Bendungan Jatiluhur Purwakarta Dipastikan Aman Pasca Gempa Guncang Cianjur

Purwasuka | Suara.com

Kamis, 24 November 2022 | 12:03 WIB
Bendungan Jatiluhur Purwakarta Dipastikan Aman Pasca Gempa Guncang Cianjur
Bendungan Ir. H. Djuanda Jatiluhur. (Jabarnews.com)

PURWASUKA - Gempa berkekuatan 5,6 Magnitudo guncang Kabupaten Cianjur, gempa kategori dangkal dengan daya rusak tinggi sudah mengancurkan ribuan rumah warga, ratusan jiwa melayang dan ratusan korban luka.

Kabupaten Purwakarta merupakan daerah tetangga yang sangat dekat dengan Kabupaten Cianjur ikut merasakan guncangan. Namun tidak ada korban akibat guncangan itu termasuk bendungan Jatiluhur.

Bendungan Ir. H. Djuanda Jatiluhur adalah salah satu objek vital nasional yang ada di Kabupaten Purwakarta, bendungan itu berdiri kokoh dengan jarak kurang lebih sekitar 50 Kilometer dari pusat gempa Di Cianjur.

Perum Jasa Tirta II (PJT II) selalu pengelola Bendungan itu memastikan jika bendungan sebagai sumber air di wilayah Ibu Kota itu, aman dan tidak terdampak gempa Cianjur. 

"Dengan adanya gempa di Cianjur 5,6 SK itu, sudah kita pantau, untuk mengetahui terdampak tidak tentunya ada standar prosedur yang kita milik, yang pertama ada melihat secara visual dan kedua adalah melihat bacaan yang ada pada instrumen tubuh bendungan, Alhamdulillah Dari seluruh pemantau yang kita lakukan baik secara visual atau bacaan secara instrumen, tidak ada dampak secara teknis yang dapat mempengaruhi atau membahayakan bendungan Ir haji Djuanda," ujar Direktur Operasional Dan Pemeliharaan PJT II, Anton Mardiyono, Kamis (24/11/2022).

Dijelaskannya, alasannya kenapa Bendungan Jatiluhur aman terhadap guncangan gempa Cianjur, dalam pembangunannya pada tahun 1957 sampai dengan diresmikannya tahun 1967, pemerintah sudah konsen terhadap kondisi wilayah di Jawa barat, berbagai kemungkinan akan terjadi termasuk ancaman gempa bumi sudah diperhitungkan, sehingga pemerintah membangun bendungan Jatiluhur ini dengan tipe urugan yang fleksibel terhadap guncangan.

"Secara kontruksi memang bendungan kita ini adalah bendungan tipe urugan, dimana tipe bendungan ini memiliki salah satu kelebihan atau keunggulan desain gempa yang lebih besar, dibanding dengan tipe bendungan yang lain, dan dari desain gempa yang ada sebesar 0,15 g, ini masih sangat jauh kekuatannya, kita bisa asumsikan kekuatan dibanding dengan kekuatan daya rusak gempa yang tercatat akselerograp kita yang ditimbulkan dari gempa di cianjur kemarin, masih sangat jauh rasionya dan bacaan dari instrumen kita itu sangat terpantau dengan aman," Ungkap Anton.

Gempa Cianjur terjadi dengan kekuatan 5,6 Magnitudo atau jika di hitung secara akselofograpf atau alat ukur gempa itu,  nilai puncak akselerasi gempa pada sumbu X sebesar 0,004448, pada sumbu Y sebesar 0,00252 g dan pada sumbu Z sebesar -0,001276 g, sedangkan bendungan Jatiluhur mampu menahan guncangan gempa sebesar 0,15 g.

"Artinya itu merupakan salah satu parameter kekutaan terhadap gempa yang jadi suatu desain dan kita terjemahkan dalam suatu desain teknis suatu bendungan, baik dari dimensi pondasi maupun dari komposisi materialnya , bendungan Jatiluhur ini kebetulan pemerintah sudag sangat konsen pada saat itu bahwa memang di Jawa barat ini ada beberapa resiko terjadi gempa, sehingga pemerintah sudah mendesain bendungan kita ini menjadi suatu bendungan tipe urugan yang cukup bisa mengakomodatif terjadinya gempa," Ungkapnya.

Anton menyebut, pihaknya selalu pengelola memiliki standar operasional yang wajib dilakukan untuk merawat agar operasinal bendungan terus berjalan dengan baik, karena diketahui bendungan ini memiliki fungsi pengairan areal pertanian dan pesawahan di wilayah Karawang, Bekasi, Indramayu. Kemudian sebagai pembangkit listrik, bahan Air Baku untuk wilayah Jakarta dan sebagai sumber air bagi masyarakat di daerah aliran sungai.

"Bendungan Juanda salah satu objek vital nasional tentunya sudah dilengkapi instrumen dan standar prosedur yang harus kami patuhi dan lakukan, baik secara berkala atau kondisional, dimana kondisional itu apabila terjadi suatu gempa yang lebih sering terjadi sehingga kita harus melakukan tambahan, untuk bisa mengantisipasi agar bendungan tetap berjalan baik tentunya pemantauan dan operasi bendungan harus melalui SOP maupun ketentuan teknis yang ada, karena  harus dijalankan oleh kami selalu unit pengelola bendungan," tutur Anton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bantu Korban Gempa, Posko Darurat Didirikan Pemkab Subang di Cianjur

Bantu Korban Gempa, Posko Darurat Didirikan Pemkab Subang di Cianjur

| Kamis, 24 November 2022 | 11:59 WIB

Ingin Bantu Korban Gempa Cianjur, Kirim Pakai Pos Diskon 50 Persen

Ingin Bantu Korban Gempa Cianjur, Kirim Pakai Pos Diskon 50 Persen

Lifestyle | Kamis, 24 November 2022 | 11:41 WIB

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Kepulauan Mentawai, Terasa hingga Mukomuko

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Kepulauan Mentawai, Terasa hingga Mukomuko

Riau | Kamis, 24 November 2022 | 11:20 WIB

Terkini

Hindari Macet! Ini Panduan Transportasi & Parkir ke Masjid Agung Palembang Saat Salat Id

Hindari Macet! Ini Panduan Transportasi & Parkir ke Masjid Agung Palembang Saat Salat Id

Sumsel | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:47 WIB

Era Digital, Nasabah Bisa Kirim THR dengan QRIS Transfer dan Transfer Emas di BRImo

Era Digital, Nasabah Bisa Kirim THR dengan QRIS Transfer dan Transfer Emas di BRImo

Sulsel | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:47 WIB

Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo

Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:46 WIB

Teks Khutbah Idulfitri 2026 Singkat, Penuh Makna, dan Mudah Dipahami

Teks Khutbah Idulfitri 2026 Singkat, Penuh Makna, dan Mudah Dipahami

Lifestyle | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:45 WIB

Kirim THR dengan QRIS Transfer dan Transfer Emas di BRImo, Begini Caranya

Kirim THR dengan QRIS Transfer dan Transfer Emas di BRImo, Begini Caranya

Jatim | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:43 WIB

Baju Baru yang Disimpan di Langit Hati

Baju Baru yang Disimpan di Langit Hati

Your Say | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:40 WIB

Kini Nasabah Bisa Kirim THR dengan QRIS Transfer dan Transfer Emas di BRImo

Kini Nasabah Bisa Kirim THR dengan QRIS Transfer dan Transfer Emas di BRImo

Jogja | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:39 WIB

Makin Mudah, Kirim THR Praktis dengan QRIS Transfer dan Transfer Emas di BRImo

Makin Mudah, Kirim THR Praktis dengan QRIS Transfer dan Transfer Emas di BRImo

Bogor | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:36 WIB

Bersama BRI Sambut Lebaran 2026: BRImo Hadirkan Lebih Dari 100 Fitur untuk Transaksi Praktis

Bersama BRI Sambut Lebaran 2026: BRImo Hadirkan Lebih Dari 100 Fitur untuk Transaksi Praktis

Sumsel | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:34 WIB

Kirim THR Bisa Lebih Praktis dengan QRIS Transfer dan Transfer Emas di BRImo

Kirim THR Bisa Lebih Praktis dengan QRIS Transfer dan Transfer Emas di BRImo

Sumut | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:33 WIB