Polisi Gunakan TAA Selidiki Penyebab Laka Maut di Cianjur

Purwasuka | Suara.com

Senin, 15 Agustus 2022 | 18:51 WIB
Polisi Gunakan TAA Selidiki Penyebab Laka Maut di Cianjur
Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan. (Jabarnews.com)

CIANJUR - Polisi menggunakan alat Traffic Accident Analysis (TAA) guna memastikan penyebab kecelakaan maut di di Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur. Hal ini dikatakan Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan.

Doni mengatakan, penggunaan alat TAA itu untuk membantu polisi dalam mengungkap penyebab pasti kecelakaan secara spesifik.

"Sementara kami menduga faktor penyebab kecelakaan diantaranya faktor manusia," katanya, Senin (15/8/2022).

Menurutnya, apakah ada unsur kelalaian dari pengemudi. Kemudian faktor kendaraan truk tersebut apakah fungsi rem berjalan dengan baik, dan yang ketiga faktor jalan yang dilintasi.

"Karena kemiringannya di atas 10 derajat mempengaruhi kecepatan kendaraan saat kondisi jalan menurun," jelas Kapolres Cianjur.

Doni menyampaikan, untuk korban kecelakaan sebanyak 11 orang, 6 meninggal dunia, 2 luka berat dan 3 luka ringan. 

Sementara, masih ujarnya, untuk saksi, pihaknya juga memintai keterangan dari kernet (penumpang) truk yang menjadi penyebab kecelakaan. Dan, penumpang truk fuso yang telah dimintai keterangan menjelaskan, mulai dari perjalanan sudah ada gangguan fungsi rem.

"Tapi kami juga akan pastikan bukan hanya keterangan saksi saja tapi akan kami perkuat dengan hasil analisa dan olah TKP," melansir dari Jabarnews.com.

Lebih lanjut lagi, Kapolres Cianjur menuturkan, pihaknya bersama dengan dinas terkait akan mengevaluasi adanya penambahan jalur penyelamat. Karena, jalan tersebut dinilai cukup berbahaya terutama dari Sukabumi menuju Cianjur, karena kontur jalan yang menurun dan cukup panjang serta ada beberapa titik yang berpotensi kecelakaan.

"Kejadian laka lantas kemarin terjadi setelah melewati jalur evakuasi," timpalnya.

Kapolres Cianjur juga meminta, kepada para pelaku usaha maupun perusahaan pemilik truk untuk tidak memaksakan kendaraan untuk mengangkut beban berlebih serta melakukan pengecekan kondisi kendaraan supaya tetap optimal.

"Agar tidak terulang kembali kejadian yang sama mengakibatkan kecelakaan dan korban meninggal dunia," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kondisi Dua Korban Kecelakaan Maut di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur Masih Jalani Perawatan di RSUD Cianjur

Kondisi Dua Korban Kecelakaan Maut di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur Masih Jalani Perawatan di RSUD Cianjur

Bogor | Senin, 15 Agustus 2022 | 16:31 WIB

Cerita Korban Selamat dari Kecelakaan Maut di Jalur Tengkorak Cianjur-Sukabumi, Fokus Menyelamatkan Sang Anak

Cerita Korban Selamat dari Kecelakaan Maut di Jalur Tengkorak Cianjur-Sukabumi, Fokus Menyelamatkan Sang Anak

Bogor | Senin, 15 Agustus 2022 | 13:29 WIB

5 Fakta Kecelakaan Maut di Jalur Tengkorak Cianjur, Sopir Hilang Kendali

5 Fakta Kecelakaan Maut di Jalur Tengkorak Cianjur, Sopir Hilang Kendali

News | Senin, 15 Agustus 2022 | 11:42 WIB

Terkini

Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun

Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB

DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!

DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB

Sempat Hilang Misterius, Akun IG Ahmad Dhani Ternyata Dibobol Sindikat Profesional

Sempat Hilang Misterius, Akun IG Ahmad Dhani Ternyata Dibobol Sindikat Profesional

Video | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB

Once Mekel Boyong Slank hingga Musisi Lintas Generasi di Gema Kampus Surabaya

Once Mekel Boyong Slank hingga Musisi Lintas Generasi di Gema Kampus Surabaya

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB

Lupakan Penat Kantor! Ini Cara Cerdas Self-Reward dengan Promo BRI

Lupakan Penat Kantor! Ini Cara Cerdas Self-Reward dengan Promo BRI

Bri | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:28 WIB

Hemat dan Berkualitas! 5 Rekomendasi Sepeda Harga Rp1 Jutaan Terbaik Mei 2026

Hemat dan Berkualitas! 5 Rekomendasi Sepeda Harga Rp1 Jutaan Terbaik Mei 2026

Bogor | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:26 WIB

5 Pilihan Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Praktis dan Nyaman Dipakai Sehari-hari

5 Pilihan Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Praktis dan Nyaman Dipakai Sehari-hari

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:25 WIB

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:20 WIB