Marak Penyuapan di Industri ERP, Ini Bahaya Pemilihan Sistem Perusahaan yang Tidak Tepat

Iman Firmansyah

Jum'at, 26 Januari 2024 | 21:00 WIB
Marak Penyuapan di Industri ERP, Ini Bahaya Pemilihan Sistem Perusahaan yang Tidak Tepat
Ilustrasi cyber crime (Shutterstock)

Suara.com - Belakangan ini, terdapat isu yang menggemparkan industri ERP Indonesia dan dunia. Pasalnya, dilansir dari Department of Justice Amerika Serikat (DOJ US), terdapat perusahaan ERP asal Jerman didenda sebesar USD 220 juta atau setara Rp 3,4 triliun (Kurs 23 jan 2024) karena terbukti melakukan praktik suap ke pejabat publik Afrika Selatan, dan Indonesia.

Pada dokumen penyelidikan, praktik suap yang dilakukan berupa pemenuhan kebutuhan pejabat di Afrika Selatan dan Indonesia dalam bentuk uang tunai, sumbangan politik, transfer elektronik hingga beragam barang mewah. Dalam konteks Indonesia, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus menyelidiki kasus ini yang melibatkan beberapa instansi pemerintah dan perusahaan plat merah.

Berdasarkan keterangan tertulis Divisi Pidana Departemen Kehakiman, asisten Jaksa Agung, Nicole M. Argentieri berkata bahwa perusahaan ERP Jerman memberikan suap kepada pejabat di perusahaan milik negara di Afrika Selatan dan Indonesia untuk mendapatkan bisnis pemerintah. Maka, terdapat kemungkinan digitalisasi yang diimplementasikan belum tentu didasari oleh kemampuan sistem untuk mendukung perkembangan instansi atau bisnis.

Pasar ERP sangat beragam, maka dari itu penting untuk memilih sistem dari mitra yang dapat dipercaya agar para penggunanya bisa memastikan keberlangsungan bisnis. Lusiana Lu, Business Development Director dari HashMicro membenarkan hal tersebut. Menurutnya, memilih ERP adalah keputusan strategis yang harus diperhatikan banyak aspek di dalamnya.

“Risiko dari pemilihan mitra ERP yang tidak tepat sangatlah beragam dan dapat memberikan dampak negatif yang signifikan bagi bisnis. Untuk itu, perlu persiapan matang dari perusahaan dan penilaian mendalam terhadap mitra yang dituju,” ujar Lusiana.

HashMicro juga telah merangkum tiga risiko utama yang terjadi ketika perusahaan memilih mitra yang tidak tepat:

Pertama, ERP yang digunakan tidak sesuai dengan kebutuhan bisnis. Setiap perusahaan memiliki keunikan pada bisnisnya, dan memilih ERP yang tidak sesuai dapat menyebabkan ketidakcocokan terhadap operasi bisnis yang dijalankan. Pemilihan mitra ERP yang tidak memahami sepenuhnya kebutuhan bisnis dapat menghasilkan solusi yang kurang efektif dan dapat menimbulkan kerugian finansial.

Kedua, kerugian finansial. Ada kemungkinan mitra ERP yang tidak tepat akan menyembunyikan biaya-biaya yang tidak terduga. Seperti contoh, pada saat pertemuan pertama, sistem tampak seperti solusi ERP yang terjangkau, tetapi setelah implementasi dapat menjadi sangat mahal ketika melakukan upgrade. Pemilihan sistem ERP yang tidak sesuai dengan kebutuhan bisnis juga dapat merugikan penggunanya. Karena, sistem yang tidak mampu mendukung proses bisnis dengan baik dapat mengurangi nilai investasi.

Ketiga, sistem ERP yang diimplementasi tidak bertahan lama. Salah memilih ERP yang tidak memiliki skalabilitas akan membuat perusahaan pengguna harus mencari sistem ERP lain yang dapat mendukung perkembangan bisnisnya. Karena pada dasarnya ERP harus memiliki kemampuan untuk membantu sebuah bisnis berkembang secara optimal dan efisien.

baca juga

Yang tidak dimiliki oleh banyak ERP lain adalah kemampuan ERP untuk ikut berkembang menyesuaikan pertumbuhan bisnis penggunanya. Semakin berkembang bisnis, semakin banyak kebutuhan yang harus bisa dikerjakan oleh ERP, jika tidak, perusahaan pengguna harus mengganti sistem ERP sehingga perusahaan harus melakukan investasi baik secara finansial dan waktu untuk mengganti mitra ERPnya.

Menurut HashMicro, risiko-risiko ini dapat dihindari dengan melakukan evaluasi mendalam terhadap kemampuan dan reputasi mitra ERP sebelum membuat keputusan. "Sebelum memilih mitra ERP, penting untuk melakukan penelitian menyeluruh, termasuk mengevaluasi rekam jejak, kestabilan keuangan, dan tingkat kepuasan pelanggan dari mitra tersebut," tambah Lusiana.

Sebagai tambahan, HashMicro juga menyarankan agar calon pengguna ERP aktif berkomunikasi dengan mitra potensial, mengajukan pertanyaan terkait pengalaman sebelumnya, dan meminta referensi dari klien yang sudah menggunakan layanan mereka. Proses ini membantu untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang kemampuan mitra ERP dalam menangani proyek implementasi dan memberikan dukungan setelahnya.

Melalui momentum ini, HashMicro mengajak seluruh pemangku kepentingan bisnis untuk lebih waspada dan proaktif dalam mengelola risiko terkait pemilihan mitra ERP. Keputusan yang tepat dalam pemilihan ERP dapat menjadi investasi jangka panjang yang memberikan nilai tambah signifikan bagi perusahaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Danacita, Penyedia Pinjol Mahasiswa ITB Bayar Cicilan UKT

Profil Danacita, Penyedia Pinjol Mahasiswa ITB Bayar Cicilan UKT

Lifestyle | Jum'at, 26 Januari 2024 | 21:20 WIB

Viral, 5 Fakta di Balik Bayar Kuliah ITB Pakai Cicilan Mirip Pinjol

Viral, 5 Fakta di Balik Bayar Kuliah ITB Pakai Cicilan Mirip Pinjol

Lifestyle | Jum'at, 26 Januari 2024 | 19:55 WIB

Sosok Reini Wirahadikusumah, Rektor ITB yang Jadi Sorotan karena Buka Pembayaran UKT Dengan Pinjaman Online

Sosok Reini Wirahadikusumah, Rektor ITB yang Jadi Sorotan karena Buka Pembayaran UKT Dengan Pinjaman Online

Lifestyle | Jum'at, 26 Januari 2024 | 15:47 WIB

Viral UKT ITB Bisa Dicicil Ala Pinjol, Memang Biaya Per Semesternya Berapa Sih?

Viral UKT ITB Bisa Dicicil Ala Pinjol, Memang Biaya Per Semesternya Berapa Sih?

Lifestyle | Jum'at, 26 Januari 2024 | 15:25 WIB

Saingi Samsung, Apple Garap Teknologi AI untuk iPhone

Saingi Samsung, Apple Garap Teknologi AI untuk iPhone

Tekno | Jum'at, 26 Januari 2024 | 13:43 WIB

Kronologi Viral Mahasiswa ITB Bayar UKT Pakai Pinjol, Bunganya Berapa Persen?

Kronologi Viral Mahasiswa ITB Bayar UKT Pakai Pinjol, Bunganya Berapa Persen?

Lifestyle | Jum'at, 26 Januari 2024 | 12:24 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×