Bangun Kemandirian Pondok Pesantren Lewat Investasi Properti, Aparkost Santri

Ririn Indriani

Rabu, 30 November 2022 | 12:15 WIB
Bangun Kemandirian Pondok Pesantren Lewat Investasi Properti, Aparkost Santri
Pengurus pondok pesantren Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional telah membuat program baru yaitu investasi properti bernama Aparkost Santri sebagai kawasan pesantren mandiri.

Suara.com - Pondok pesantren kerap menjadi wadah bagi masyarakat muslim yang tertarik mempelajari agama Islam lebih dalam, tidak terkecuali Pondok Pesantren Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional.

Pondok Pesantren Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional telah berdiri sejak 2014 dan sudah meluluskan lebih dari 12.500 alumni.

Tak hanya itu ponpes tersebut juga telah melakukan pengembangan kemitraan Sistem Karantina Tahfizh Al-Qur’an di 110 lembaga baik dalam maupun luar negeri.

Saat ini bahkan, pengurus pondok pesantren telah membuat program baru yaitu investasi properti bernama Aparkost Santri sebagai kawasan pesantren mandiri.

“Selama ini kami melaksanakan Sistem Karantina Tahfizh Al-Qur’an program unggulan Karantina Hafal Qur’an Sebulan menggunakan fasilitas sewa hotel dan penginapan,” kata Ustadz Ma’mun Al-Qurthuby dalam keterangan resminya, Selasa (29/11/2022).

Oleh karena itu, kata Ustadz Ma’mun Al-Qurthuby, Aparkost Santri ini diharapkan dapat menjadi solusi kemandirian bagi pembangunan pesantren yang tidak hanya mengandalkan dari peran sentra masyarakat berupa infaq, sedekah dan wakaf saja, tapi juga berupa investasi yang dapat memberi timbal balik secara ekonomi bagi para masyarakat yang ingin bergabung sebagai investor.

“Terinspirasi dari beberapa Konsep Hunian Mahasiswa dari beberapa universitas terkemuka seperti Boston University, Melbourne University dan IPB Bogor, Aparkost Santri juga akan menyediakan berbagai fasilitas yang lengkap dan memadai yang berfungsi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran para santri,” jelas Ustadz Ma’mun Al-Qurthuby.

Ustadz Ma’mun Al-Qurthuby juga mengatakan, pemilihan lokasi selain strategis di antara perbatasan Kuningan dan Cirebon, daerah Aparkost Santri ini juga memiliki lingkungan yang sejuk sehingga mendukung santri Karantina Tahfizh Al-Qur’an untuk melakukan kegiatan dengan lebih nyaman dan kondusif.

Pengurus pondok pesantren Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional telah membuat program baru yaitu investasi properti bernama Aparkost Santri sebagai kawasan pesantren mandiri.
Pengurus pondok pesantren Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional telah membuat program baru yaitu investasi properti bernama Aparkost Santri sebagai kawasan pesantren mandiri.

Saat ini sedang dilakukan pembangunan dua tower Aparkos Santri dari rencana empat tower yang ditargetkan selesai pada 2023.

baca juga

“Siapa pun yang ingin berinvestasi di Aparkost Santri, pengurus pondok akan menerima titipan amanah tersebut dan berusaha menjalankan program ini sebaik-baiknya,” tegas Ustadz Ma’mun Al-Qurthuby.

Sebelumnya, pada April lalu telah dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Aparkos Santri dan dihadiri beberapa tokoh penting seperti Bupati Kuningan Bapak H. Acep Purnama, S.H., M.H. dan ulama DR. KH. Ahsin Sakho Muhammad, M.A., Al-Hafizh yang merupakan ulama terkemuka di bidang Qiraat dan Tafsir Al-Qur’an.

“Kami Pemerintah Kabupaten Kuningan siap memberikan dukungan serta kemudahan dalam pemberian kebijakan dan perizinan administratif dengan melengkapi berbagai berkas yang diperlukan,” ujar Acep.

Acep yakin pesantren ini dapat berkontribusi nyata dan memberikan pendidikan yang baik kepada generasi penerus bangsa yang ada di Kabupaten Kuningan khususnya dalam membentuk dan mengembangkan nilai moral yang baik.

“Selain itu juga para santri bisa menjadi generasi yang mampu menjaga kemurnian Al Qur’an, berakhlak, berbudi pekerti, cerdas, berkualitas, maju dan sejahtera,” harap Acep.

Sejalan dengan pernyataan Acep, KH. Ahsin Sakho Muhammad menyampaikan sebelumnya pondok pesantren ini melaksanakan program Karantina Hafal Quran Sebulan dan mendapat respon positif dari masyarakat.

“Kami tidak akan pernah menyangka ketika merancang suatu program ternyata mendapat respon positif dari masyarakat baik dari dalam dan luar negeri seperti Jepang, Amerika Serikat, Australia, dan negara lainnya. Oleh karena itu, kami yakin saat membuat program baru seperti aparkos nantinya akan memberi dampak baik pula,” kata KH Ahsin.

KH Ahsin mengatakan, berjuang bersama Al-Quran ini penuh keberkahan.

“Kami tidak tahu apa yang akan Allah berikan pada para pejuang Al-Quran. Alhamdulillah sampai saat ini ternyata Allah membuka berbagai jalan keberkahan bagi para pengurus dan alumni program Hafal Quran Sebulan,” tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal, Sosok di Balik Sentilan Cari Muka di Hadapan Prabowo

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal, Sosok di Balik Sentilan Cari Muka di Hadapan Prabowo

Video | Selasa, 22 September 2026 | 19:11 WIB

Profil KH Hasan Abdullah Sahal yang Berani Pidato Singgung Cari Muka Depan Prabowo Subianto

Profil KH Hasan Abdullah Sahal yang Berani Pidato Singgung Cari Muka Depan Prabowo Subianto

News | Minggu, 20 September 2026 | 13:44 WIB

Isi Pidato Hasan Abdullah Sahal di Depan Prabowo, dari Sejarah Gontor Sampai Curhat Soal Cari Muka

Isi Pidato Hasan Abdullah Sahal di Depan Prabowo, dari Sejarah Gontor Sampai Curhat Soal Cari Muka

News | Minggu, 20 September 2026 | 12:07 WIB

Bicara Etika Kekuasaan di Ponpes Al Falah, Jokowi Ingatkan Dirinya Tetap Orang Kampung

Bicara Etika Kekuasaan di Ponpes Al Falah, Jokowi Ingatkan Dirinya Tetap Orang Kampung

Video | Selasa, 01 September 2026 | 19:00 WIB

Gus Yahya soal Muktamar NU ke-35 Ricuh: Saya Janji Cari Jalan Keluar yang Bijaksana

Gus Yahya soal Muktamar NU ke-35 Ricuh: Saya Janji Cari Jalan Keluar yang Bijaksana

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Dari Payroll hingga QRIS, Bank BSN Garap Ekosistem Pesantren Bahrul Ulum

Dari Payroll hingga QRIS, Bank BSN Garap Ekosistem Pesantren Bahrul Ulum

Foto | Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:45 WIB

Berkat Beasiswa Pemprov Jateng, Santri Ini Bisa Kuliah di Kedokteran Gigi

Berkat Beasiswa Pemprov Jateng, Santri Ini Bisa Kuliah di Kedokteran Gigi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:02 WIB

Pesantren Kini Bisa Bangun Dapur MBG Sendiri, Ini Syaratnya

Pesantren Kini Bisa Bangun Dapur MBG Sendiri, Ini Syaratnya

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Cak Imin Soroti Sanitasi Pesantren: Ribuan Santri Cuma Punya Puluhan MCK

Cak Imin Soroti Sanitasi Pesantren: Ribuan Santri Cuma Punya Puluhan MCK

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:43 WIB

Terkini

4 Low pH Cleanser Lokal Berbahan Aloe Vera Buat Kulit Sensitif Tetap Lembap

4 Low pH Cleanser Lokal Berbahan Aloe Vera Buat Kulit Sensitif Tetap Lembap

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 08:10 WIB

Gelar RUPSLB, Direksi Bursa Masih Rahasiakan Pembahasan Demutualisasi

Gelar RUPSLB, Direksi Bursa Masih Rahasiakan Pembahasan Demutualisasi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:05 WIB

Kebakaran di Kebayoran Lama: 18 Rumah Ludes, 150 Jiwa Terdampak, Kerugian Rp1,2 Miliar!

Kebakaran di Kebayoran Lama: 18 Rumah Ludes, 150 Jiwa Terdampak, Kerugian Rp1,2 Miliar!

News | Rabu, 23 September 2026 | 08:04 WIB

Alasan Kuota Haji 50:50 Terungkap di Persidangan, Saksi: Ini Tepat Sesuai Praktik di Saudi!

Alasan Kuota Haji 50:50 Terungkap di Persidangan, Saksi: Ini Tepat Sesuai Praktik di Saudi!

News | Rabu, 23 September 2026 | 07:52 WIB

Mimpi Pensiun Dini Gen Z: Antara Ambisi FIRE dan Realita Gaji UMR

Mimpi Pensiun Dini Gen Z: Antara Ambisi FIRE dan Realita Gaji UMR

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 07:45 WIB

Penerima Bansos Terlibat Judol dan Pinjol di Pekanbaru Langsung Dicoret

Penerima Bansos Terlibat Judol dan Pinjol di Pekanbaru Langsung Dicoret

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 07:36 WIB

Di Depan PBB, Donald Trump Tuduh Iran Biang Kerok Perang Terus Meledak: Mereka Tolak Perdamaian

Di Depan PBB, Donald Trump Tuduh Iran Biang Kerok Perang Terus Meledak: Mereka Tolak Perdamaian

News | Rabu, 23 September 2026 | 07:34 WIB

4 Efek Samping Pakai Air Mawar dan Cara Mengatasinya

4 Efek Samping Pakai Air Mawar dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 07:27 WIB

Pangeran Harry Garap Dokumenter Putri Diana, Peringati 30 Tahun Kepergian Sang Ibu

Pangeran Harry Garap Dokumenter Putri Diana, Peringati 30 Tahun Kepergian Sang Ibu

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 07:25 WIB

Milk & Mocha: Ketika Momen Kecil Ternyata Tak Selalu Membekas

Milk & Mocha: Ketika Momen Kecil Ternyata Tak Selalu Membekas

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 07:25 WIB

×