Hindari Hip Dysplasia, Cuddle Me Edukasi Cara Menggendong Bayi M Shape dan Manfaatnya

Fabiola Febrinastri

Selasa, 28 Desember 2021 | 13:44 WIB
Hindari Hip Dysplasia, Cuddle Me Edukasi Cara Menggendong Bayi M Shape dan Manfaatnya
Ilustrasi menggendong bayi. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Saat menggendong bayi perlu kehati-hatian khusus, agar tidak terjadi hip dysplasia pada bayi. Hip dysplasia merupakan kondisi persendian, dimana pinggul dan ujung tulang paha bayi tidak normal.

Kondisi ini kerap dialami oleh bayi atau balita. Dampaknya bisa menyebabkan kaki bayi panjang sebelah.

Ternyata, salah satu penyebab hyp displasia ini adalah kesalahan dalam menggendong bayi. Kebiasaan menggendong dengan bagian paha menggantung, di mana lutut menjuntai lebih rendah dari pinggul.

Cara menggendong ini bisa menyebabkan pinggul menerima beban yang berat dari kaki, sehingga terjadi pergeseran sendi. Hyp displasia tak menimbulkan rasa nyeri yang membuat kondisi tersebut tak diketahui secara langsung.

Salah satu upaya mencegah kondisi hip dysplasia adalah dengan mempelajari cara menggendong bayi yang benar dan menggunakan alat gendong bayi yang tepat.

"Hip dysplasia memang tidak bisa tidak bisa langsung diketahui, tapi kita bisa mencegahnya dengan belajar menggendong bayi menggunakan metode M shape dan memakai alat gendong yang tepat," ujar Nuning Purwaningsih, owner PT Kadelmindo Saraya Mapan selaku produsen Cuddle Me Indonesia.

Perempuan asal Malang, Jawa Timur tersebut menerangkan, menggendong bayi dengan metode M Shape adalah metode paling baik. Selain itu, alat gendong yang disarankan adalah gendongan ergonomis, yang akan menjaga pertumbuhan tulang bayi sesuai usianya.

"Menggendong M shape, yakni memposisikan bayi supaya kakinya membentuk huruf M. Posisi ini membuat lutut berada lebih tinggi dari tulang pinggul, sehingga tidak ada beban menggantung. Kondisi hip dysplasia bisa dihindari," jelasnya.

Sedangkan gendongan ergonomis, lanjut Nuning, adalah yang paling disarankan untuk menggendong bayi. Selain manfaatnya yang baik untuk kesehatan, gendongan model ini akan memberikan rasa nyaman pada ibu dan bayi.

baca juga

"Di Cuddle Me, kami menciptakan gendongan ergonomis yang ramah untuk ibu dan bayi. Cuddle Me menjadi pelopor SSC Ergonomis pertama di Indonesia. Produk kami tentunya sangat suport terhadap tumbuh kembang bayi dan kenyamanan ibu," papar perempuan kelahiran 1979 tersebut.

Meski metode menggendong M shape ini kerap bertentangan dengan kebiasaan masyarakat Indonesia zaman dulu, nyatanya kini sudah banyak yang teredukasi mengenai manfaat M shape.

Ilustrasi menggendong bayi model M Shape. (Dok: Istimewa)
Ilustrasi menggendong bayi model M Shape. (Dok: Istimewa)

Nuning mengatakan, masyarakat Indonesia zaman dulu menganggap, menggendong bayi dengan metode M shape akan membuat kaki bayi mengangkang. Padahal justru metode ini adalah yang paling tepat untuk menjaga tulang bayi yang masih rawan.

"Saya pertama mendirikan Cuddle Me pada 2010 sangat susah, karena dianggap gendongan untuk model M shape seperti yang saya buat, tidak baik untuk bayi. Namun seiring berjalannya waktu, mulai banyak dokter yang memberi edukasi pentingnya gendongan ergonomis dan menggendong M shape," jelasnya.

"Bahkan di awal membuat produk gendongan ergonomis, produk Cuddle Me sama sekali tak populer. Tapi saya tidak apa-apa. Saya tetap produksi karena memang tujuannya ingin menciptakan produk yang membantu para ibu dan bayi," tambahnya.

Tak hanya sukses di Nusantara, Cuddle Me juga berhasil mencapai pasar-pasar mancanegara, seperti beberapa wilayah di Malaysia dan Singapura. Cuddle Me menjadi brand lokal yang unggul dan mampu bersaing secara global.

Nuning juga aktif mengedukasi para ibu bersama komunitas maupun pegiat kesehatan dan para dokter mengenai manfaat gendongan ergonomia dan menggendong M shape.

Cuddle Me juga bekerja sama dengan rumah sakit yang menangani bayi prematur, di mana produk gendongan ergonomis Cuddle Me digunakan sebagai metode perawatan bayi yang masih dalam NICU.

"Saya berharap, ibu-ibu yang memiliki bayi atau yang akan punya bayi makin memperdalam edukasinya terkait merawat dan tumbuh kembang anak. Melalui produk SSC Ergonomis ini Cuddle Me ingin berkontribusi dalam pencegahan hip dysplasia yang kerap dialami bayi di Indonesia," tutup Nuning.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inilah 7 Gejala Kelahiran Prematur, Seperti yang Dialami Lesti Kejora

Inilah 7 Gejala Kelahiran Prematur, Seperti yang Dialami Lesti Kejora

Health | Selasa, 28 Desember 2021 | 11:45 WIB

Lesti Kejora dan 8 Artis Lahirkan Bayi Prematur, Begini Kondisi Anaknya

Lesti Kejora dan 8 Artis Lahirkan Bayi Prematur, Begini Kondisi Anaknya

Entertainment | Selasa, 28 Desember 2021 | 11:03 WIB

Ini Makna Tanggal Lahir Bayi Lesti Kejora dan Rizky Billar Berdasarkan Weton Jawa

Ini Makna Tanggal Lahir Bayi Lesti Kejora dan Rizky Billar Berdasarkan Weton Jawa

Lifestyle | Selasa, 28 Desember 2021 | 08:03 WIB

Anak Menangis Tak Terkendali, Coba Atasi dengan Terapi Bahan Alami Ini!

Anak Menangis Tak Terkendali, Coba Atasi dengan Terapi Bahan Alami Ini!

Health | Minggu, 26 Desember 2021 | 08:40 WIB

Mitsubishi Electric Pamerkan Mobil Konsep yang Bisa Deteksi Bayi Tertinggal di Kabin

Mitsubishi Electric Pamerkan Mobil Konsep yang Bisa Deteksi Bayi Tertinggal di Kabin

Otomotif | Kamis, 23 Desember 2021 | 17:50 WIB

Bolehkah Bayi di Bawah Satu Tahun Diberi Es Krim? Ini Jawaban Ahli

Bolehkah Bayi di Bawah Satu Tahun Diberi Es Krim? Ini Jawaban Ahli

Health | Selasa, 21 Desember 2021 | 18:30 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:54 WIB

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:52 WIB

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:48 WIB

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:43 WIB

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:37 WIB

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 23:01 WIB

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 22:36 WIB

×