Potret 2 Bayi Beruang Himalaya Pertama yang Lahir di Indonesia, Gemas Banget!

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 05 Oktober 2023 | 13:32 WIB
Potret 2 Bayi Beruang Himalaya Pertama yang Lahir di Indonesia, Gemas Banget!
Bayi Beruang Himalaya yang lahir di Indonesia. (Dok. Instagram)

Suara.com - Kabar bahagia datang dari Bali, baru saja lahir dua bayi beruang hitam Himalaya dengan sehat dan selamat. Peristiwa ini jadi yang pertama di Indonesia, khususnya di Taman Safari Bali.

Kelahiran dua bayi beruang hitam Himalaya hewan langka dan dilindungi di dunia ini juga jadi salah satu momen bersejarah. Karena ini artinya, program konservasi The Amazing Taman Safari Bali terbukti berhasil semakin menambah jumlah hewan langka ini sehingga mencegahnya punah.

Adapun dua bayi beruang lelaki ini hasil lahir dari perkawinan beruang hitam Himalaya jantan bernama Wu dan indukan beruang betina bernama Lili. Sebagai beruang indukan betina, Lili sangatlah hebat karena ia berhasil melalui kehamilan selama 243 hingga 245 hari dengan baik dan sehat.

Hasilnya Lili dengan lancar dan sehat berhasil melahirkan dua bayi buah hatinya, yang kini sangat ia jaga dengan sepenuh hati sebagai ibu dengan dua anak. Saat ini Lili sudah memasuki fase menyusui, dan dengan rutin merawat anaknya dibantu Wu.

"Keberhasilan pengembangbiakan beruang hitam Himalaya merupakan satu dari sekian banyak keberhasilan, sebagai wujud komitmen terhadap upaya konservasi satwa. Keberhasilan ini juga merupakan hasil dari kerja keras perawat satwa, dokter hewan dan seluruh staff," ujar Curator Satwa, drh. Kadek Kesuma Atmaja, melalui keterangan yang diterima suara.com, Rabu (4/10/2023).

Konservasi satwa adalah pelestarian binatang yang hidup di darat air maupun udara, yang masih memiliki sifat atau karakter liar. Tindakan ini merupakan salah satu cara melindungi spesies yang terancam punah dengan melestarikan habitat aslinya.

Potret dua bayi beruang hitam Himalaya ini juga dibagikan di akun Instagram @balisafari pada Kamis, 28 Agustus 2023. Tampak bayi beruang yang baru berusia 1 bulan itu mulai belajar merangkak. Bahkan, karena lahir saat bersamaan kedua bayi ini asik saling bermain satu sama lainnya.

"Beruang hitam Himalaya juga dikenal sebagai beruang hitam Asia atau beruang bulan, ada bentuk seperti bulan sabit putih di bagian dada. IUCN telah memasukkan beruang ini ke dalam kategori spesies rentan, dan kami sangat bangga mengumumkan keberhasilan kami dalam memelihara hewan ini," tulis akun tersebut dalam caption.

Kini dua bayi beruang hitam Himalaya ini sudah memiliki nama, yakni Liu dan Liam. Setelah memantau kehamilan Lili dengan ketat, selanjutnya Tim Vet dan perawatan Satwa, terus memantau kesehatan dan kesejahteraan ibu dan bayi beruang ini.

baca juga

Apalagi saat ini dua bayi beruang menggemaskan tersebut masih berada dalam perawatan intensif oleh tim medis dan perawatan satwa. Termasuk penjaga satwa juga harus sangat memperhatikan kedua bayi beruang dan ibunya mendapatkan asupan nutrisi yang cukup dan perawatan yang diperlukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Beruang Berkeliaran, Disney World Tutup Sementara Beberapa Wahana

Ada Beruang Berkeliaran, Disney World Tutup Sementara Beberapa Wahana

Your Say | Rabu, 20 September 2023 | 09:25 WIB

Kakek-kakek di Indragiri Hulu Diserang Beruang, Tubuh Penuh Luka Robek

Kakek-kakek di Indragiri Hulu Diserang Beruang, Tubuh Penuh Luka Robek

Riau | Minggu, 03 September 2023 | 11:31 WIB

Beruang Madu Mati Dibunuh Warga di Pagaralam, Begini Kronologinya

Beruang Madu Mati Dibunuh Warga di Pagaralam, Begini Kronologinya

Sumsel | Jum'at, 30 Juni 2023 | 18:58 WIB

Terkini

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

News | Senin, 14 September 2026 | 21:23 WIB

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:22 WIB

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Bri | Senin, 14 September 2026 | 21:20 WIB

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 21:12 WIB

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:05 WIB

×