Pernyataan Pondok Modern Darussalam Gontor Soal Kasus Dugaan Penganiayaan Santri hingga Tewas

Purwasuka

Senin, 05 September 2022 | 20:40 WIB
Pernyataan Pondok Modern Darussalam Gontor Soal Kasus Dugaan Penganiayaan Santri hingga Tewas
Pintu gerbang Pondok Modern Darussalam Gontor.

JAWA TIMUR -  Kasus dugaan penganiayaan santri Kembali terjadi. Kali ini peristiwa tersebut terjadi di lingkungan Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur.

Seorang santri asal Palembang, Sumatera Selatan, berinisial AM diduga tewas usai menjadi korban penganiayaan rekan sesama santri di Pondok Modern Darusssalam Gontor. 

Pihak Pondok Modern Darussalam Gontor pun tak membantah peristiwa tersebut. Melalui Juru Bicaranya, Noor Syahid, pihaknya telah menemukan adanya dugaan penganiayaan yang menyebabkan salah seorang santrinya meninggal dunia.

Bahkan, dua orang santri yang diduga pelaku dalam peristiwa tersebut saat ini telah dikeluarkan secara permanen. Namun demikian, ia tak menyebut identitas dua orang santri tersebut.

"Pada hari ketika almarhum wafat, kami langsung mengambil tindakan tegas dengan menjatuhkan sanksi kepada santri yang diduga terlibat, yaitu dengan mengeluarkan yang bersangkutan dari pondok secara permanen dan langsung mengantarkan mereka kepada orang tua mereka masing-masing," ujar Noor Syahid melalui keterangan tertulisnya seperti dikutip dari CNN Indonesia, Senin (5/9/2022).

Noor Syahid menegaskan, Pondok Modern Darussalam Gontor tidak mentoleransi segala bentuk kekerasan di dalam lingkungan pesantren. Di kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan permohonan maaf dan belasungkawa atas wafatnya AM.

"Kami keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor dengan ini memohon maaf sekaligus berbelasungkawa yang sebesar-besarnya atas wafatnya Almarhum Ananda AM, khususnya kepada orangtua dan keluarga almarhum di Sumatera Selatan. Kami sangat menyesalkan terjadinya peristiwa yang berujung pada wafatnya almarhum," tandasnya.

Ironisnya, pihak keluarga awalnya tidak mengetahui penyebab tewasnya AM. Kepada para pelayat, mereka memberitahu bahwa AM meninggal dunia karena kelelahan usai mengikuti kegiatan perkemahan.

Namun tak lama kemudian, orangtua AM mendapatkan kabar dari wali santri lainnya bahwa AM meninggal karena dianiaya. Kabar tersebut tentu saja membuat shok orangtua AM.

Mereka kemudian mencoba membuka kain kafan yang membungkus jenazah AM. Benar saja, sejumlah luka lebam ditemukan di sekujur tubuh AM.

Atas kabar tersebut, ibu AM Bernama Soimah mengadu kepada pengacara kondang Hotman Paris Hutapea. 

Diketahui, pihak keluarga mendapatkan kabar AM meninggal dunia pada Senin (22/8) pukul 10.20. Kemudian pihak pondok pesantren segera mengantarkan jenazah AM ke Palembang.

Pada hari berikutnya, Selasa (23/8) siang, jasad AM tiba di rumah duka Palembang setelah diantar pihak Ponpes Gontor I yang dipimpin oleh Ustaz Agus.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polres Ponorogo Selidiki Kasus Santri Tewas di Ponpes Gontor, Diduga karena Penganiayaan

Polres Ponorogo Selidiki Kasus Santri Tewas di Ponpes Gontor, Diduga karena Penganiayaan

| Senin, 05 September 2022 | 18:59 WIB

Wapres Minta Pondok Pesantren Tingkatkan Pengawasan Terhadap Siswanya

Wapres Minta Pondok Pesantren Tingkatkan Pengawasan Terhadap Siswanya

| Kamis, 01 September 2022 | 06:26 WIB

Jalin Pendekatan Keagaam Dengan Generasi Muda, MUI Kabupaten Karawang Lakukan Ini

Jalin Pendekatan Keagaam Dengan Generasi Muda, MUI Kabupaten Karawang Lakukan Ini

| Jum'at, 12 Agustus 2022 | 14:42 WIB

Terkini

Nama Masuk Pencarian Penyidik, Silmy Karim Penuhi Panggilan KPK

Nama Masuk Pencarian Penyidik, Silmy Karim Penuhi Panggilan KPK

Foto | Kamis, 04 Juni 2026 | 06:20 WIB

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 01:05 WIB

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 00:05 WIB

Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan

Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan

Sumsel | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50 WIB

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:41 WIB

FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech

FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech

Sumsel | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:36 WIB

Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak

Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak

Kalbar | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:20 WIB

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:11 WIB

Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan

Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan

Jakarta | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:06 WIB

Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel

Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel

Video | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:00 WIB