RS Mandaya Royal Puri Senilai Rp1,1 Triliun Segera Beroperasi

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Kamis, 10 Juni 2021 | 12:44 WIB
RS Mandaya Royal Puri Senilai Rp1,1 Triliun Segera Beroperasi
Presiden Direktur Mandaya Healthcare Group, Dr. Ben Widaja, MBChB (UK). (Dok: RS Mandaya Royal Puri)

Suara.com - Rumah Sakit (RS) Mandaya Royal Puri akan beroperasi pada pertengahan 2021. RS yang menelan investasi Rp1,1 triliun itu, akan menjadi salah satu rumah sakit swasta terbesar di Indonesia dan menjadi RS rujukan nasional. Makanya selain dedesain dengan inovatif, RS Mandaya Royal Puri juga didukung oleh peralatan medis, system IT yang canggih dan tim dokter yang berkompeten. Dengan begitu, diharapkan RS Mandaya Royal Puri dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia, sehingga masyarakat tidak perlu lagi berobat ke luar negeri.

Presiden Direktur Mandaya Healthcare Group, Dr. Ben Widaja, MBChB (UK) mengatakan, yang menginspirasi dirinya dalam membangun rumah sakit secanggih ini adalah kebutuhan atas pelayanan kesehatan di Indonesia yang masih sangat tinggi, terutama kebutuhan atas pelayanan kesahatan yang berkualitas.

“Dari pengalaman yang saya dapatkan sewaktu belajar dan bekerja sebagai dokter di Inggris selama 8 tahun, di mana saat itu saya juga mempunyai banyak kesempatan berkunjung ke rumah sakit di negara lain seperti Amerika, Singapore dan lainnya. Dan tidak kalah penting pengalaman pribadi keluarga saya sebagai pasien juga. Kami mengidentifikasikan puluhan gaps yaitu perbedaan antara harapan pasien dan keluarganya dengan apa yang biasa mereka dapatkan sewaktu di Rumah Sakit, khususnya di Indonesia. Dari situ kami membuat berbagai rancangan untuk memberikan solusi atas gaps ini, dimulai dari desain arsitektur dan interior Rumah Sakitnya sampai ke cara melayani pasien dan keluarganya. Kami sebut ini sebagai Mandaya patient and family experience concept,” tutur saat berbincang di RS Mandaya Royal Puri beberapa waktu lalu.

Yang membedakan Mandaya Royal hospital Puri dengan RS lain adalah Konsep patient and family experience. Menurut Ben, konsep ini bisa dibilang sangat baru di Indonesia untuk sebuah rumah sakit.  Berdasarkan pengalamannya, lebih dari 90 persen, keluhan pasien justru tidak berhubungan dengan medis, terutama berkaitan dengan pengalaman buruk yang dialami pasien dan keluarganya. Bagi keluarga pasien yang berduit, mereka memilih berobat ke luar negeri, di samping masalah kepercayaan, juga karena di luar negeri mereka dilayani bak raja, mereka memperoleh pengalaman yang baik di sana dibandingkan di Indonesia.

RS Mandaya Royal Puri
RS Mandaya Royal Puri

Disamping itu kami mengubah total cara-cara lama dalam menangani pasien di mana biasanya perawatan hanya berpusat pada penyakit, menjadi cara-cara baru di mana perawatan berpusat pada pasien,Cara lama yang dimaksud adalah focus penangannannya hanya pada penyakitnya saja, namun kurang melihat kebutuhan pasien sebagai manusia seutuhnya dengan kompleksitasnya baik dari segi emosional, sosial, finansial, dan sebagainya.

“Saya bisa berikan satu contoh pribadi tentang nenek saya sewaktu berobat di salah satu rumah sakit. Nenek masuk Rumah Sakit karena jatuh dan patah tulang pinggul tetapi setelah itu kadar hamemoglobin menjadi sangat rendah dan tidak kunjung membaik pasca operasi. Kami agak surprise dengan jawab tim mereka, yang mengatakan bahwa mereka telah berhasil dalam mengoperasi tulang pinggul, sedangkan mengenai kadar haemoglobin itu urusan lain. Dari situ kami sadar bahwa rumah sakit tersebut masih bermashab perawatan berpusat pada penyakit, bukan perawatan berpusat pada pasien. Kelihatanya sepele, tetapi ini nilai-nilai inti (core values) yang paling mendasar. Ini terkait mengubah cara berpikir seluruh team rumah sakit dan  ini butuh keseriusan dari team manajemen puncak,” katanya.

Ben mengaku sangat memahami persoalan dan harapan pasien dan keluarganya ini, karena itu pihaknya telah mempersiapkan seluruh tim, mulai dari para dokter, perawat, penunjang medis, bahkan sampai tim non-medis dengan menanamkan pemahaman mendasar bahwa rumah sakit kami ini dibangun di atas pondasi “pengalaman pasien dan keluarga”, di mana tentunya di dalamnya terdapat pemahaman tentang perawatan berpusat pada pasien, bukan hanya penyakit.

“Dokter-dokter spesialis bekerja dalam team ketika menangani pasien. Seringkali kondisi pasien cukup kompleks membutuhkan multi disiplin ilmu dan spesialisasi, kami membangun sistem komunikasi antar spesialis melalui sistem IT yang terintegrasi, yang kami sebut sebagai MandayaAlert360o,” ucapnya.

Perubahan paradigma dalam desain arsitektur juga sangat penting untuk mewujudkan konsep patient & family experience ini. Sebagai salah satu contoh adalah kami membuat kamar IGD private, di mana satu pasien menempati satu ruang. Menurut pengetahuan kami, masih sangat jarang sekali Rumah Sakit didesain seperti itu baik di Indonesia, maupun di dunia. Dengan sistem satu pasien satu kamar IGD, membuat pasien dan keluarganya lebih nyaman, secara medis juga lebih baik karena menghindarkan cross-infection, bahkan secara mental juga lebih bagus karena kejadian tragis di ruangan pasien sebelah tidak akan mengganggu. Dengan ruangan terpisah partisi kedap suara tentu akan menciptakan  pengalaman yang lebih baik dibandingkan antar ruang hanya dibatasi oleh selembar korden.

Inovasi desain lainnya ada di ICU  di mana kami juga menerapkan standard satu pasien satu ruangan dengan sistem pengendalian infeksi yang sangat ketat. Penjenguk atau keluarga pasien bisa melihat pasien di ICU melalui jendela besar dengan sistem komunikasi menggunakan switchable smart glass dan intercom, tanpa harus memasuki area rawat ICU. Ini untuk mengurangi masuknya virus dan bakteri yang dibawa penjenguk ke dalam area ICU. Khusus untuk keluarga pasien atau penjenguk yang akan memasuki ruang pasien ICU, maka mereka harus mengikuti protokol standard keamanan kesehatan yg tinggi, yaitu harus melalui Disinfecting Chamber, menggunakan masker dan hairnet, serta membungkus penuh sepatunya dengan kantong yang khusus disediakan.

Ruang rawat jalan kami bukan seperti hall besar dengan ruang tunggu yang penuh tempat duduk berhimpitan. Ruang rawat jalan, kami bagi dalam 14 kluster, di mana dipisahkan antara pasien yang sehat dengan pasien yang sedang terinfeksi, dan setiap kluster memiliki ruang tunggu sendiri-sendiri.

Secara keseluruhan bisa kami katakan bahwa suasana atau ambience Rumah Sakit kami lebih kepada rumah sehat ketimbang rumah sakit. Dengan mengkombinasikan konsep rumah sakit, mall, hotel, dan rumah tinggal menjelma menjadi Mandaya Royal Hospital Puri.

Saat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit, tentunya pasien berharap akan kesembuhan, dan itu artinya peran dokter dan dokter spesialis menjadi sangat penting apalagi pasien bisa saja membanding-bandingkan dengan Rumah Sakit lain di Luar Negeri. Untuk itu kami Mandaya Royal Hospital Puri mendapat team dokter yang hebat dengan beberapa cara. jika seorang dokter senior tentu bisa menentukan pilihan dengan Rumah Sakit mana mereka akan bergabung. Buat mereka uang sudah menjadi nomer dua, aktualisasi diri dan kebanggaan menjadi nomer satu.

Salah satu yang menjadikan  dokter senior bangga dan merasa bisa mengakutalisasikan diri adalah manakala mereka bisa bekerja di sebuah Rumah Sakit yang memiliki peralatan modern dan canggih, dibarengi dengan memiliki konsep pelayananan yang jelas dan kuat, serta yang mempunyai kerjasama dengan institusi lain yang lebih hebat di dunia.

Dengan adanya konsep patient and family experience dan konsep perawatan berpusat pada pasien, dan dibarengi dengan ketersediaan peralatan medis yang lengkap canggih, mampu membuat para dokter spesialis dan sub-spesialis menjatuhkan pilihan untuk berkembang bersama Mandaya Royal Hospital. Dan kamipun sudah menanamkan suatu pemahaman pentingnya kerjasama dan integrasi antar  disiplin ilmu dan spesialisasi dalam menangani pasien.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Klaster Pabrik Tas, Jumlah Pasien Covid-19 di PLayen Melonjak dari Klaster Takziah

Selain Klaster Pabrik Tas, Jumlah Pasien Covid-19 di PLayen Melonjak dari Klaster Takziah

Jogja | Selasa, 08 Juni 2021 | 19:58 WIB

Pemerintah Kehabisan Dana, Pembayaran Hotel Pasien Covid di Jakarta Disetop Mulai 15 Juni

Pemerintah Kehabisan Dana, Pembayaran Hotel Pasien Covid di Jakarta Disetop Mulai 15 Juni

News | Selasa, 08 Juni 2021 | 19:39 WIB

Edy Rahmayadi Ingatkan RS di Sumut Sediakan 30 Persen Ruang Isolasi Covid-19

Edy Rahmayadi Ingatkan RS di Sumut Sediakan 30 Persen Ruang Isolasi Covid-19

Sumut | Selasa, 08 Juni 2021 | 19:02 WIB

ICU Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Kabupaten Ponorogo Zona Hitam

ICU Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Kabupaten Ponorogo Zona Hitam

Jatim | Selasa, 08 Juni 2021 | 17:52 WIB

Pasien Covid-19 Kabur dari Selter Niten Bantul, Diduga Jenuh

Pasien Covid-19 Kabur dari Selter Niten Bantul, Diduga Jenuh

Jogja | Selasa, 08 Juni 2021 | 17:36 WIB

Daftar Tempat Isolasi Pasien COVID-19 di Jakarta, Bukan Cuma Wisma Atlet

Daftar Tempat Isolasi Pasien COVID-19 di Jakarta, Bukan Cuma Wisma Atlet

Jakarta | Selasa, 08 Juni 2021 | 17:08 WIB

Terkini

Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional

Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional

Press Release | Senin, 19 Agustus 2024 | 07:00 WIB

Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On

Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On

Press Release | Senin, 19 Agustus 2024 | 02:47 WIB

Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'

Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'

Press Release | Minggu, 18 Agustus 2024 | 21:30 WIB

Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan

Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 18:05 WIB

Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta

Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 17:20 WIB

Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna

Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 15:10 WIB

Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan

Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 10:05 WIB

Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park

Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 09:11 WIB

Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia

Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 07:50 WIB

Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence

Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence

Press Release | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 19:05 WIB