa pengiriman dokumen.

Tonjolkan efektivitas dan efisiensi waktu pengiriman
Spada Indonesia melakukan riset pasar secara mandiri turun secara langsung ke lapangan dengan bertemu Mitra. Ongkos kirim barang akan lebih terjangkau jika mitra dapat mengirimkan barang ke banyak alamat sekaligus. Di samping itu, waktu pengiriman barang juga menjadi lebih efektif dan efisien.

Spada menjaga produktivitas para Mitra dan klien secara sungguh-sungguh. Pengguna atau klien Spada dapat melakukan pengiriman barang hingga sepuluh alamat dalam sekali order. Sementara itu, Mitra Spada juga diberikan pilihan untuk menentukan orderan dan menyelesaikannya tanpa paksaan.

“Spada semata-mata menjadi peluang penghasilan tambahan untuk Mitra saat mereka sedang tidak mengerjakan pekerjaan utamanya. Tentu, saat orderan Spada meningkat pesat kami akan menawarkan Mitra untuk full menjadi rider Spada dengan memperhatikan kesejahteraan mereka. Fitur sameday kami memiliki kurir dengan pembayaran Flat Tarif, sedangkan untuk service instan ongkos kirim dihitung per kilometer. Dengan begitu, hal ini lebih menguntungkan Mitra rider kami,” tutur Arief Hakim, CEO Spada Indonesia.

Dalam waktu tertentu ketika permintaan sedang tinggi, Spada secara terbuka dengan memperhatikan kesejahteraan Mitra, membuka peluang bagi mereka untuk bekerja secara full.

“Kebanyakan startup memotong besar penghasilan Mitra karena overhead perusahaannya sudah sangat besar, Spada sendiri sangat menjaga keuangan perusahaan, sehingga ke depan kami berupaya untuk tidak menekan pendapatan mitra,” jelas Arief.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah 2 UMKM Fashion Muslim Lokal Meraup Untung Selama Ramadan

Kisah 2 UMKM Fashion Muslim Lokal Meraup Untung Selama Ramadan

Lifestyle | Rabu, 05 Mei 2021 | 09:17 WIB

Tips Mengambil Peluang Bisnis dari Tradisi Ramadan di Tengah Pandemi

Tips Mengambil Peluang Bisnis dari Tradisi Ramadan di Tengah Pandemi

Press Release | Rabu, 05 Mei 2021 | 07:56 WIB

Hasil Survei: Imbas Pandemi, Masyarakat Butuh Lapangan Kerja Baru

Hasil Survei: Imbas Pandemi, Masyarakat Butuh Lapangan Kerja Baru

News | Rabu, 05 Mei 2021 | 04:28 WIB

Ekonomi Lesu Karena Pandemi, Joe Taslim Ajak Masyarakat Beli Produk Lokal

Ekonomi Lesu Karena Pandemi, Joe Taslim Ajak Masyarakat Beli Produk Lokal

Press Release | Selasa, 04 Mei 2021 | 14:11 WIB

Alhamdulillah, Plafon KUR tanpa Jaminan Naik Jadi Rp 100 Juta

Alhamdulillah, Plafon KUR tanpa Jaminan Naik Jadi Rp 100 Juta

Jabar | Selasa, 04 Mei 2021 | 14:01 WIB

Ini Cara Jamkrindo Bikin UMKM Naik Kelas

Ini Cara Jamkrindo Bikin UMKM Naik Kelas

Bisnis | Jum'at, 30 April 2021 | 23:37 WIB

Terkini

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:45 WIB

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

×