Persib Goes to Campus di UIN Bandung: Mengupas Peran Seorang Kapten

Purwasuka | Suara.com

Selasa, 16 Agustus 2022 | 15:36 WIB
Persib Goes to Campus di UIN Bandung: Mengupas Peran Seorang Kapten
I Made Wirawan menyerahkan cindera mata kepada Dekan FISIP UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Ahmad Ali Nurdin. (PERSIB.co.id/Barly Isham)

BANDUNG - Sikap dan kepemimpinan seorang kapten tim menjadi hal seru yang dibahas pada acara Persib Goes to Campus bersama Prodi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Senin 15 Agustus 2022. 

Sebab, seorang kapten tidak hanya soal sosok, namun harus memiliki banyak hal penunjang kepemimpinannya di lapangan.

Mengangkat tema "Sepakbola dan Edukasi Politik: Teamwork, Leadership dan Fairplay", sarasehan menghadirkan dua pemain PERSIB, I Made Wirawan dan Kakang Rudianto. Keduanya merupakan sosok pemain yang pernah menyandang ban kapten.

Made merupakan salah seorang sosok yang kerap menyandang ban kapten PERSIB. Sementara Kakang dipercaya menjadi kapten saat membela Diklat PERSIB dan Tim Nasional U-19.

Menurut Made, di sepakbola profesional, sosok seorang kapten tidak lagi harus putra daerah. Dikatakanya, seorang pelatih akan menunjuk kapten yang siap dan mumpuni. Ia mencontohkan, selain dirinya, saat ini PERSIB punya sosok kapten lainnya yaitu Dedi Kusnandar, Achmad Jufriyanto, Victor Igbonefo, dan Marc Klok.

“Karena saat ini era profesional, maka tidak lagi memandang kedaerahan. Untuk kriteria, pelatih punya penilaian masing-masing dalam memilih seorang pemain menjadi kapten,” kata Made.

Menurut Dekan FISIP UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Ahmad Ali Nurdin, Ph.D., sebenarnya seorang leader harus punya ketenangan, selain jiwa kepemimpinan. Hal tersebut dimiliki Made dan Kakang. Dikatakannya, keduanya bisa keluar dari tekanan, membuat pemain tetap tenang dalam situasi sulit dan mampu mengambil keputusan secara tepat dan cepat.

“Made misalnya, saat gol (lemparan ke dalam Alfeandra Dewangga) kemarin. Bagaimana dia mengambil keputusan dalam hitungan detik, mau menangkap atau dilepaskan. Dia juga cermat. Melihat tidak ada yang mengenai bola, maka dilepaskan adalah keputusan tepat sehingga tidak menjadi gol,” jelas Ali.

Selain membahas sosok kepemimpinan di lapangan, diskusi juga menyinggung kesamaan antara sepakbola dan ilmu politik yaitu membutuhkan pemimpin untuk mencapai satu tujuan. Begitu juga dalam politik, ada peran wasit seperti halnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) atau Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu).

“Keduanya juga ada komentator. Sportivitas juga harus ada di politik. Jadi, mungkin nanti bisa ada penelitian terkait kesamaan ini,” ucap Ali saat memberikan sambutan.

Ia pun menyambut baik adanya acara PERSIB Goes to Campus. Ke depan, ia berharap bisa menjalin kerja sama dalam hal lainnya seperti penelitian dalam kaitan politik dan sepakbola dan sebagainya.

“Ini adalah bentuk kerjasama PERSIB dengan FISIP UIN. Ini bagus untuk mendekatkan juga PERSIB dengan mahasiswa sebagai bobotoh. Tapi tidak hanya itu, kita juga mengaitkan sepakbola dengan fakultas kami. kami bisa belajar seperti apa sepakbola, dan sebaliknya sepakbola juga bisa memahami bagaimana politik,” ucapnya.

Dalam pandangan Kepala Jurusan Ilmu Politik UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. H. Asep Abdul Sahid, M.Si, sosok kapten menjadi hal vital dalam sebuah tim. Sebab, seorang kapten harus menjadi jembatan antar pemain hingga menghadapi tekanan dalam posisi terpuruk. 

Ia pun sepakat adanya keasamaan sepak bola dan politik. “Idealnya memang harus ada sikap fairplay. Seperti halnya sepakbola, bermusuhan hanya 90 menit, maka politik pun ada batasan aturan yang ditetapkan, seperti halnya kapan waktu masa tenang dan lainnya,” ucap Asep.

Soal permusuhan 90 menit, Made punya cerita menarik. “Saya dulu dekat dengan Hariono. Namun, sebagai pemain, kita akan berjuang maksimal untuk masing-masing tim yang dibela. Kami tetap respect, tapi di atas lapangan akan bermain habis-habisan. Tidak melihat dia teman atau saudara. Setelah itu, 90 menit selesai, kami kembali biasa lagi,” ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Besok Lawan PSIS Semarang, I Made Wirawan Persib Harus Bangkit

Besok Lawan PSIS Semarang, I Made Wirawan Persib Harus Bangkit

| Jum'at, 12 Agustus 2022 | 19:06 WIB

UIN Bandung Jadi Tuan Rumah Pekan Seni dan Olahraga Mahasiswa Lintas Agama

UIN Bandung Jadi Tuan Rumah Pekan Seni dan Olahraga Mahasiswa Lintas Agama

| Kamis, 04 Agustus 2022 | 17:04 WIB

5 Pemain Tertua di Liga 1 2022/2023, Ada Cristian Gonzales

5 Pemain Tertua di Liga 1 2022/2023, Ada Cristian Gonzales

Bola | Jum'at, 29 Juli 2022 | 13:19 WIB

Terkini

Mana yang Benar, Pakai Primer Dulu atau Sunscreen Dulu?

Mana yang Benar, Pakai Primer Dulu atau Sunscreen Dulu?

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:45 WIB

Arus Balik Lebaran Semakin Padat di Terminal Kampung Rambutan

Arus Balik Lebaran Semakin Padat di Terminal Kampung Rambutan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:42 WIB

Apakah Sunscreen Bisa Dipakai di Malam Hari? Ini Penjelasannya

Apakah Sunscreen Bisa Dipakai di Malam Hari? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:41 WIB

3 Jurus Ampuh Hindari Kemacetan Total Arus Balik Lebaran

3 Jurus Ampuh Hindari Kemacetan Total Arus Balik Lebaran

Bali | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:40 WIB

Bank BCA Kapan Buka Setelah Lebaran 2026? Ini Tanggal Mulai Operasional Normal

Bank BCA Kapan Buka Setelah Lebaran 2026? Ini Tanggal Mulai Operasional Normal

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:40 WIB

Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres

Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:39 WIB

Reuni Rasa Liga Inggris di GBK, Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis Jadi Panggung Panas

Reuni Rasa Liga Inggris di GBK, Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis Jadi Panggung Panas

Bola | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:39 WIB

Pesepeda Lansia Masuk Tol Jogja-Solo, Ngaku Bingung karena Jalan Baru

Pesepeda Lansia Masuk Tol Jogja-Solo, Ngaku Bingung karena Jalan Baru

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:35 WIB

Ucapan Trump Dibayar Kepulan Asap oleh Iran: Tel Aviv Hancur, Warga Panik

Ucapan Trump Dibayar Kepulan Asap oleh Iran: Tel Aviv Hancur, Warga Panik

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:31 WIB

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:29 WIB