Peran Istri di Balik Pembunuhan Bos Rumah Makan di Karawang

Purwasuka | Suara.com

Jum'at, 16 September 2022 | 16:37 WIB
Peran Istri di Balik Pembunuhan Bos Rumah Makan di Karawang
Ilustrasi kasus pembunuhan di Karawang.

KARAWANG Kasus pembunuhan seorang bos rumah makan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, sempat mengagetkan publik. Apalagi dalam kasus tersebut ada peran sang istri korban.

Seperti diketahui, seorang bos rumah makan Sinar Minang di Kabupaten Karawang ditemukan tewas bersimbah darah. Belakangan diketahui, korban tewas dibunuh oleh orang suruhan istrinya sendiri bernama Neliwati. Lalu apa motifnya hingga pelaku tega membunuh korban yang telah menikahinya hingga 10 tahun lamanya tersebut?

Berdasarkan salinan putusan yang diunggah Mahkamah Agung (MA) dalam laman resminya, Neliwati mengaku telah membunuh suaminya dengan menyuruh orang lain.

Di hadapan majelis hakim, pelaku mengaku perbuatannya karena kesal terhadap suaminya. Neliwati mengaku suaminya kerap menikah. Bahkan yang ia ketahui, pernikahan suaminya dengan wanita lain hingga 4 kali. Diantaranya bahkan hingga memiliki anak dari hasil pernikahan suaminya tersebut.   

Tak hanya itu, kekesalan Neliwati juga dipicu sikap korban yang kerap mengambil uang tanpa sepengetahuannya. Korban juga disebutkan kerap pulang larut malam. 

Persoalan-persoalan itu oleh Neliwati kemudian diceritakan kepada Agus yang juga menjadi terdakwa kasus ini. 

"Saksi (Neliwati) sudah sering sakit hati dengan kelakuan saudara Khaerul Amin yang sering main perempuan dan sering menikah," tulis petikan dalam dokumen putusan itu, seperti dikutip dari Detik.com, Jumat (16/9/2022).

Neliwati menceritakan, ia dan suaminya telah menikah 10 tahun lamanya. Namun selama pernikahan itu, ia dan suaminya kerap bertengkar. Pemicunya, kata Neliwati, suaminya kerap selingkuh hingga menikah dan punya anak dari wanita lain.

Usai menceritakan persoalan rumah tangganya kepada Agus, Neliwati disarankan untuk mendatangi dukun santet. Neliwanti kemudian bertemu dengan Herdi. Kepada Neliwati, Herdi mengaku bisa membantu pelaku yang ingin menyantet suaminya dengan biaya sebesar Rp 5 juta.

Namun rupanya rencana menyantet korban tak kunjung membuahkan hasil. Herdi lalu menyarankan opsi lain kepada Neliwati yaitu dengan cara menyewa pembunuh bayaran.

Dengan opsi ini, Neliwati diminta mengeluarkan biaya sebesar Rp 30 juta. Rupanya rencana kedua ini disetujui Neliwati hingga akhirnya bos RM Sinar Minang itu tewas dibacok.

Saat ini, kasus tersebut sudah tuntas. Selain Neliwati, terdapat 5 orang pelaku lainnya turut terlibat. Mereka masing-masing berinisial AM, HS, RN, MH dan BH.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) pada 8 Agustus 2022 lalu memvonis para pelaku dengan hukuman 13 tahun penjara. (red)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hari Jadi Karawang Ke-389 Jadi Momentum Kebangkitan Pasca Pandemi Covid-19

Hari Jadi Karawang Ke-389 Jadi Momentum Kebangkitan Pasca Pandemi Covid-19

| Jum'at, 16 September 2022 | 07:33 WIB

Tegas, Begini Tanggapan Dandim Karawang Terkait Pernyataan Effendi Simbolon PDIP

Tegas, Begini Tanggapan Dandim Karawang Terkait Pernyataan Effendi Simbolon PDIP

| Kamis, 15 September 2022 | 14:10 WIB

KLHK Periksa Pabrik Pindodeli II Penyebab Puluhan Warga Cigempol Karawang Keracunan

KLHK Periksa Pabrik Pindodeli II Penyebab Puluhan Warga Cigempol Karawang Keracunan

| Kamis, 15 September 2022 | 11:59 WIB

Buntut Warga Cigempol Karawang Keracunan, Pabrik Pindodeli II Hentikan Produksi Sementara

Buntut Warga Cigempol Karawang Keracunan, Pabrik Pindodeli II Hentikan Produksi Sementara

| Kamis, 15 September 2022 | 08:15 WIB

Terkini

Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta

Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 00:35 WIB

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

News | Rabu, 15 April 2026 | 00:14 WIB

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB

Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil

Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil

Sumsel | Selasa, 14 April 2026 | 23:40 WIB

Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor

Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor

Bogor | Selasa, 14 April 2026 | 23:34 WIB

5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi

5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi

Jabar | Selasa, 14 April 2026 | 23:27 WIB

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:25 WIB

Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera

Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera

Sumsel | Selasa, 14 April 2026 | 23:24 WIB

Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus

Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus

Banten | Selasa, 14 April 2026 | 23:19 WIB

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:15 WIB