Harga Telur Naik, Peternak Ayam Petelur Di Purwakarta Malah Merugi, Kok Bisa?

Purwasuka | Suara.com

Sabtu, 20 Mei 2023 | 18:40 WIB
Harga Telur Naik, Peternak Ayam Petelur Di Purwakarta Malah Merugi, Kok Bisa?
Peternak ayam petelur di Purwakarta. (Jabarnews)

PURWASUKA - Tingginya harga telur ayam, tak selalu dinikmati para peternak ayam petelur. Seperti yang dialami Lili Abdullah, peternak ayam petelur, di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Ratusan ayam petelur milik Lili yang ada di kampung ciasem, Desa Cicadas, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta mati akibat kondisi cuaca yang panas.

Akibatnya, peternak menanggung kerugian ratusan juta, lantaran kematian massal yang menimpa ayam petelur di dalam kandang tersebut. 

Lili mengatakan, tiap tahun pasti ada masa-masa cuaca panas. Namun cuaca panas yang terjadi saat ini lebih parah jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Sejak memulai beternak saya baru mengalami kondisi seperti ini. Dari 1500 ekor ayam petelur di kandang, saat ini hanya tersisa, sebanyak lima ekor saja. sebanyak 80 persen ayam, mengalami kematian massal," ucap Lili saat ditemui kediamannya, Sabtu, 20 Mei 2023.

Lili mengaku kondisi cuaca yang panas, membuat ayam petelur miliknya banyak yang sakit dan mengalami kematian massal dalam sebulan terakhir.

Kondisi ini, lanjut Lili, diperparah dengan kenaikan tepung konsentrat dan jagung, yang menjadi bahan utama untuk pakan ayam. 

"untuk menekan kerugian, saya memutuskan menjual puluhan ayam petelur yang tersisa di kandang sebagai ayam afkiran. Pasalnya, jika terus di pertahankan, seluruh ayam dipastikan akan mati akibat cuaca panas," Ucapnya. 

Imbas kematian massal ini, Kata Lili, dirinya merugi hingga Rp.300 juta rupiah.

"Saya kebingungan untuk mengatasi agar ayam mereka tidak mati akibat suhu yang begitu panas. Sementara ayam yang mati dikubur untuk menghindari timbulnya penyakit ayam baik kepada ayam yang hidup atau manusia," ungkap Lili. 

Kedepan, Lili mengaku akan kembali mendatangkan ayam petelur usia remaja, agar bisa kembali memproduksi telur.

"Hal ini tentunya dilakukan saat kondisi cuaca kembali membaik serta harga pakan sudah kembali di harga rasional. Pakan yang mahal ditambah banyaknya peternak yang mengentikan sementara produksinya, ditengarai menjadi salah satu penyebab utama tingginya harga telur ayam di pasaran saat ini," sebut Lili.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Puslabfor Mabes Polri Selidiki Langsung Penyebab Keracunan di Pondoksalam Purwakarta

Puslabfor Mabes Polri Selidiki Langsung Penyebab Keracunan di Pondoksalam Purwakarta

| Sabtu, 20 Mei 2023 | 10:20 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, 20 Mei 2023

Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, 20 Mei 2023

| Sabtu, 20 Mei 2023 | 06:45 WIB

Bawaslu Purwakarta Cegah Penggunaan Ijazah Palsu Oleh Bacaleg Dengan Cara Ini

Bawaslu Purwakarta Cegah Penggunaan Ijazah Palsu Oleh Bacaleg Dengan Cara Ini

| Jum'at, 19 Mei 2023 | 12:57 WIB

Terkini

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:52 WIB

Pesantren dan Masa Depan Karakter Bangsa: Jangan-jangan Ini Jawabannya

Pesantren dan Masa Depan Karakter Bangsa: Jangan-jangan Ini Jawabannya

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:51 WIB

Hewan Kurban Pilih Jantan atau Betina? Ketahui yang Paling Utama Menurut Syariat

Hewan Kurban Pilih Jantan atau Betina? Ketahui yang Paling Utama Menurut Syariat

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:49 WIB

Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!

Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:46 WIB

13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games

13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games

Sport | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:46 WIB

Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?

Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:46 WIB

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Komisi Reformasi Polri Serahkan Laporan Akhir ke Presiden, Berkasnya Setebal 3000 Halaman

Komisi Reformasi Polri Serahkan Laporan Akhir ke Presiden, Berkasnya Setebal 3000 Halaman

Video | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:34 WIB

Berpangkat AKBP, Polisi Ngeyel Ditegur Merokok Sambil Nyetir Akhirnya Minta Maaf

Berpangkat AKBP, Polisi Ngeyel Ditegur Merokok Sambil Nyetir Akhirnya Minta Maaf

Kaltim | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:33 WIB