5 Kuliner Khas Kota Situbondo, Nomor 5 Terdengar Aneh

Purwokerto

Minggu, 17 Juli 2022 | 10:39 WIB
5 Kuliner Khas Kota Situbondo, Nomor 5 Terdengar Aneh
5 Kuliner Khas Kota Situbondo, Nomor 5 Terdengar Aneh

PURWOKERTO.SUARA.COM, SITUBONDO-Perjalanan menuju ke Pulau Bali jika memilih jalur Pantura pasti akan melintas di Kabupaten Situbondo. Kawasan yang memiliki garis pantai yang panjang membuat Kabupaten Situbondo memiliki olehan kuliner khas pesisir utara jawa.
Beberapa waktu lalu saya beberapa kali berkesemapatan untuk mampir ke sana. Guna mengantarkan kolega di sebuah pondok pesantren yang berada di Kecamatan Asembagus.


Berada di jalur penghubung anatara Kabupaten Probolinggo dan Banyuwangi wilayah ini menjadi jalur utama utamanya bagi kendaran logistik yang menuju ke wilayah Timur Indonesia.


1.    Nasi Sodu
Mamiliki wilayah dengan garis pantai panjang membuat kawasan Situbondo kaya akan olahan kuliner berbahan ikan. Tidak terkecuali Nasi Sodu, yang menjadi kuliner wajib saat berkunjung ke Kota Santri ini.
Sajian kuliner ini berupa sepiring nasi dengan kuah gulai lawuh yang dicampur dengan kacang panjang. Terkadang campuran lainnya berupa wortel dan buncis.


Sayur ini menggunakan kuah santan dengan menggunakan lauk ikan tongkol yang dimasak dengan bumbu merah dan sambal terasi taoge.
Cita rasa Nasi Sodu adalah sedikit manis, sehingga sangat cocok apabila disantap dengan sambal. Disebut Nasi Sodu lantaran dahulu ketika menyantap makanan khas Situbondo ini menggunakan sendok dari daun pisang yang dilipat. Masyarakat Madura menyebut sendok dari daun pisang itu  dengan sodu.

2.    Rujak Petis
Olahan khas Situbondo selanjutnya menjadi sangat special dan perlu dicicipi adalah Rujak Petis. Olahan makanan petis seperti menjadi kuliner khas Jawa Timur pada umumnya.
Beda di Situbondo penyajiannya kerap ditambah pisang muda dan petis udang khas Situbondo. Tak heran saat menyantap makanan ini bikin penikmatnya selalu ingin kembali ke Kota Santri.
Begitu banyak warung Rujak Petis di Situbondo yang dapat kamu temui. Biasanyam Rujak Petis Situbondo dimasak dengan menggunakan beberapa rempah dan dicampur dengan beragam sayuran.
Ragam perpaduan rempah dan sayur inilah yang membuatnya menjadi makanan menyehatkan dan nikmat. Rujak petis biasanya disajikan dengan beberapa irisan mangga muda, bengkoang, kedondong, dan berbagai tambahan lainnya.


3.    Nasi Karak
JIka Jogja punya Nasi Kucing, Situbondo pun tidak kalah tenar dengan Nasi Karaknya. Makanan khas Situbondo tersebut sangat lezat dan terkenal dikalangan santri yang ada di sana.
Melihat sekilas penyajiannya, Nasi Karak di Situbondo tersebut menggunakan nasi yang diberi taburan parutan kelapa.
Mengingat Kabupaten Situbondo memiliki hasil laut yang melimpah, tidak heran jika saat penyajiannya ditambahakn pula dengan lauk berupa tahu dan tempe goreng, serta ikan tongkol dari nelayan setempat.
Sehingga sajian makanan ini menjadi lebih nikmat saat disantap. Jadi, jangan ragu lagi setiap melintas di wilayah ini carilah Nasi Karak untuk sekedar merasakan cita rasa masakan khas Kota Santri.


4.    Sate Olean
Tidaknya olahan laut, Kabupaten Situbodno juga memiliki olahan berbahan daging. Maklum selain nelayan, wilayah ini juga memiliki basis peternakan rakyat yang cukup kuat.
Makanan khas Situbondo berikutnya adalah Sate Olean. Sate ini terkenal dengan teksturnya yang empuk dan rasanya yang lezat. Kelezatannya berasal dari adanya resep khusus yang membuat Sate Olean bertekstur daging empuk.
Bukan hanya cara memasak yang diperhatikan, melainkan pemilik rumah makan memiliki kriteria terhadap daging kambung yang diolah menjadi sate. Dimana penggunaan daging yang digunakan adalah usia kambing 1-2 tahun.
Hal tersebut dipilih karena usia dagingnya masih empuk untuk diolah. Selain itu, pemilik juga menggunakan jenis kambing yang memiliki kulit berwarna putih tanpa noda. Tak lupa juga untuk menggunakan bumbu dan rempah-rempah yang sudah diwarisi oleh Hj Ilmi secara turun temurun.


5.    Sate Lalat
Disebut Sate Lalat bukan berarti kuliner ini terbuat dari lalat ya. Makanan khas Situbondo yang bisa kamu cicipi ini terbuat dari daging ayam atau kambing yang di potong kecil-kecil seperti lalat. Inilah yang menjadi alasan penamaan sate tersebut.
Tentunya jenis sate ini memiliki cita rasa dan ukuran yang berbeda dengan yang lainnya. Rasanya gurih karena disiram dengan bumbu khas Situbondo menjadikan kuliner ini perlu kalian coba.
Sate lalat, atau dalam bahasa Madura biasa disebut sate lalak merupakan kuliner khas Situbondo yang berasal dari Pamekasan, Madura. Maklum mayoritas warga Situbondo berasal dari Madura.
Sate ini dibakar sekadarnya saja, tidak terlalu lama sehingga memiliki cita rasa otentik dari pada sate pada umumnya. Selamat mencoba.* (Anik Sajawi)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kisah Habib Jadi TNI, Mayor Inf Ahmad Assegaf Pasukan Elit Raider Penjaga Perbatasan Papua Nugini

Kisah Habib Jadi TNI, Mayor Inf Ahmad Assegaf Pasukan Elit Raider Penjaga Perbatasan Papua Nugini

| Minggu, 17 Juli 2022 | 10:06 WIB

700 Rumah di Kota Tangerang Terdampak Banjir Akibat Sungai Angke Meluap

700 Rumah di Kota Tangerang Terdampak Banjir Akibat Sungai Angke Meluap

| Minggu, 17 Juli 2022 | 09:27 WIB

Bayern Munchen Lepas Robert Lewandowski ke Barcelona

Bayern Munchen Lepas Robert Lewandowski ke Barcelona

| Minggu, 17 Juli 2022 | 09:23 WIB

Terkini

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus

Jakarta | Senin, 01 Juni 2026 | 00:00 WIB

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?

Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?

Jakarta | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:45 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang

Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang

Kalbar | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:28 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin

ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin

Bogor | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:23 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB