Platform Edukasi Digital Ini Tawarkan Personal Learning untuk Setiap Siswa

Vania Rossa, Aflaha Rizal Bahtiar

Rabu, 15 Desember 2021 | 08:50 WIB
Platform Edukasi Digital Ini Tawarkan Personal Learning untuk Setiap Siswa
Ilustrasi belajar online menggunakan platform edukasi digital. (shutterstock)

Suara.com - Salah satu platform edukasi digital di Indonesia, Cakap, telah meningkatkan jumlah penggunanya demi mewujudkan akses pendidikan berkualitas lebih luas di Indonesia. Selama mengalami pertumbuhan yang signifikan, Cakap telah berkontribusi sebagai solusi pembelajaran jarak jauh untuk meminimalkan dampak negatif dari pandemi Covid-19.

Co-Founder & CEO Cakap, Tomy Yunus, mengatakan bahwa platform ini menjadi salah satu semangat untuk menjadi bagian dari transformasi pendidikan di Indonesia, di mana platform tersebut telah mengombinasikan konten pembelajaran berkualitas tinggi, teknologi canggih, serta tenaga guru profesional.

“Karena itu, kami mendukung misi kami dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat, dan juga kami secara konsisten memahami karakter unik para pengguna kami untuk diberi solusi, dengan mengembangkan fitur teknologi Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning untuk memberikan pelajaran yang personal dan sesuai dengan nilai lokal,” ungkapnya, Selasa (14/12/2021).

Dalam acara Cakap Business Updates yang diselenggarakan di Ashley Hotel, Jakarta, Cakap dikenal sebagai platform kelas bahasa online untuk segmen dewasa dan juga anak-anak.

Melalui platform teknologi, Cakap berhasil memberikan pelayanan terbaik dengan harga yang lebih terjangkau dibanding layanan kelas lainnya. Tak hanya itu, Cakap juga memberikan penggunanya berbagai pilihan, mulai dari guru profesional baik lokal maupun internasional.

Selain itu, platform ini juga memberikan penawaran kelas vokasi dan kursus sertifikasi, yakni melalui self-paced learning yang menggabungkan sequential multimedia learning, assessments, dan LIVE Class ad discussions.

“Untuk penerapan Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning, secara simpelnya bagaimana kita bisa menghadirkan personal learning untuk students kita. Dan ini memungkinkan students kita bisa mendapatkan konten yang berbeda, dibanding teman-teman yang lain di satu kelas yang bersamaan,” ungkap Tomy.

“Sehingga dengan itu, ini bisa mempercepat ke proses kenaikan level student kita,” tegasnya.

Dengan begitu, platform edukasi akan selalu dibutuhkan oleh setiap siswa, di mana ini sebagai alat yang dapat mendukung tujuan menuju transformasi pendidikan menjadi platform digital.

baca juga

Menurut Direktur Guru Pendidikan Dasar Kemristekdikti Rachmadi Widodo, selain pelajaran yang didapat di sekolah, ia percaya bahwa platform edukasi dapat membekali siswa untuk meningkatkan lanskap pengetahuan cakrawala internasional, serta meningkatkan keterampilan berpikirnya.

“Jadi, kami selalu mendukung inisiatif Edtech karena kami menyadari, bahwa tujuan mereka akan sejalan dengan kami, yakni meningkatkan perkembangan pendidikan Indonesia,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siswa SMKN Kendari Joget-Joget, Saling Senggol, Lalu Tawuran

Siswa SMKN Kendari Joget-Joget, Saling Senggol, Lalu Tawuran

Sulsel | Rabu, 15 Desember 2021 | 06:20 WIB

Ketakutan hingga Nangis saat Disuntik Vaksin, Anak-anak SD Dibujuk Hadiah Balon

Ketakutan hingga Nangis saat Disuntik Vaksin, Anak-anak SD Dibujuk Hadiah Balon

News | Selasa, 14 Desember 2021 | 10:49 WIB

5 Tips Bersekolah dengan Menyenangkan, Jauh dari Rasa Bosan

5 Tips Bersekolah dengan Menyenangkan, Jauh dari Rasa Bosan

Your Say | Minggu, 05 Desember 2021 | 19:15 WIB

Terkini

Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026

Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:19 WIB

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:05 WIB

Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026

Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:05 WIB

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:01 WIB

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:00 WIB

DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?

DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?

Video | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:00 WIB

Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba

Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:49 WIB

15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?

15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:39 WIB

Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala

Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:30 WIB

Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku

Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku

Lampung | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:21 WIB

×