Purwasuka - Pemda Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) menerima penghargaan sebagai Tim Pengendali Inflasi Darah (TPID) Provinsi Terbaik se-Wilayah Jawa-Bali dalam Program Petani Milenial.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum saat Rapat Koordinasi (Rakor) Pusat dan Daerah Pengendalian Inflasi 2022 di Hotel Shangri-La Surabaya, Jawa Timur, Rabu (14/9/2022).
Wagub Jabar merasa bersyukur atas penghargaan yang diraih Pemprov Jabar karena Pemerintah Pusat menilai inflasi di Jabar cukup stabil rendah dan masih terjaga.
Dalam Program Petani Milenial, Jawa Barat mampu bangkit dan meningkatkan ekonomi masyarakat dari hari ke hari, terutama di masa pandemi Covid-19. Karena sektor pertanian menjadi hal penting untuk menghasilkan sumber pangan bagi masyatakat.
"Penghargaan yang diberikan kepada Pemprov Jabar pada hakikatnya untuk seluruh masyarakat Jawa Barat, agar menjadi motivasi masyarakat untuk selalu bertani dalam memenuhi kebutuhan pangan," ungkap Wagub.
Wagub juga mendorong bupati atau wali kota di Jawa Barat untuk fokus pada sektor pertanian, terutama pada APBD perubahan tahun 2022 dan APBD tahun 2023, salahsatunya untuk pemberian hibah pupuk bagi petani, bibit, dan alat pertanian modern.
Uu berharap para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) agar lebih diberdayakan lagi, karena keberadaannya sangat penting bagi petani dalam memberikan edukasi bertani yang baik, penggunaan alat pertanian modern dan agrobisnis.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Ketua Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP), Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa, penghargaan ini adalah bentuk apresiasi kepada daerah yang sukses mengendalikan inflasi melalui inovasi di tahun 2021.
Airlangga melanjutkan, di tahun 2022 tentu tantangannya berbeda, karena itu provinsi atau kabupaten/kota diharapkan lebih fokus lagi dalam mengendalikan inflasi daerahnya sesuai arahan dari Presiden RI.(*)
Baca Juga: LKSN Disabilitas Jabar Hadirkan Berbagai Produk Kriya dan Olahan Makanan