Demi Keamanan Konsumsi, Produsen Air Minum Harus Pastikan Kemasannya Lolos Uji BPOM

Fabiola Febrinastri

Rabu, 08 September 2021 | 15:11 WIB
Demi Keamanan Konsumsi, Produsen Air Minum Harus Pastikan Kemasannya Lolos Uji BPOM
Air minum isu ulang / air galon. (Shutterstock)

Suara.com - Kemasan plastik apapun, termasuk plastik jenis polikarbonat (PC), diproduksi melalui standar produksi dan keamanan yang ketat dan harus lolos dari uji keamanan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sebelum digunakan sebagai kemasan pangan. Produsen kemasan galon menyatakan, uji keamanan dari BPOM menjadi landasan usahanya.

“Sebagai produsen pemasok kemasan galon, kami tidak bisa sembarangan dalam memproduksi kemasan galon PC yang akan digunakan untuk air minum. Untuk bisa diperdagangkan ke konsumen, galon-galon PC itu harus diuji terlebih dulu keamanannya oleh BPOM,” ujar Marfun, dari perusahaan produsen kemasan plastik di Tangerang, Rabu (8/9/2021).
 
Semua jenis plastik, baik yang berbahan PC maupun PET dan lainnya pasti memiliki zat aditifnya, yang semua memiliki dampak jika terkonsumsi. Tapi, kata Marfun, untuk bisa digunakan untuk tempat makan atau minum, semua bahan plastik itu harus melalui uji BPOM yang telah menetapkan berapa batas toleransi zat aditif yang aman untuk tubuh manusia. 

BPOM telah menetapkan Peraturan Nomor 20 Tahun 2019 tentang Kemasan Pangan. Peraturan ini mengatur persyaratan keamanan kemasan pangan termasuk batas maksimal migrasi Bisphenol A (BPA) maksimal 0,6 bpj (600 mikrogram/kilogram) dari kemasan berbahan PC.
 
Menurut Marfun, sebelum produsen melakukan pemasaran produk galon PC, pihaknya akan melalui pengecekan migrasi BPA, agar aman untuk digunakan masyarakat.

“Kita melakukan cek migrasi untuk bisa melihat bahan yang kita gunakan itu aman atau tidak. Kita wajib memberikan sampelnya ke BPOM untuk diuji berapa migrasi BPA-nya jika diisi air minum. Artinya, tetap ada pengawasan dari BPOM-nya sebelum kita pasarkan,” tuturnya.
 
Marfun menyebut, produsen juga tidak sembarangan setiap kali  menjual galon PC itu ke perusahaan air minum.

“Mereka juga akan minta surat migrasi BPA yang sudah dinyatakan aman oleh BPOM, apalagi yang untuk perusahaan-perusahaan besar. Mereka tidak sembarangan dalam mengeluarkan produknya. Ada standar ISO-nya, halalnya,” ucap Marfun.
 
Menurutnya, alasan perusahaan air minum memintakan surat aman dari BPOM kepada produsen plastik kemasan adalah karena produk air minum mereka juga pastik akan dicek oleh BPOM.  

“BPOM juga pasti lihat dan menanyakan perusahaan, beli galonnya ke siapa. Ada nggak surat dari produsen yang menunjukkan bahwa penggunaan galon ini aman. Perusahaan AMDK (ir minum dalam kemasan) pasti akan minta ke kita, dan itu wajib kita berikan untuk menunjukkan bahwa galon kita aman,” kata Marfun.

Hal yang disampaikan Marfun senada dengan pernyataan BPOM dan pakar keamanan pangan yang menegaskan bahwa kemasan plastik PC aman digunakan sebagai kemasan air minum.
 
Mengenai tanggapan masyarakat tentang bahaya BPA, dia mengatakan, semua jenis plastik memiliki risikonya.Galon PET bila diisi air panas pun tidak bagus.   

“Semua plastik juga begitu, tapiada batas tolerasi yang telah ditetapkan BPOM sehingga galon PC bisa digunakan untuk air minum,” ujarnya.
 
Di Indonesia, menurut Marfun, galon PC yang dipakai untuk air minum sangat aman. “Kalau bicara BPA berbahaya, betul, cuma kan ada batas toleransinya,” ucapnya.

BPOM dan para pakar keamanan berulangkali menegaskan keamanan kemasan galon air minum berbahan PC. Kementerian Komunikasi dan Informatika juga mengkategorikan informasi yang menyebutkan bahaya kemasan PC sebagai hoaks jenis disinformasi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Manfaat Minum Air Hangat, Termasuk Cegah Penuaan Dini

5 Manfaat Minum Air Hangat, Termasuk Cegah Penuaan Dini

Your Say | Rabu, 01 September 2021 | 13:57 WIB

Survei: Konsumen Indonesia Makin Tertarik Air Minum Kemasan Ramah Lingkungan

Survei: Konsumen Indonesia Makin Tertarik Air Minum Kemasan Ramah Lingkungan

Bisnis | Rabu, 25 Agustus 2021 | 16:29 WIB

Jaga Perut Rata dan Sehat, Tambahkan 5 Bahan Alami Ini pada Air Minum Anda

Jaga Perut Rata dan Sehat, Tambahkan 5 Bahan Alami Ini pada Air Minum Anda

Health | Minggu, 22 Agustus 2021 | 09:02 WIB

Soal Galon Guna Ulang, Dokter Anak: BPOM Jamin Keamanannya, Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Soal Galon Guna Ulang, Dokter Anak: BPOM Jamin Keamanannya, Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Health | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 12:05 WIB

5 Cara Membersihkan Dispenser Tanpa Perlu Membongkar, Perhatikan Bagian Corong

5 Cara Membersihkan Dispenser Tanpa Perlu Membongkar, Perhatikan Bagian Corong

Lifestyle | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 06:54 WIB

Adakah Perbedaan Antara Air Minum Biasa dengan Air Oksigen? Ini Faktanya!

Adakah Perbedaan Antara Air Minum Biasa dengan Air Oksigen? Ini Faktanya!

Your Say | Sabtu, 07 Agustus 2021 | 07:28 WIB

Terkini

Wajah Kusam Cocok Pakai Sunscreen Apa? Begini Cara Memilih dan Rekomendasinya

Wajah Kusam Cocok Pakai Sunscreen Apa? Begini Cara Memilih dan Rekomendasinya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:35 WIB

Bukan Overload, PenyebabTenggelamnya KMP Virgo 8 Transport Tunggu KNKT

Bukan Overload, PenyebabTenggelamnya KMP Virgo 8 Transport Tunggu KNKT

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:35 WIB

BI Kembalikan Rp440 Triliun GWM Bank, Dorong Kredit ke Sektor Strategis

BI Kembalikan Rp440 Triliun GWM Bank, Dorong Kredit ke Sektor Strategis

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:35 WIB

Lokasi Pasar Murah di Lima Titik Wilayah Kampar dan Pekanbaru

Lokasi Pasar Murah di Lima Titik Wilayah Kampar dan Pekanbaru

Riau | Senin, 14 September 2026 | 14:34 WIB

Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Wanita 18 Tahun Tewas Usai Bertemu Pria di Bekasi

Kenalan Lewat Aplikasi Kencan, Wanita 18 Tahun Tewas Usai Bertemu Pria di Bekasi

News | Senin, 14 September 2026 | 14:33 WIB

Perbedaan Cushion Skintific vs Barenbliss, Bagus Mana untuk Hasil Dewy Glow?

Perbedaan Cushion Skintific vs Barenbliss, Bagus Mana untuk Hasil Dewy Glow?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?

Suzuki Karimun Wagon R Terbaru Tertangkap Kamera: Mesin 1200 cc, Harga Baru 90 Jutaan?

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Pangsa Pasar Mobil Honda di Indonesia Tinggal 4 Persen

Pangsa Pasar Mobil Honda di Indonesia Tinggal 4 Persen

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:29 WIB

Terima Kunjungan Delegasi Swedia, Pertamina Paparkan Strategi Transformasi dan Digitalisasi

Terima Kunjungan Delegasi Swedia, Pertamina Paparkan Strategi Transformasi dan Digitalisasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:23 WIB

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

×