PURWAKARTA - Berbagai elemen buruh di Kabupaten Purwakarta berpanas-panasan memperjuangkan aspirasi berunjuk rasa di depan halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Purwakarta pada hari ini, Kamis 815/9/2022).
Mereka datang menolak kebijakan pemerintah yang menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dinilai memberatkan kondisi buruh. Tak hanya itu, para buruh ini menola UU Cipta Kerja atau omnibuslaw serta meminta kenaikan upah.
Kabag Ops Polres Purwakarta, Kompol Dadang Garnadi menerangkan, ratusan personel gabungan disiagakan di lokasi aksi unjuk rasa berbagai elemen buruh. Alasannya personel disiagakan untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa dan menjaga ketertiban jalan di sekitar.
"Untuk pengamanan demo buruh hari ini, ada sebanyak 225 personel gabungan dari TNI, Polri, Dishub dan Satpol PP. Dari jumlah personel yang diterjunkan di sejumlah titik untuk mengurai potensi kemacetan," katanya, Kamis (15/9/2022).
Dia menekankan bahwa pengamanan aksi unjuk rasa atau penyampaian pendapat dimuka umum merupakan salah satu pelayanan Polri terhadap masyarakat yang dilaksanakan secara humanis namun tetap tegas agar tidak mengganggu kepentingan masyarakat lainnya serta ketertiban umum.
Untuk itu, sambung dia, seluruh personel pengamanan selalu melaksanakan tugas sesuai SOP, Humanis, kedepankan komunikasi namun harus tegas apabila kegiatan unras sudah mengganggu ketertiban umum salah satunya sampai menutup akses jalan raya.
"Sesuai arahan Pak Kapolres Purwakarta, yang kita amankan dalam aksi unjuk rasa atau penyampaian aspirasi adalah fasilitas negara, umum, para peserta aksi unjuk rasa yang hadir maupun masyarakat lainnya yang beraktifitas. Laksanakan tugas sesuai SOP, humanis namun harus tegas apabila aksi tersebut sudah mengganggu ketertiban umum," Tegas Dadang.
Dadang menambahkan, Polres Purwakarta bersama-sama dengan TNI dan Pemkab Purwakarta memberikan pelayanan dengan melaksanakan pengamanan serta selalu memberikan himbauan kepada masa unjuk rasa untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.
“Ya, personel pengamanan mengimbau kepada massa aksi agar tetap mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19,” ujarnya.
Baca Juga: Viral Aksi Sweeping Ojol yang Merundung Rekan Seprofesinya di Purwakarta Berujung Damai
Dadang juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada peserta unjuk rasa karena aksi unras dilakukan dengan tertib dan aman.
"Kami ucapkan terimakasih kepada teman-teman buruh yang sudah melakukan aksi secara damai aman ada kondusif. Trimakasih juga saya ucapkan untuk para personel yang terlibat pengamanan aksi ini, niatkan pelaksanaan tugas untuk ibadah tujuannya untuk kepentingan masyarakat dan ketertiban umum," tungkasnya.
Diketahui, aksi para buruh di awali dengan konvoi dari kawasan industri Bukit Indah, menuju kantor Pemkab Purwakarta. Massa buruh yang memenuhi jalan, membuat arus kendaraan dari arah jakarta menuju Purwakarta dan Bandung, mengular panjang. ***