Hangry Praktikkan Bisnis Berkelanjutan, Kurangi Pembuangan Sampah Langsung ke TPA

Vania Rossa

Senin, 25 Oktober 2021 | 17:45 WIB
Hangry Praktikkan Bisnis Berkelanjutan, Kurangi Pembuangan Sampah Langsung ke TPA
Hangry donasikan 565 kilogram kemasan makanan tidak terpakai kepada Lapak Pak Mamat. (Hangry)

Suara.com - Hangry, perusahaan kuliner multi-brand, bekerja sama dengan XSProject melakukan langkah sederhana untuk mengurangi sampah yang langsung masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Langkah awal ini Hangry lakukan dengan mendonasikan 565 kilogram kemasan makanan tidak terpakai kepada Lapak Pak Mamat, salah satu lapak yang berada dibawah naungan komunitas XSProject.

Setengah ton kemasan ini nantinya akan diberikan kepada instansi pelaku proses daur ulang dan digantikan dengan imbalan berupa uang. Uang yang terkumpul dari penerimaan 565 kilogram kemasan tidak terpakai tersebut menjadi pemasukan tambahan untuk keluarga-keluarga pemulung yang berada di dalam komunitas Lapak Pak Mamat.

Sejak awal berdiri, Hangry sadar bahwa permasalahan mengenai sampah menjadi hal penting yang perlu diperhatikan dengan baik. Dalam praktiknya, Hangry sudah melakukan upaya pengelolaan sampah melalui kerjasamanya dengan berbagai pihak seperti pemerintah daerah dan bisnis lokal.

Kerjasama yang masih dilakukan hingga sekarang dan akan terus Hangry lakukan adalah dalam mengelola sampah reguler dari tiap outlet, seperti kardus bekas, minyak bekas pakai (jelantah), dan jerigen bekas untuk dapat didaur ulang dan mencegahnya dari pembuangan langsung ke TPA.

Abraham Viktor, CEO, Hangry mengatakan bahwa, “Kami terus memperhatikan praktik bisnis kami dan dampaknya kepada lingkungan. Kami sadar saat bisnis berkembang, maka bagaimana kami tetap bisa saling mendukung dengan alam dan menjaganya dengan baik, juga perlu kami tingkatkan. Bisa dibilang, don’t take it for granted.”

Dalam pengelolaan sampah kemasan tidak terpakai sebanyak 565 kilogram ini, Hangry bekerja sama dengan XSProject, sebuah organisasi non-profit yang bertujuan meningkatkan hidup dari pemulung dan keluarganya.

Retno Hapsari, Pimpinan Yayasan XSProject, menambahkan, “XSProject sangat mengapresiasi upaya Hangry untuk mengurangi sampah yang dibawa ke TPA, atau bahkan tercecer di dalam perjalanannya. XSProject juga sangat bersyukur dan senang sekali bisa ikut menjadi bagian dari kegiatan Hangry menyadari pentingnya menyelamatkan bumi kita. Hal sekecil apapun yang kita lakukan, apabila dikerjakan bersama-sama akan memberi pengaruh yang lebih besar.”

Lebih lanjut, Abraham mengatakan, “Harapan kami, semoga dengan sedikit pemasukan tambahan ini para pemulung dapat melewati masa sulit selama pandemi dengan sedikit lebih mudah.”

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perpanjang Kontrak, Anies Masih Andalkan TPST Bantargebang untuk Pembuangan Sampah

Perpanjang Kontrak, Anies Masih Andalkan TPST Bantargebang untuk Pembuangan Sampah

News | Senin, 25 Oktober 2021 | 16:23 WIB

Waduh, Lautan Sampah Penuh Mengaliri Kali Cikarang Bekasi Laut

Waduh, Lautan Sampah Penuh Mengaliri Kali Cikarang Bekasi Laut

Bekaci | Senin, 25 Oktober 2021 | 13:44 WIB

Efek Pandemi, Hanya 78 Bank Sampah yang Masih Beroperasi di Balikpapan

Efek Pandemi, Hanya 78 Bank Sampah yang Masih Beroperasi di Balikpapan

Kaltim | Senin, 25 Oktober 2021 | 09:00 WIB

Terkini

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

×