Terungkap! Ternyata Flare Bisa Ancam Kesehatan

Purwasuka | Suara.com

Senin, 29 Mei 2023 | 14:58 WIB
Terungkap! Ternyata Flare Bisa Ancam Kesehatan
Flare di Laga Persib Vs Bali United (Ayobandung.com/Gelar Aldi S)

PURWASUKA - Selain ticketing, persoalan yang cukup hangat didialogkan dalam Sampurasun bertajuk "Mapag Liga 1 Ngariung Ngobrolkeun Persib" di GOR C-Tra Arena Kota Bandung adalah regulasi larangan menyalakan flare di dalam stadion.

Bahan-bahan berbahaya yang terkandung di dalamnya yang bisa mengancam keselamatan dan kesehatan orang-orang di sekitarnya menjadi salah satu dasar pelarangan penyalaan flare di dalam stadion.

Bahaya flare tersebut diakui oleh Rendy, seorang bobotoh asal Jakarta yang hadir pada acara dialog Persib dan Bobotoh ini. Karena itulah, ia sempat mempertanyakan masih lolosnya flare ke dalam stadion saat Persib memainkan laga kandang.

"Mengapa flare bisa masuk dan bagaimana sistem pengamanannya di stadion?" tanya Rendy.  

Menanggapi pertanyaan itu, Direktur Operasional PT PERSIB Bandung Bermartabat (PT PBB), Iskandar Kunaefi menjelaskan, selama ini sistem pengamanan yang dilakukan panpel sudah berjalan maksimal. 

"Sistem pengamanan sudah cukup berlapis. Panitia penyelenggara juga melakukan pengecekan, termasuk body checking ketat. Tapi sebaik apapun sistemnya, kalau niatnya menyelundupkan, tetap masih bisa bocor. Sistem akan diperkuat, tapi kami benar-benar meminta semua untuk meningkatkan kesadaran," kata pria yang akrab disapa Kang Is ini. 

Seperti halnya Bobotoh, Iskandar mengharapkan, ke depan akan tercipta keamanan dan kenyamanan menyaksikan pertandingan PERSIB secara langsung dari tribun stadion. Salah satunya dengan ketiadaan flare yang membahayakan keselamatan dan kesehatan orang-orang di dalam stadion.

"Ini demi kenyamanan dan keselamatan kita semua. Karena bobotoh yang datang ke stadion ini 'kan dulur (saudara) kita juga," katanya.

Dijelaskan Iskandar, penggunaan flare sebenarnya hanya dilakukan untuk situasi darurat seperti di laut, tersesat di dalam hutan, dan sebagainya.

"Jadi, ketika dinyalakan di dalam stadion, itu artinya ada penyalahgunaan. Saya tidak berbicara soal denda, tapi flare itu berbahaya. Tidak hanya dari apinya yang panasnya bisa melelehkan baja, asapnya juga ketika terhirup, bisa membuat seseorang sesak napas," tegasnya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Inulin dan 5 Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh, Sudah Tahu?

Mengenal Inulin dan 5 Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh, Sudah Tahu?

Your Say | Senin, 29 Mei 2023 | 13:52 WIB

Persib Datangkan Playmaker dari Spanyol, Siapa Dia?

Persib Datangkan Playmaker dari Spanyol, Siapa Dia?

| Senin, 29 Mei 2023 | 13:25 WIB

5 Manfaat Jeruk Bali bagi Kesehatan, Mampu Mencegah Kanker!

5 Manfaat Jeruk Bali bagi Kesehatan, Mampu Mencegah Kanker!

Your Say | Senin, 29 Mei 2023 | 13:15 WIB

Terkini

Obligasi Daerah Disebut Bisa Selamatkan APBD, Tapi Apakah Aman untuk Sumsel?

Obligasi Daerah Disebut Bisa Selamatkan APBD, Tapi Apakah Aman untuk Sumsel?

Sumsel | Senin, 25 Mei 2026 | 12:18 WIB

Spons Basah atau Kering, Mana yang Paling Bagus untuk Apply Foundation?

Spons Basah atau Kering, Mana yang Paling Bagus untuk Apply Foundation?

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 12:17 WIB

Menguatnya Dukungan Internasional Untuk Proposal Indonesia Tentang Tata Kelola Royalti Digital

Menguatnya Dukungan Internasional Untuk Proposal Indonesia Tentang Tata Kelola Royalti Digital

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:15 WIB

Sukses Besar, Emily in Paris Resmi Berakhir di Season 6

Sukses Besar, Emily in Paris Resmi Berakhir di Season 6

Your Say | Senin, 25 Mei 2026 | 12:15 WIB

Skuad Timnas Belanda Dinilai Lebih Komplet, Incar Trofi Piala Dunia 2026

Skuad Timnas Belanda Dinilai Lebih Komplet, Incar Trofi Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 12:12 WIB

Studi: Bahan Kimia Berbahaya dari Busa Pemadam Kebakaran Bertahan di Lingkungan hingga 33 Tahun

Studi: Bahan Kimia Berbahaya dari Busa Pemadam Kebakaran Bertahan di Lingkungan hingga 33 Tahun

News | Senin, 25 Mei 2026 | 12:10 WIB

Cara Download Sertifikat UTBK SNBT 2026 dan Melihat Hasil Skornya

Cara Download Sertifikat UTBK SNBT 2026 dan Melihat Hasil Skornya

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 12:07 WIB

Apakah Guinness World Records Bisa Dibeli? Viral Bigmo Sindir Rekor Member Marapthon

Apakah Guinness World Records Bisa Dibeli? Viral Bigmo Sindir Rekor Member Marapthon

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 12:07 WIB

Ekspor CPO hingga Batu Bara Bakal Lewat Satu Pintu, Aturannya Rampung Hari Ini

Ekspor CPO hingga Batu Bara Bakal Lewat Satu Pintu, Aturannya Rampung Hari Ini

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 12:05 WIB

Ekonom Senior Wanti-wanti Pemerintah Soal Potensi Monopoli Ekspor SDA

Ekonom Senior Wanti-wanti Pemerintah Soal Potensi Monopoli Ekspor SDA

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 12:05 WIB