Suara.com - Mabes Polri memastikan akan mendalami secara profesional tindakan penggeledahan Pondok Pesantren Hamalatul Quran di Sukoharjo yang menimbulkan trauma pada santriwati.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menyampaikan empati mendalam dan menjadikan keluhan publik sebagai bahan evaluasi internal.
Penggeledahan yang berlangsung dini hari tersebut dilakukan Polda Jateng untuk melacak tersangka berinisial I atas kasus perusakan warung makan.
Menyikapi ketakutan para santri, polisi mengklaim telah mengikutsertakan polwan serta UPTD PPA hingga menyiapkan pendampingan psikologis.
Divisi Propam Polri dan Kompolnas kini turun tangan guna memastikan seluruh tahapan tindakan kepolisian dapat dipertanggungjawabkan.
Selain itu, sejumlah barang yang tidak terkait dengan pembuktian perkara dilaporkan telah dikembalikan kepada pihak kuasa hukum pesantren.
Selengkapnya dalam video di atas.
Creative/Video Editor: Aqilah/Michael