Insentif Tak Cair-cair, Ratusan Penyuluh Agama Islam Non PNS di Karawang Tagih Janji Bupati Cellica

Purwasuka | Suara.com

Jum'at, 13 Januari 2023 | 09:20 WIB
Insentif Tak Cair-cair, Ratusan Penyuluh Agama Islam Non PNS di Karawang Tagih Janji Bupati Cellica
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana (Antara)

PURWASUKA - Ratusan Penyuluh Agama Islam Non PNS di Kabupaten Karawang belum menerima insentif yang dijanjikan Bupati Cellica Nurrachadian sejak 2020 lalu.

Ketua Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Karawang, Romdoni mengatakan, Bupati Cellica pernah berjanji akan memberikan insentif bulanan kepada Penyuluh Agama Islam Non PNS pada 19 September 2020. 

Akan tetapi, hingga tahun 2023 insentif bulanan tersebut belum juga direaliasasikan. Pihaknya sempat terus berupaya menagih janji orang nomor satu di Kabupaten Karawang itu dengan berkirim surat sejak tahun 2021 namun belum ada jawaban.

“Padahal kami hanya meminta audiensi, arahan, nasihat dan memaparkan peran penting penyuluh agama bagi masyarakat Karawang. Ini kenapa tak mendapat jawaban disposisi dan kesiapan beraudiensi dengan kami,” katanya pada Kamis (12/1/2023).

Romdoni menerangkan, janji soal insentif bulanan itu keluar dari mulut bupati pada pelantikan pengurus FKPAI Karawang. Adapun besaran insentif yang akan diberikan yakni Rp300 ribu perbulan.

“Namun, sayangnya respon terhadap penyuluh agama kurang begitu aktif dilirik Bupati sampai sekarang,” katanya.

Dia menjelaskan, Penyuluh Pertanian, penyuluh KB, Penyuluh Perikanan, Pendamping Desa hingga Pendaming PKH itu sama di bawah kementrian masing-masing, tapi mereka mendapat perhatian tambahan dari APBD II dengan besaran Rp500 ribu sampai Rp1 jutaan.

“Tapi Penyuluh agama belum sepeserpun mendapat tambahan kesejahteraan dari Pemkab Karawang yang bersumber dari APBD, bahkan menagih janji Rp 300 ribuan saja, tak kunjung realisasi sampai akhir 2022 kemarin,” ucapnya mengutip dari Tvberita.co.id.

Diterangakannya juga, bahwa honor sebagai Penyuluh Agama Islam Non PNS terbilang kecil. Semestinya Pemkab Karawang bisa memperhatikan ini dengan mendorong peningkatan honor Penyuluh Agama Islam Non PNS sehingga bisa setara dengan besaran gaji pokok PPPK kategori IX atau PNS Golongan 3a sekitar Rp 2,8 jutaan bagi mereka yang belum terserap menjadi ASN (PPPK – PNS) karena terkendala pemenuhan persyaratannya.

“Artinya selama ini Pemkab jelas tak pernah melirik peran serta dan tugas yang di jalankan para penyuluh agama bagi umat dan masyarakat Karawang,” pungkas Romdoni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Genjot Pemasaran Produk Lokal, Wabup Karawang Minta Pengelola Hotel Lakukan Ini

Genjot Pemasaran Produk Lokal, Wabup Karawang Minta Pengelola Hotel Lakukan Ini

| Jum'at, 13 Januari 2023 | 08:59 WIB

Dapat Laporan Pungli Beasiswa Pendidikan, Bupati Karawang Cellica Langsung Turun Tangan

Dapat Laporan Pungli Beasiswa Pendidikan, Bupati Karawang Cellica Langsung Turun Tangan

| Jum'at, 13 Januari 2023 | 08:50 WIB

SIM Keliling Karawang Jumat 13 Januari 2023 Ada Disini

SIM Keliling Karawang Jumat 13 Januari 2023 Ada Disini

| Kamis, 12 Januari 2023 | 22:53 WIB

Terkini

Laba Rp57,13 Triliun, BRI Salurkan Dividen Besar Kepada Pemegang Saham

Laba Rp57,13 Triliun, BRI Salurkan Dividen Besar Kepada Pemegang Saham

Sumsel | Jum'at, 24 April 2026 | 18:50 WIB

Dari Dapur Tradisi ke Tren Wellness, Jamu Kembali Naik Kelas di Era Kartini Kini

Dari Dapur Tradisi ke Tren Wellness, Jamu Kembali Naik Kelas di Era Kartini Kini

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 18:47 WIB

IESR Bongkar Dampak dari Kebijakan Bebas Pajak Kendaraan Listrik Dihapus

IESR Bongkar Dampak dari Kebijakan Bebas Pajak Kendaraan Listrik Dihapus

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:46 WIB

7 HP Oppo Rp1 Jutaan Paling Worth It di 2026, Kamera dan Performa Bagus

7 HP Oppo Rp1 Jutaan Paling Worth It di 2026, Kamera dan Performa Bagus

Tekno | Jum'at, 24 April 2026 | 18:45 WIB

Maling Tak Punya Nurani! Saat Alat Pantau Gunung Semeru di Malang Digasak

Maling Tak Punya Nurani! Saat Alat Pantau Gunung Semeru di Malang Digasak

Malang | Jum'at, 24 April 2026 | 18:44 WIB

Mengapa Parpol Melawan Usul KPK Soal Pembatasan Masa Jabatan Ketua Umum?

Mengapa Parpol Melawan Usul KPK Soal Pembatasan Masa Jabatan Ketua Umum?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:42 WIB

Ilmuwan AS Tewas dan Hilang Beruntun, dari Peneliti Nuklir hingga Pengamat UFO

Ilmuwan AS Tewas dan Hilang Beruntun, dari Peneliti Nuklir hingga Pengamat UFO

Tekno | Jum'at, 24 April 2026 | 18:41 WIB

BRI Optimistis Miliki Ruang Cukup untuk Dorong Ekspansi Kredit secara Selektif

BRI Optimistis Miliki Ruang Cukup untuk Dorong Ekspansi Kredit secara Selektif

Sulsel | Jum'at, 24 April 2026 | 18:41 WIB

Dihantam Tarif AS, ESDM Justru Percepat Ambisi Energi Surya 100 GW

Dihantam Tarif AS, ESDM Justru Percepat Ambisi Energi Surya 100 GW

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:40 WIB

Hindia dan Dipha Barus Bicara Soal Generational Trauma di Lagu Baru "Nafas"

Hindia dan Dipha Barus Bicara Soal Generational Trauma di Lagu Baru "Nafas"

Your Say | Jum'at, 24 April 2026 | 18:40 WIB