facebook

Hari Kebangkitan Nasional, Ketua Umum Inkowapi Jadi Life Membership The International Council of Women Ke-36

Fabiola Febrinastri
Hari Kebangkitan Nasional, Ketua Umum Inkowapi Jadi Life Membership  The International Council of Women Ke-36
Ketua Umum Inkowapi, Sharmila Yahya sebagai The Life Membership Indonesia, dalam ICW-CIF 36th General Assembly di Avignon City Hall, Kota Avignon, Paris, Prancis. (Dok: inkowapi)

Dunia Internasional memandang perempuan sebagai garda terdepan agen perubahan.

Suara.com - Ketua Umum Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Inkowapi), Sharmila Yahya terpilih menjadi The Life Membership atau anggota kehormatan seumur hidup pertama dari Indonesia, dalam ajang The International Council of Women (ICW)-CIF 36th General Assembly di Avignon City Hall, Kota Avignon, Paris, Prancis, 16-21 Mei 2022.

Bagi Sharmila, penetapannya sebagai The Life Membership yang pertama kali diberikan untuk Indonesia sejak The International Council of Women berdiri tahun 1888 ini bertepatan dengan 114 tahun Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2022. Hal ini menjadi sebuah kehormatan bagi Indonesia untuk mendorong peran aktif perempuan Indonesia dalam memperjuangkan hak, akses pendidikan, kesehatan serta keberagaman gender dalam dunia perdagangan dan profesional di tingkat Internasional.

“Ini sebuah kehormatan yang luar biasa. Bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, Life Membership ICW ini memotivasi perempuan Indonesia untuk bangkit, aktif dan berkontribusi dalam berbagai bidang,” ujar Sharmila, delegasi Indonesia dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (21/5/2022).

Dunia Internasional memandang perempuan sebagai garda terdepan agen perubahan dan edukasi generasi masa depan. Kebebasan berusaha menjadi langkah akomodatif dalam pemberdayaan perempuan di era digitalisasi saat ini.

“Di era digitalisasi saat ini, para perempuan dituntut untuk dapat meningkatkan kompetensi dan kapasitasnya dalam mewujudkan kesetaraan di bidang usaha,” tegasnya.

Sharmila, yang sekaligus Ketua Komite Tetap Kewirausahaan Kadin Indonesia ini berkomitmen untuk terus mendorong pemberdayaan perempuan melalui sektor bidang usaha, baik skala UMKM, koperasi maupun kewirausahaan.

“Ke depan kita berharap, perempuan Indonesia mampu menciptakan segala bidang kewirausahaan yang bisa membuka lapangan pekerjaan dan berdaya saing. Beyond entrepreneur target kedepannya,” jelasnya.

Ajang The ICW-CIF 36th General Assembly di Avignon City Hall, Prancis ini, sekaligus menetapkan Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) Giwo Rubianto Wiyogo, kembali menjabat sebagai Vice President International Council of Women (ICW). Selain Giwo, empat Vice President ICW terpilih adalah Fatma Fatos Inal (Turki), Pushpa Hedge (India), Jamal Hermes Ghibril (Lebanon) dan Nona Ricafort (Filipina).

Dengan tema “Social Protection for All Women and Girls: Sustainable Development for the World”, Indonesia siap mewujudkan kesetaraan hak dan peran perempuan di kancah Internasional.