Pemerintah dan Start-Up Dukung UMKM Jawa Tengah Siap Go Digital

Fabiola Febrinastri

Selasa, 25 Januari 2022 | 13:57 WIB
Pemerintah dan Start-Up Dukung UMKM Jawa Tengah Siap Go Digital
Pemerintah dan start-up mendukung UMKM Jawa Tengah siap go digital. (Dok: Warung Buku)

Suara.com - Pemanfaatan teknologi oleh pelaku UMKM Indonesia masih sangat rendah. Padahal teknologi dan digitalisasi menjadi kunci bagi pelaku UMKM untuk bertahan dan mengembangkan usaha.

Di tengah situasi pandemi Covid-19 dan persaingan bisnis yang semakin kompetitif. UMKM harus go digital.

Dalam rangka memperkuat posisi sebagai start-up teknologi yang berkontribusi memajukan ekonomi digital Indonesia dengan memberdayakan UMKM, BukuWarung ambil bagian dalam penyelenggaraan Kegiatan Fasilitasi Peningkatan Akses Pembiayaan melalui Literasi Keuangan dan Studi Kelayakan Usaha bagi UMKM.

Kedua kegiatan ini diisi dengan serangkaian pelatihan tatap muka yang terdiri atas pengenalan dan peningkatan literasi keuangan, serta kegiatan fasilitasi studi kelayakan usaha guna membantu lebih dari 1000 UMKM di Jawa Tengah untuk meningkatkan pemahaman literasi keuangan mengenai pengelolaan keuangan usaha dan program pembiayaan baik dari perbankan maupun non-bank.

Kolaborasi ini menandakan keseriusan pemerintah Jateng dengan start-up teknologi untuk mengembangkan ekosistem keuangan digital di daerah demi membantu UMKM mengembangkan dan meningkatkan daya saing bisnis.

UMKM adalah kelompok kunci yang akan membawa Indonesia menjadi pemain ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Namun berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2019 yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan menunjukkan bahwa indeks literasi keuangan baru sebesar 38,3% dan indeks inklusi keuangan sebesar 76,19%.

Jateng sendiri, meski memiliki indeks literasi keuangan di atas indeks literasi nasional, yaitu sebesar 47,38%, masih perlu peningkatan utamanya di kalangan pelaku usaha UMKM.

Sementara itu, Kementerian Koperasi dan UKM juga mencatat sebanyak 94% UMKM tidak menggunakan komputer dan 90% UMKM tidak menggunakan internet dalam menjalankan usahanya. Di Jateng, dari 4,1 juta UMKM, baru 1,6 juta diantaranya yang memanfaatkan pasar digital.

Untuk menjawab tantangan-tantangan tersebut, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan serangkaian kegiatan pemberdayaan UMKM yang dibuka di Sukoharjo, Senin (24/1/2022), sebelum dilanjutkan ke berbagai kota lainnya yaitu Semarang, Banjarnegara, Cilacap, Kebumen, Wonosobo, Tegal, Pekalongan, Banyumas, Boyolali, Karanganyar, Jepara, Pati, dan Salatiga sepanjang Februari dan Maret.

baca juga

Rangkaian kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jateng, Ema Rachmawati dan jajarannya, serta puluhan pelaku UMKM di Sukoharjo dan daerah sekitarnya.

“Keterlibatan BukuWarung dalam rangkaian kegiatan yang kami adakan ini sangat penting mengingat salah satu kendala yang dialami UMKM di Jawa Tengah khususnya adalah rendahnya literasi keuangan yang berakibat pelaporan keuangan yang tidak jelas antara modal, cash flow, keuntungan dan kerugian,” kata Ema.

Saat membuka acara, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Sukoharjo Iwan Setiyono mengungkapkan potensi industri UMKM di Sukoharjo.

“Dari UMKM sektor industri, jasa, perdagangan, perikanan, pertanian, dan peternakan, total potensi UMKM di Sukoharjo pada tahun 2022 ini ada sekitar 227 ribu lebih. Sayangnya, dua permasalah utama dari UMKM adalah kesulitan permodalan karena kurangnya informasi mengenai fasilitas akses permodalan yang tersedia dan kurangnya tertib administrasi usaha dan inovasi produk. Melalui kegiatan ini, kami akan terus melakukan akselerasi digitalisasi, mendukung inovasi dan mengintegrasikan ekonomi keuangan digital,” ungkap Iwan.

BukuWarung sendiri akan mengisi sesi mengenai digitalisasi dan literasi keuangan. Berdiri pada 2019, BukuWarung menghadirkan pencatatan keuangan digital yang mudah diakses dan digunakan oleh para pelaku UMKM.

Tidak hanya itu, BukuWarung terus menguatkan inovasi teknologinya dengan menambahkan fitur-fitur baru seperti etalase online hingga pembayaran dan pembiayaan digital, yang memudahkan pelaku UMKM untuk menjalankan dan mengembangkan bisnisnya, sehingga keterlibatannya dalam kegiatan tersebut menjadi sangat relevan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik Bagi Pengusaha Lokal, 40 Persen Produk UMKM Akan Masuk E-Katalog LKPP

Kabar Baik Bagi Pengusaha Lokal, 40 Persen Produk UMKM Akan Masuk E-Katalog LKPP

Sulsel | Senin, 24 Januari 2022 | 13:10 WIB

Program 10 Juta Sertifikasi Halal Bagi UMKM Berisiko Rendah

Program 10 Juta Sertifikasi Halal Bagi UMKM Berisiko Rendah

Sulsel | Senin, 24 Januari 2022 | 06:00 WIB

Harga Minyak Goreng di Pasar Tradisional Masih Tinggi, Pelaku UMKM di Indramayu Kelimpungan

Harga Minyak Goreng di Pasar Tradisional Masih Tinggi, Pelaku UMKM di Indramayu Kelimpungan

Jabar | Sabtu, 22 Januari 2022 | 19:39 WIB

Ribuan UMKM di NTB Bakal Dilibatkan Dalam MotoGP Mandalika

Ribuan UMKM di NTB Bakal Dilibatkan Dalam MotoGP Mandalika

Bisnis | Sabtu, 22 Januari 2022 | 06:38 WIB

KSP Turun Tangan Bantu BPJPH yang Alami Kesulitan Dalam Pendataan 10 Juta UMKM

KSP Turun Tangan Bantu BPJPH yang Alami Kesulitan Dalam Pendataan 10 Juta UMKM

Bisnis | Jum'at, 21 Januari 2022 | 10:59 WIB

Pelaku UMKM Kota Makassar Diminta Lengkapi Syarat Sertifikasi Halal

Pelaku UMKM Kota Makassar Diminta Lengkapi Syarat Sertifikasi Halal

Sulsel | Jum'at, 21 Januari 2022 | 08:00 WIB

Terkini

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

×