PURWOKERTO.SUARA.COM, Seorang artis yang menjadi salah satu korban mafia tanah, Nirina Zubir menyambangi kantor Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM (Menko Polhukam), Mahfud MD di Jakarta Puasat, pada Jumat (3/6).
Nirina Zubir curhat atas persoalan tanah yang dia hadapi, serta sejumlah kasus yang menyebabkan masyarakat sebagai korban dari ulah mafia tanah.
"Hari ini saya senang, sebagai warga, bisa mengeluarkan keluh kesah untuk berbicara langsung kepada Pak Mahfud dan mencari titik terang di dalam kasus mafia tanah yang sedang ramai saat ini," ujar Nirina Zubir usai bertemu Menko Mahfud MD.
Ia menjelaskan, sebagai warga masyarakat yang buta hukum dan tidak pernah berurusan dengan hukum sebelumnya, meminta pencerahan kepada Mahfud MD. khususnya, terkait rencana pembentukan tim lintas kementerian yang akan melakukan penilaian atas kasus-kasus pertanahan yang bermasalah, khususnya yang sudah berkekuatan hukum tetap.
"Tadi aku minta pencerahan dari Bapak (Mahfud MD), ini tim yang baru dibentuk bagaimana, bedanya dengan sebelumnya dengan satgas mafia tanah bagaimana, ternyata ini lebih intensif lagi. Jadi, Buat kami lumayan menenangkan lah ya, karena kami korban-korban ini kan gak tahu apa lagi yang harus dilakukan," jelas Nirina.
Sementara itu, Menko Polhukam Mahfud MD menjelaskan, laporan korban mafia tanah sangat banyak yang ia terima, namun urusannya menjadi tidak mudah. Oleh sebab itu, Mahfud meminta para pihak terkait serta para penegak hukum agar berhati-hati dalam mengambil keputusan.
"Banyak sekali laporan yang masuk. Ada juga yang sudah tinggal diatas lahan itu turun-temurun, tiba-tiba diusir karena disitu mau dibangun apartemen oleh pengembang. Padahal dia tidak merasa menjual tanahnya, lalu mengadu malah dia diusir," ujarnya. (AKF)