Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

M Nurhadi

Minggu, 10 Mei 2026 | 06:32 WIB
Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
Negosiasi Iran dan Amerika Serikat di Islamabad memanas akibat sengketa militer di Selat Hormuz. (Tanimnews)
baca 10 detik
  • Situasi Selat Hormuz mulai stabil pada 9 Mei 2026 saat Amerika Serikat menunggu jawaban resmi Iran atas proposal perdamaian.
  • Kapal tanker LNG Qatar berlayar menuju Selat Hormuz dengan izin Iran sebagai upaya pembangunan kepercayaan di tengah konflik tersebut.
  • Dampak perang terhadap stabilitas pasar energi global mendorong desakan internasional untuk segera mengakhiri konflik sebelum kunjungan Trump ke Tiongkok.

Suara.com - Situasi di sekitar Selat Hormuz dilaporkan mulai stabil pada Sabtu (9/5/2026) setelah sempat diwarnai rangkaian bentrokan sporadis dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi tenang ini terjadi saat Amerika Serikat tengah menunggu jawaban resmi dari Iran terkait proposal terbaru untuk mengakhiri peperangan yang telah berlangsung selama lebih dari dua bulan.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, sebelumnya menyatakan pada Jumat (8/5) bahwa Washington mengharapkan respons dari Teheran dalam hitungan jam.

Namun, hingga sehari setelahnya, belum ada tanda-tanda pergerakan dari pemerintah Iran terkait tawaran tersebut. Proposal ini dirancang untuk secara formal menghentikan perang sebelum melangkah ke negosiasi isu yang lebih sensitif, termasuk program nuklir Iran.

Di tengah kebuntuan tersebut, Menlu Rubio melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Qatar, Mohammed bin Abdulrahman al-Thani, di Miami pada Sabtu (Minggu bagi WIB).

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, menyebutkan bahwa kedua pihak membahas pentingnya kerja sama untuk menangkal ancaman dan mempromosikan stabilitas di Timur Tengah.

Menariknya, sebuah sinyal positif muncul di jalur laut. Data pelayaran LSEG menunjukkan sebuah kapal tanker gas alam cair (LNG) milik Qatar sedang berlayar menuju Selat Hormuz dengan tujuan Pakistan. Sumber internal menyebutkan bahwa pelayaran ini telah mendapat "lampu hijau" dari Iran.

Langkah ini dinilai sebagai upaya pembangunan kepercayaan (confidence building) antara Iran dengan Qatar dan Pakistan, yang keduanya bertindak sebagai mediator dalam konflik ini. Jika berhasil melintas, ini akan menjadi kapal LNG Qatar pertama yang melewati selat tersebut sejak perang pecah.

Pada hari ini, Minggu (10/5/2026) pagi, harga minyak dunia bergerak stabil di kisaran US$ 95 sementara Brent masih di leve; US$ 100.

baca juga

Tekanan Ekonomi Global dan Kunjungan Trump ke Tiongkok

Tekanan internasional untuk segera mengakhiri konflik ini kian meningkat. Hal ini dipicu oleh rencana kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Tiongkok pekan depan. Perang di jalur vital ini telah mengacaukan pasar energi global dan menjadi ancaman serius bagi pertumbuhan ekonomi dunia.

Sebagai informasi, Selat Hormuz adalah jalur bagi seperlima pasokan minyak dunia. Sejak perang dimulai pada 28 Februari 2026—yang dipicu serangan udara AS-Israel ke Iran—Teheran telah memblokir sebagian besar pelayaran non-Iran di wilayah tersebut.

Meski situasi saat ini tenang, gencatan senjata yang diumumkan pada 7 April lalu terus diuji oleh bentrokan fisik. Pada Jumat (8/5), pangkalan pertahanan udara Uni Emirat Arab (UEA) dilaporkan mencegat dua rudal balistik dan tiga drone yang diluncurkan dari Iran, mengakibatkan tiga orang luka-luka.

Di perairan, militer AS mengakui telah menyerang dua kapal yang berafiliasi dengan Iran saat mencoba memasuki pelabuhan. Pesawat tempur AS dilaporkan menembak cerobong asap kapal tersebut untuk memaksa mereka berbalik arah.

Presiden Donald Trump sendiri tetap bersikeras bahwa gencatan senjata masih berjalan meski ada riak-riak kecil. Sebaliknya, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, menuduh balik Amerika Serikat sebagai pihak yang melanggar kesepakatan.

"Setiap kali solusi diplomatik ada di atas meja, AS justru memilih petualangan militer yang ceroboh," tegas Araqchi dalam pernyataannya, dilansir via Reuters.

Di sisi internal AS, efektivitas blokade pelabuhan Iran mulai dipertanyakan. Sebuah penilaian dari CIA yang sempat bocor menyebutkan bahwa Iran diperkirakan mampu bertahan dari tekanan ekonomi blokade tersebut hingga empat bulan ke depan.

Laporan ini memicu keraguan mengenai seberapa besar tekanan yang bisa diberikan Trump kepada Teheran, terutama mengingat konflik ini mulai kurang mendapat dukungan dari pemilih di AS dan sekutu-sekutu Barat lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:18 WIB

AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi

AS Langgar Gencatan Senjata, Militer Iran Panaskan Mesin Siap untuk Perang Lagi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:12 WIB

Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu

Perang AS-Israel vs Iran Guncang ASEAN, Presiden Filipina Desak Negara Asia Tenggara Bersatu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:03 WIB

Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia

Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:50 WIB

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:22 WIB

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:53 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×