alexametrics

Bikin Gak Produktif, Ini Penyebab Badan Pegal Saat Bangun Tidur

Risna Halidi
Bikin Gak Produktif, Ini Penyebab Badan Pegal Saat Bangun Tidur
Ilustrasi bangun tidur. (unsplash)

Bagi beberapa orang, posisi tidur dan salah bantal dapat menyebabkan masalah seperti pegal-pegal, nyeri badan hingga masalah kesehatan lainnya.

Suara.com - Tempat tidur seperti kasur atau matras, bisa menjadi salah satu penyebab sakit badan yang dirasakan saat bangun tidur.

Bagi beberapa orang, posisi tidur dan salah bantal dapat menyebabkan masalah seperti pegal-pegal, nyeri badan hingga masalah kesehatan lainnya. Jika dibiarkan, hal tersebut lambat laun dapat merusak kualitas tidur hingga menganggu aktivitas sehari-hari.

Dikatakan oleh Marketing Communication PT Inoac Polytechno Indonesia atau Inoac, Gyan Prahasti, masyarakat Indonesia umumnya tak telalu paham cara memilih alas tidur seperti kasur dan matras.

"Masyarakat awam kurang terlalu paham memilih matras karena mereka tidak diedukasi secara baik. Padahal itu yang menyebabkan keluhan badan pegal, bangun tidur bukan segar malah capek," kata Gyan kepada media, beberapa waktu lalu.

PT Inoac Polytechno Indonesia atau Inoac (Dok. INOAC)
PT Inoac Polytechno Indonesia atau Inoac (Dok. INOAC)

Ia melanjutkan, selain karena aktivitas, badan pegal setelah bangun tidur juga bisa disebabkan oleh kualitas alas tidur yang buruk. Itu juga yang menjadi ide munculnya matras kesehatan seperti Hinode Sora sari Inoac.

"Matras di pasaran banyak yang tidak menggunakan bahan yang baik, yang penting murah. Itu ide kami menciptakan matras yang bisa mengurangi rasa pegal dan sakit punggung. Selain itu matras busa juga terkesan panas, tapi matras ini dibuat dengan teknologi sirlulasi udara yang dapat membuat sejuk," tambah Gyan.

Lebih lanjut, Gyan menyebut keunggulan matras yang didukung oleh tiga aspek utama yaitu profile technology, 7 zone technology dan firm type foam for body support. Di samping itu, keunggulan lain adalah sisi cover matras yang terbuat dari premium jersey fabric.

Profile technology sendiri diwujudkqn mewat permukaan matras berupa tonjolan profil, yang dapat memberikan ruang untuk udara mengalir lebih baik, sehingga bangun tidur tubuh menjadi lebih segar.

Sementara 7 Zone technology merupakan Teknologi "7 Zone" yang membagi tubuh ke dalam tujuh zona saat berbaring dari kepala, leher, pundak, tulang belakang, pinggang dan panggul, kaki bagian atas, kaki bagian bawah, serta telapak dan pergelangan kaki.

"Ini menimbulkan perpaduan yang sempurna dan membuat posisi tidur lebih nyaman," tambahnya.

Terakhir, firm type foam for body support merupakan lapisan paling bawah terbuat dari material busa dengan karakteristik kerapatan tinggi atau firm, yang berguna untuk memperkokoh struktur matras sehingga matras menjadi lebih kuat,serta memiliki feeling yang sejuk dan nyaman.