Analisis Peran Aktor-Aktor dalam Menengahi Konflik Rusia denga Ukraina

Purwasuka | Suara.com

Kamis, 19 Januari 2023 | 19:17 WIB
Analisis Peran Aktor-Aktor dalam Menengahi Konflik Rusia denga Ukraina
Bendera Ukraina dengan Rusia. (*/pixabay/)

Yusa Djuyandi, Dosen Ilmu Politik Universitas Padjadjaran

JABARNEWS | BANDUNG – Konflik Rusia dan Ukraina merupakan konflik regional yang menjadi topik pembicaraan global selama tahun 2022 ini. 

Konflik tersebut telah berubah status menjadi perang yang melibatkan dua negara tersebut (Rusia dan Ukraina), serta menyeret berbagai pihak lainnya. 

Pihak-pihak tersebut ikut terseret ke dalam konflik sebab mereka memiliki kepentingan yang harus terealisasi. Konflik diantara Rusia dan Ukraina meski hanya terjadi secara regional, namun memberikan dampak yang luas secara global. 

Maka daripada itu, tentunya berbagai pihak di dunia ingin meredam konflik tersebut dengan mendorong kedua belah pihak baik Rusia maupun Ukraina untuk menghentikan peperangan dan melakukan negosiasi. 

Akan tetapi, hal tersebut tidak dapat dilakukan dengan mudah sebab dalam perpolitikan global terdapat begitu banyak relasi diantara aktor-aktornya yang membuat politik global sebagai sebuah ‘jaring laba-laba’ yang kompleks. 

Sebelum memasuki analisis terkait bagaimana peran berbagai aktor dalam menegahi konflik Rusia – Ukraina, latar belakang konflik tersebut harus dipahami terlebih dahulu.

Sebagaimana yang kita ketahui bersama, Ukraina dan Rusia merupakan dua republik dalam negara Uni Soviet. Pada tahun 1991 Ukraina memutuskan untuk memisahkan diri dari Uni Soviet sebagai negara berdaulat melalui referendum. Republik-republik bekas bagian dari Uni Soviet yakni Rusia, Belarusia, dan Ukraina lantas mendirikan suatu badan bernama Commonwealth of Independent States (CIS), namun Ukraina merasa CIS hanyalah suatu alat bagi Rusia untuk mengintervensi dan memperkuat pengaruhnya di negara-negara pecahan Uni Soviet lainnya (CNN, 2022). 

Ketegangan awal tersebut dapat teratasi dengan perjanjian diantara keduanya pada tahun 1997. Akan tetapi, ketegangan kembali terjadi pada tahun 2014 ketika masyarakat Ukraina berhasil menjatuhkan presiden mereka, Viktor Yanukovych yang dinilai dekat atau menjadi ‘boneka’ Rusia. Imbas dari pergantian kepemimpinan Ukraina yang dinilai Rusia menjadi tidak bersahabat, Rusia pun menganeksasi Krimea dan mendukung beberapa kelompok separatis di bagian timur Ukraina sejak tahun 2014. 

Rusia dan Ukraina sempat meredakan tensi dengan menghasilkan perjanjian damai Minsk pada tahun 2015, namun sejak saat itu hingga perang meletus hubungan keduanya tidak berjalan dengan baik. Beberapa hal melatarbelakangi hal tersebut seperti usaha Ukraina dalam mendekati NATO dan Uni Eropa yang dinilai Rusia sebagai ancaman terhadap keamanan, kedaulatan, dan pengaruh Rusia atas kawasan Eropa Timur. 

Hingga awal tahun 2022, Ukraina yang dipimpin oleh Volodymyr Zelenskyy terus mendekatkan diri dengan Uni Eropa dan NATO dengan harapan Ukraina dapat tergabung ke dalam dua organisasi tersebut guna melindungi diri dari tekanan Rusia. Tensi tinggi ini pun memuncak pada Januari 2022 ketika Rusia mulai menempatkan jumlah pasukan yang besar di perbatasannya dengan Ukraina dengan alasan latihan militer. Konsentrasi pasukan yang besar terus dipertahankan Rusia hingga akhir Februari 2022 ketika Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan operasi khusus yang menandakan dimulainya perang terbuka diantara Rusia dan Ukraina hingga saat ini. 

Operasi tersebut dijustifikasi oleh Putin sebagai upaya untuk melindungi etnis Rusia di wilayah Ukraina timur dari diskriminasi oleh pemerintah Ukraina serta untuk membebaskan Ukraina dari paham Nazisme.
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, konflik ini mampu menciptakan dampak yang sangat luas ke berbagai aspek seperti perekonomian dan perdagangan internasional. Hal tersebut dikarenakan baik Ukraina maupun Rusia memainkan peran penting dalam pasar global, tepatnya dalam hal pangan dan energi dimana total ekspor minyak dan biji-bijian mereka melebihi setengah dari total yang diperdagangkan di dunia menurut UNCTAD (Bakrie, Delanova, & Yani, 2022). Dengan adanya perang ini, maka tentu ketersediaan pangan dan energi tersebut bagi dunia akan terganggu yang akan membuat komoditas-komoditas tersebut mengalami kenikan harga, belum ditambah dengan sanksi-sanksi dari negara-negara Barat kepada Rusia yang semakin meningkatkan ketidakstabilan pasar internasional. 

Berbagai aktor global utama pun dapat memainkan peran dalam menengahi konflik tersebut, yang pertama adalah organisasi-organisasi internasional yang memiliki pengaruh besar dalam menekan kedua belah pihak untuk mengakhiri konflik dan membuka jalur diplomasi yang menguntungkan keduanya. 

Organisasi internasional yang pertama adalah PBB. PBB sebagai organisasi global utama yang beranggotakan hampir seluruh negara di dunia dapat berperan sebagai aktor penengah yang potensial, segala bentuk konflik di dunia, khususnya yang berimbas pada kehidupan internasional akan diangkat dan direspons oleh PBB. 

Dalam konflik Rusia-Ukraina, peran PBB cukup terbatas mengingat status Rusia sebagai anggota tetap Dewan Keamanan yang memegang hak veto atas resolusi apapun. Sehingga segala bentuk resolusi yang ditujukan untuk menekan agresi Rusia dan mengedepankan jalur diplomasi tidak dapat terealisasi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ukraina Banjir Alat Perang, Kanada Tambah Kiriman 200 Kendaraan Lapis Baja

Ukraina Banjir Alat Perang, Kanada Tambah Kiriman 200 Kendaraan Lapis Baja

News | Kamis, 19 Januari 2023 | 11:43 WIB

Detik-detik Mendagri Ukraina Tewas Bersama 17 Orang Lain Dalam Kecelakaan Helikopter

Detik-detik Mendagri Ukraina Tewas Bersama 17 Orang Lain Dalam Kecelakaan Helikopter

News | Kamis, 19 Januari 2023 | 05:49 WIB

Ukraina Respons Negosiasi Damai Rusia: Omong Kosong!

Ukraina Respons Negosiasi Damai Rusia: Omong Kosong!

News | Rabu, 18 Januari 2023 | 06:39 WIB

5 Pemain Ukraina Termahal Sepanjang Sejarah, Terkini Ada Mykhailo Mudryk

5 Pemain Ukraina Termahal Sepanjang Sejarah, Terkini Ada Mykhailo Mudryk

Bola | Rabu, 18 Januari 2023 | 04:15 WIB

Gara-gara Google Maps, Rombongan Bule Rusia Naik Ayla Jatuh ke Jurang

Gara-gara Google Maps, Rombongan Bule Rusia Naik Ayla Jatuh ke Jurang

Bali | Selasa, 17 Januari 2023 | 14:03 WIB

Perang Makin Memanas, NATO Instruksikan Sekutu Kirim Lebih Banyak Senjata Berat Ke Ukraina

Perang Makin Memanas, NATO Instruksikan Sekutu Kirim Lebih Banyak Senjata Berat Ke Ukraina

News | Selasa, 17 Januari 2023 | 11:25 WIB

Ngeri! Intelijen Ungkap Ada Upaya Pembakaran Kedubes Rusia Di Sejumlah Negara

Ngeri! Intelijen Ungkap Ada Upaya Pembakaran Kedubes Rusia Di Sejumlah Negara

News | Selasa, 17 Januari 2023 | 12:45 WIB

Keras! Dmitry Medvedev Suruh PM Jepang Harakiri Karena Tunduk Memalukan Pada Amerika

Keras! Dmitry Medvedev Suruh PM Jepang Harakiri Karena Tunduk Memalukan Pada Amerika

Jatim | Minggu, 15 Januari 2023 | 08:30 WIB

Akan Disumbangkan Ke Ukraina, Berikut Fakta Mengenai Ranpur AMX-10RC

Akan Disumbangkan Ke Ukraina, Berikut Fakta Mengenai Ranpur AMX-10RC

Your Say | Sabtu, 14 Januari 2023 | 12:59 WIB

Bule Rusia Tewas di Kolam Renang Villa Seminyak

Bule Rusia Tewas di Kolam Renang Villa Seminyak

Bali | Rabu, 11 Januari 2023 | 14:35 WIB

Terkini

Varietas Rising Eagles 2 Tayang Paruh Kedua, Chanyeol EXO Jadi Pemain Baru

Varietas Rising Eagles 2 Tayang Paruh Kedua, Chanyeol EXO Jadi Pemain Baru

Your Say | Rabu, 01 April 2026 | 08:00 WIB

Meriahnya Adu Perahu Balumbo Biduk di Sungai Batang Asai

Meriahnya Adu Perahu Balumbo Biduk di Sungai Batang Asai

Foto | Rabu, 01 April 2026 | 08:00 WIB

Motif Suami Clara Shinta VCS dengan Wanita Lain, Disebut Sahabat Cuma Iseng

Motif Suami Clara Shinta VCS dengan Wanita Lain, Disebut Sahabat Cuma Iseng

Entertainment | Rabu, 01 April 2026 | 08:00 WIB

Pefindo Catatkan Rating AAA Untuk Stabilitas Finansial Peruri

Pefindo Catatkan Rating AAA Untuk Stabilitas Finansial Peruri

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 07:57 WIB

Harga Toyota Agya Bekas: Di Bawah Rp100 Juta Dapat Unit Buatan Tahun Berapa?

Harga Toyota Agya Bekas: Di Bawah Rp100 Juta Dapat Unit Buatan Tahun Berapa?

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 07:56 WIB

56 Kode Redeem FF Terbaru 1 April 2026, Ada Bundle Panther dan Pirate Gratis

56 Kode Redeem FF Terbaru 1 April 2026, Ada Bundle Panther dan Pirate Gratis

Tekno | Rabu, 01 April 2026 | 07:54 WIB

Perbandingan Harga BBM Indonesia dengan Negara Lain di Asia Tenggara

Perbandingan Harga BBM Indonesia dengan Negara Lain di Asia Tenggara

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 07:54 WIB

AS Mau Keluar dari Iran, Wall Street Langsung Meroket

AS Mau Keluar dari Iran, Wall Street Langsung Meroket

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 07:52 WIB

Toyota Innova Vs Rush, Mana yang Lebih Irit? Cek Beda Konsumsi BBM, Performa, Harga, dan Pajaknya

Toyota Innova Vs Rush, Mana yang Lebih Irit? Cek Beda Konsumsi BBM, Performa, Harga, dan Pajaknya

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 07:51 WIB

If Wishes Could Kill, Drama Horor Remaja Pertama Netflix Tayang 24 April

If Wishes Could Kill, Drama Horor Remaja Pertama Netflix Tayang 24 April

Your Say | Rabu, 01 April 2026 | 07:45 WIB