Dapat Sanksi dari Komdis PSSI, Persib Minta Bobotoh Tak Nyalakan Flare Saat Pertandingan

Purwasuka

Jum'at, 26 Agustus 2022 | 15:53 WIB
Dapat Sanksi dari Komdis PSSI, Persib Minta Bobotoh Tak Nyalakan Flare Saat Pertandingan
Persib kena hukuman denda sebesar Rp 200 juta oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI. (Persib.co.id)

BANDUNG - Persib kembali dijatuhi hukuman berupa denda sebesar Rp 200 juta oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI akibat ulah oknum suporter yang menyalakan flare pada pertandingan tandang kontra PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo Sleman, 19 Agustus 2022 lalu.

"Tim Persib melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2018 karena terjadi penyalaan flare dalam jumlah banyak oleh oknum suporter Persib di Tribun Barat sisi Utara dan diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran kode disiplin," demikian bunyi salinan keputusan Komdis PSSI tertanggal 24 Agustus 2022.

Dalam salinan keputusan tersebut disebutkan, denda sebesar Rp 200 juta merujuk kepada Pasal 70 Ayat 1, Ayat 4 dan Lampiran 1 Nomor 5 Kode Disiplin PSSI Tahun 2018.

"Pengulangan terhadap pelanggaran terkait di atas akan berakibat terhadap hukuman yang lebih berat," tulis keputusan tersebut.

Bagi Persib, ini merupakan hukuman kedua dengan pelanggaran Kode Disiplin serupa yaitu menyalakan flare oleh oknum suporter. Sebelumnya, Persib juga didenda sebesar Rp 200 juta pada pertandingan tandang melawan Bhayangkara FC di Stadion Wibawa Mukti Cikarang, Kabupaten Bekasi, 24 Juli 2022.

"Dengan demikian, ketika kompetisi baru memasuki pekan keenam, Persib harus menanggung denda sebesar Rp 400 juta akibat ulah oknum suporter yang menyalakan flare di kandang lawan." tulis dalam laman resmi Persib.

Karena itu, Persib merasa kecewa dengan ulah oknum suporter yang menyalakan flare di kandang lawan tersebut. Padahal, Persib sudah berulang kali mengingatkan seluruh suporternya untuk tidak membawa, apalagi sampai menyalakan flare di dalam stadion. 

Persib berharap, kejadian menyalakan flare di Stadion Maguwoharjo yang berakibat pada hukuman denda kedua sebesar Rp 200 juta tersebut, menjadi yang terakhir dilakukan oleh oknum suporter.

"Ke depan, Persib sangat berharap, seluruh suporter bisa bekerja sama, bersikap santun dan menghormati tim tuan rumah, termasuk tidak lagi menyalakan flare, baik di Bandung maupun di laga tandang." tertulis dalam laman yang sama.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bobotoh Kembali Berulah, Persib Bandung Disanksi Denda Rp200 Juta

Bobotoh Kembali Berulah, Persib Bandung Disanksi Denda Rp200 Juta

Bola | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 15:03 WIB

Komdis PSSI Beri Sanksi Denda Persib Bandung Rp200 Juta Akibat Oknum Suporter Nyalakan Flare di Sleman

Komdis PSSI Beri Sanksi Denda Persib Bandung Rp200 Juta Akibat Oknum Suporter Nyalakan Flare di Sleman

| Jum'at, 26 Agustus 2022 | 13:30 WIB

Sembilan Tahun Jadi Warga Lapas Sukamiskin, Dada Rosada Akhirnya Bisa Hirup Udara Bebas

Sembilan Tahun Jadi Warga Lapas Sukamiskin, Dada Rosada Akhirnya Bisa Hirup Udara Bebas

Jabar | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 11:49 WIB

Terkini

Background Politisi Disorot! Lulusan IPDN Dinilai Paling Berhak Jadi Bupati dan Wali Kota

Background Politisi Disorot! Lulusan IPDN Dinilai Paling Berhak Jadi Bupati dan Wali Kota

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:16 WIB

Uji Ketajaman 15 Menit Awal, Timnas Indonesia Tantang Kekokohan Pertahanan Mozambik

Uji Ketajaman 15 Menit Awal, Timnas Indonesia Tantang Kekokohan Pertahanan Mozambik

Bola | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:15 WIB

7 Pensil Alis Waterproof, Tahan Lama dan Anti Luntur untuk Aktivitas Seharian

7 Pensil Alis Waterproof, Tahan Lama dan Anti Luntur untuk Aktivitas Seharian

Lifestyle | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:15 WIB

Curhat di Threads, Citra Scholastika Soroti Etika Booking Jasa Penyanyi

Curhat di Threads, Citra Scholastika Soroti Etika Booking Jasa Penyanyi

Entertainment | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:14 WIB

Trump Marah! Ancam Hentikan Dukungan Militer ke Israel Gegara Ulah Netanyahu

Trump Marah! Ancam Hentikan Dukungan Militer ke Israel Gegara Ulah Netanyahu

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:14 WIB

Misteri Pesepeda Tanpa Nama Terjun ke Sungai Brangkal Mojokerto, Nyawa Selamat Usai Evakuasi

Misteri Pesepeda Tanpa Nama Terjun ke Sungai Brangkal Mojokerto, Nyawa Selamat Usai Evakuasi

Jatim | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:13 WIB

Sosok Koboi Jalanan Todongkan Pistol di Rohil: Pecatan TNI, Anggota Perbakin

Sosok Koboi Jalanan Todongkan Pistol di Rohil: Pecatan TNI, Anggota Perbakin

Riau | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:11 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Bedak yang Bagus SPF Berapa? Ini 5 Pilihan yang Aman Dipakai di Luar Ruangan

Bedak yang Bagus SPF Berapa? Ini 5 Pilihan yang Aman Dipakai di Luar Ruangan

Lifestyle | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Toyota Usahakan Lahirnya Mobil Listrik Manual, Gearbox Palsu Jadi Solusi?

Toyota Usahakan Lahirnya Mobil Listrik Manual, Gearbox Palsu Jadi Solusi?

Otomotif | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB