Motor bensin atau motor dengan bahan bakar bensin pertama kali ditemukan pada tahun 1876. Motor ini ditemukan oleh Otto dengan menggunakan sistem empat langkah (4 tak).
Dengan sistem ini, setiap empat kali langkah, piston bisa menghasilkan satu kali kerja (tenaga). Motor empat langkah ini kemudian sering disebut dengan motor Otto.
Sebelumnya, Etiene Lenoir telah menemukan motor bensin dengan sistem dua langkah (2 tak) pada tahun 1869. Namun motor bensin sistem dua langkah disebut memiliki efisiensi yang rendah.
Karena itu, Otto membuat sistem kompresi terlebih dahulu sebelum bahan bakar (bensin) dinyalakan. Prinsip kerjanya adalah proses perubahan dari energi thermal menjadi mekanis.
Panas yang dihasilkan oleh proses pembakaran bahan bakar yang terjadi di dalam ruang bakar pada tekanan yang tinggi, sehingga timpul pemampatan dalam ruang pembakaran.
Proses pembakaran menggunakan busi yang dihubungkan dengan sumber tegangan tinggi, sehingga busi menghasilkan percikan bunga api listrik.
Percikan api listrik tersebut membakar udara dan bahan bakar yang dimampatkan dalam ruang pembakaran, sehingga mengakibatkan letupan.
Letupan tersebut mendorong piston sehingga poros engkol jadi berputar, gerakan piston dan putaran poros engkol melalui batang penghubung yang kemudian menghasilkan sebuah daya kerja.
Di jaman sekarang, persaingan pasar otomotif begitu ketat. Produsen kendaraan bermotor bersaing daalam mengembangkan teknologi yang ramah lingkungan dan yang tentunya hemat bahan bakar.(*)
Baca Juga: Ada 2 Juta Lebih Warga Jabar Dapat BLT BBM, Cek Nama Kalian di Link Ini