Entaskan Kemiskinan Esktrem di 25 Desa, Diskopumkm Kabupaten Karawang Lakukan Hal Ini

Purwasuka

Rabu, 07 September 2022 | 14:35 WIB
Entaskan Kemiskinan Esktrem di 25 Desa, Diskopumkm Kabupaten Karawang Lakukan Hal Ini
Ilustrasi produk UMKM yang akan diberikan pembinaan dan pengembangan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Karawang (Istimewa)

KARAWANG - Para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di 25 desa di Kabupaten Karawang akan mendapatkan pembinaan dan pengembangan yang diberikan oleh pemerintah setempat. Tujuan dari program ini guna mengentaskan kemisikan ekstrem di 25 desa tersebut.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Karawang, Ade Sudiana mengatakan, pemberian program ini untuk mengatasi kemisikan ekstrem di puluhan desa yang tersebar di lima kecamatan.

"Pembinaan UMKM itu menjadi bagian dari upaya Pemkab Karawang mengentaskan kemiskinan ekstrem di 25 desa," ujarnya, Selasa (6/9/2022).

Menurutnya, melalui program ini produk dari para pelaku UMKM di wilayah tersebut bisa semakin berkembang sehingga mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar. Hal ini juga yang kemudian akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Program ini, kata Ade para pelaku UMKM tidak akan diberikan uang namun berupa alat produksi. Ini tergantung dari jenis UMKM apa yang dimiliki oleh pemiliknya.

"Contohnya kalau UMKM yang bergerak di bidang kuliner diberikan peralatan masak, kalau bidang jasa seperti menjahit dan servis AC diberikan alat menjahit dan alat servis AC," katanya.

Kemudian ini juga, para pelaku UMKM ini akan diberikan pelatihan mengenai peningkatan kualitas produk. Namun hal ini hanya berlaku bagi UMKM yang di bidang kuliner, sehingga pemasaran produknya bisa semakin laku dipasaran.

Sementara itu, sebanyak 25 desa yang menyandang predikat kemiskinan ekstrem di antaranya Desa Cemarajaya, Gebangjaya, Kedungjaya, Kedungjeruk Desa Kertarahayu (Kecamatan Cibuaya) serta Desa Karyamulya, Kutaampel, Segaran, Segarjaya dan Desa Telukbango (Kecamatan Batujaya).

Selanjutnya Desa Kiara, Pasirjaya, Sukajaya, Sumurgede dan Desa Tegalurung (Kecamatan Cilamaya Kulon) serta Desa Kutagandok, Kutakarya, Kutamukti, Sampalan dan Desa Sindangsari (Kecamatan Kutawaluya).

baca juga

Melansir dari Antara, Sisanya tersebar di lima desa di Kecamatan Pedes, yakni Desa Jatimulya, Karangjaya, Kertaraharja, Payungsari dan Desa Randumulya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Genjot PAD, Disparbud Karawang Kembangkan Wisata Industri

Genjot PAD, Disparbud Karawang Kembangkan Wisata Industri

Purwasuka | Selasa, 06 September 2022 | 15:43 WIB

Perubahan Perda RTRW Kabupaten Karawang Disoal Publik, Ini Kata Sekda

Perubahan Perda RTRW Kabupaten Karawang Disoal Publik, Ini Kata Sekda

Purwasuka | Jum'at, 02 September 2022 | 09:25 WIB

Pembangunan Bundaran di Tugu Tani Karawang Bisa Jadi Solusi Atasi Kemacetan

Pembangunan Bundaran di Tugu Tani Karawang Bisa Jadi Solusi Atasi Kemacetan

Purwasuka | Jum'at, 02 September 2022 | 08:56 WIB

Terkini

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

News | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:57 WIB

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:55 WIB

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

News | Senin, 14 September 2026 | 09:53 WIB

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:51 WIB

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:50 WIB

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:45 WIB

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 09:43 WIB

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:40 WIB

×