PURWASUKA - Kasus stunting di Kabupaten Karawang menjadi perhatian utama bagi pemerintah setempat. Menekan angka kasus stunting, Pemerintah Kabupaten Karawang pun menggulirkan program bapak asuh.
Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh mengatakan, angka kasus stunting di Kabupaten Karawang mengalami penurunan sebesar 12,9 persen hingga Oktober 2022.
Penurunan ini berkat program bapak asuh yang sudah digulirkan pada Agustusn 2022 lalu. Meski demikian, saat masih ada 578 anak stunting yang membutuhkan bapak dan ibu asuh.
Aep pun mendorong seluruh kepala organisasai perangkat daerah (OPD) termasuk camat untuk menjadi bapak asuh bagi anak stunting.
“Kami mewajibkan seluruh camat dan kepala OPD menjadi bapak atau ibu asuh anak stunting. Ini menjadi bagian penting dari upaya penurunan stunting di Karawang," ujarnya melansir dari Antara, Kamis (20/10/2022).
Dia menyampaikan, masing-masing kepala OPD dan camat di daerahnya bisa menjadi bapak asuh untuk 10 anak stunting.
Wabup menyampaikan saat ini jajaran Forkopimda termasuk dirinya dan Sekda Karawang juga telah menjadi bapak asuh anak stunting di wilayah Karawang.
Menurut dia, hal tersebut harus terus dilakukan sebagai upaya melibatkan berbagai pihak dalam penanganan kasus stunting di Karawang.
Dikatakannya, penanganan kasus stunting harus dilakukan bersama-sama dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Baca Juga: Sebanyak 5.052 Lembar Uang Palsu di Kepri Dimusnahkan
Termasuk kalangan perusahaan, diharapkan perusahaan yang ada di Karawang bisa menjadi bapak asuh anak stunting.