Mengenal Taman Arkeologi Leang-leang yang Ramah Disabilitas

Iman Firmansyah

Rabu, 18 Oktober 2023 | 14:40 WIB
Mengenal Taman Arkeologi Leang-leang yang Ramah Disabilitas
Taman Arkeologi Leang-leang. (Istimewa)

Suara.com - Taman Arkeologi Leang-leang merupakan kawasan arkeologis berupa bebatuan dengan dua goa prasejarah di dalamnya, yaitu Leang Pettae dan Leang Petta Kere.

Terletak sekitar 30 kilometer dari Bandara Sultan Hasanuddin atau 41 kilometer dari Kota Makassar, Leang-leang bisa ditempuh sekitar 1 jam dari Kota Makassar menggunakan jalur tol.

Dijamin bakal terpana melihat keunikan Taman Arkeologi Leang-leang. Begitu memasuki taman seluas 4,6 hektar ini, pengunjung akan langsung melihat batu-batu hitam berukuran tak biasa yang terhampar tak beraturan.

Masing-masing batu memiliki bentuk dan tekstur yang berbeda sehingga terlihat sangat unik. Ada yang menjulang setinggi tiga meter, ada pula yang hanya setinggi satu meter dengan lubang di tengahnya. Hamparan batu hitam ini begitu kontras dengan hamparan rumput hijau serta pepohonan rindang di sekitarnya.

Masih di areal yang sama, terdapat dua goa yang terletak di ketinggian sekitar 20 meter. Untuk menuju goa berdiameter sekitar 3 meter dan kedalaman 10 meter tersebut, terdapat tangga besi yang aman dan nyaman. Goa lainnya lebih terbuka dengan luas sekitar 4 meter. Goa ini diperkirakan dihuni manusia purba sekitar tahun 8.000-3.000 SM.

Jejak peninggalan manusia purba antara lain terlihat dari beragam gambar yang terdapat di dinding goa. Terdapat gambar dua ekor babi dengan taring dan tanduk di bagian kepalanya. Terdapat pula 28 gambar telapak tangan.

“Semua gambar tersebut dibuat menggunakan bahan tanah merah dicampur berbagai ramuan pepohonan, sehingga kuat bertahan selama ribuan tahun,” kata pemandu di dalam goa.

Kecuali goa dengan medan yang berat, semua akses dan fasilitas di Leang-leang diciptakan ramah bagi penyandang disabilitas. Bagi penyandang disabilitas daksa, terdapat jalur khusus untuk kursi roda. Sedangkan, bagi penyandang disabilitas netra, terdapat rekaman suara yang diperdengarkan melalui pengeras suara tentang keunikan Taman Arkeologi Leang-leang.

“It is very accessible, I’m very impressed. So, I think, it's good that the facilities have been made possible for which are users to come,” kata Ketua Forum Disabilitas ASEAN Lim Puay Tiak, saat mengunjungi Taman Arkeologi Leang-leang bersama delegasi negara ASEAN lainnya pada Kamis (12/10/2023) lalu.

baca juga

Hal senada diungkap Pendiri Lembaga Advokasi Inklusi Disabilitas (AUDISI), Yustisia Arief. Ia merupakan penyandang disabilitas daksa polio. Ia menyatakan sangat mengapresiasi destinasi wisata Leang-leang yang ramah dan nyaman bagi penyandang disabilitas.

“Jadi, kami sebagai penyandang disabilitas bisa mendapatkan hak kami untuk untuk berwisata dan menikmati pemandangan di sini sebagaimana pengunjung lainnya. Ini menyenangkan sekali,” tuturnya.

Menteri Sosial Tri Rismaharini menyatakan sengaja memilih Makassar sebagai tempat perhelatan Forum Tingkat Tinggi ASEAN tentang Pembangunan Inklusif Disabilitas dan Kemitraan Pasca Tahun 2025 atau The ASEAN High Level Forum (AHLF) on Enabling Disability-Inclusive Development and Partnership beyond 2025 lantaran di sekitar Makassar, terdapat destinasi wisata yang unik.

Berbeda dengan daerah lainnya, Makassar memiliki destinasi peradaban yakni Taman Arkeologi Leang-leang di Kabupaten Maros yang dulunya dihuni manusia purba, serta Benteng Fort Rotterdam berumur sekitar 500 tahun peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo.

“Tantangan kita bersama, setiap destinasi wisata ramah bagi penyandang disabilitas. Kedua destinasi wisata tersebut, telah dibangun dan dilengkapi fasilitasnya menjelang kedatangan delegasi ASEAN sehingga ramah bagi penyandang disabilitas,” kata Mensos di sela-sela penyelenggaraan AHLF yang berlangsung 10-12 Oktober 2023.

AHLF merupakan Forum Tingkat Tinggi ASEAN terdiri dari para menteri dan pejabat senior ASEAN yang bertanggungjawab atas kesejahteraan sosial. Hadir pula, pimpinan badan sektoral terkait kesejahteraan sosial, entitas terafiliasi ASEAN, serta para akademisi.

AHLF 2023 merupakan salah satu rangkaian KTT ASEAN di bawah keketuaan Indonesia. Selain dihadiri negara-negara anggota ASEAN, hadir pula delegasi dari Amerika Serikat, Inggris dan Australia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Taman Safari Indonesia Umumkan Pemenang International Animal Photo and Video Competition 2023

Taman Safari Indonesia Umumkan Pemenang International Animal Photo and Video Competition 2023

Jakarta | Minggu, 15 Oktober 2023 | 19:02 WIB

Masuk TNWK Bawa Senpi Rakitan, Pria Ini Diringkus Polres Lampung Timur

Masuk TNWK Bawa Senpi Rakitan, Pria Ini Diringkus Polres Lampung Timur

Lampung | Rabu, 11 Oktober 2023 | 15:42 WIB

Hore, Anak Badak Jawa Berjenis Kelamin Betina Kembali Lahir di Ujung Kulon, Total Populasi Jadi 81 Ekor

Hore, Anak Badak Jawa Berjenis Kelamin Betina Kembali Lahir di Ujung Kulon, Total Populasi Jadi 81 Ekor

Banten | Sabtu, 07 Oktober 2023 | 23:54 WIB

Polisi Selidiki Kebakaran Hutan TNWK

Polisi Selidiki Kebakaran Hutan TNWK

Lampung | Jum'at, 06 Oktober 2023 | 17:12 WIB

Lewat Tema Titen, Keberpihakan Masyarakat Lokal hingga Perempuan Mewarnai Biennale Jogja 17

Lewat Tema Titen, Keberpihakan Masyarakat Lokal hingga Perempuan Mewarnai Biennale Jogja 17

Your Say | Kamis, 05 Oktober 2023 | 14:14 WIB

Potret 2 Bayi Beruang Himalaya Pertama yang Lahir di Indonesia, Gemas Banget!

Potret 2 Bayi Beruang Himalaya Pertama yang Lahir di Indonesia, Gemas Banget!

Lifestyle | Kamis, 05 Oktober 2023 | 13:32 WIB

Terkini

Jakarta Ramai Aksi Hari Ini: 61 Demo Digelar dari BEM UNJ sampai Gerakan Ojol Bersatu

Jakarta Ramai Aksi Hari Ini: 61 Demo Digelar dari BEM UNJ sampai Gerakan Ojol Bersatu

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Profil Supra Sekuritas: Broker Terafiliasi Pejabat Danantara di Pusaran Skandal DSSA

Profil Supra Sekuritas: Broker Terafiliasi Pejabat Danantara di Pusaran Skandal DSSA

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Wamendagri Bima Ajak Generasi Muda Terus Suarakan Gagasan Untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Wamendagri Bima Ajak Generasi Muda Terus Suarakan Gagasan Untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:06 WIB

Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum

Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum

Jakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:06 WIB

Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari

Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Kericuhan Malioboro Dinilai Jadi Kanal Frustrasi Sosial, Represif Aparat Hanya Perburuk Keadaan

Kericuhan Malioboro Dinilai Jadi Kanal Frustrasi Sosial, Represif Aparat Hanya Perburuk Keadaan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Buku Revolusi Nuklir: Menjelajahi Masa Depan dan Keganjilan Hidup Manusia

Buku Revolusi Nuklir: Menjelajahi Masa Depan dan Keganjilan Hidup Manusia

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Bicara Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Sudaryono: Hancur Hatiku, Saya Baper

Bicara Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Sudaryono: Hancur Hatiku, Saya Baper

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan

Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:57 WIB

×