- Skin barrier rusak memicu jerawat setelah eksfoliasi wajah dilakukan.
- Hentikan eksfoliasi wajah sementara waktu jika kulit mulai memerah.
- Lakukan pemulihan kulit sebelum memulai kembali eksfoliasi wajah aman.
Suara.com - Eksfoliasi wajah memang bertujuan untuk mengangkat sel kulit mati agar wajah tampak lebih glowing.
Namun, alih-alih mulus, tidak sedikit orang yang justru mengeluh muncul jerawat hingga bruntusan setelah melakukan eksfoliasi.
Menanggapi fenomena ini, dokter estetika dr. Kamila Jaidi, MARS, memberikan penjelasannya melalui konten di akun TikTok pribadinya.
Menurutnya, munculnya masalah kulit usai eksfoliasi adalah sinyal bahwa kondisi kulit sedang tidak sinkron.
"Jadi, kamu yang malah jadi bruntusan dan jerawatan ketika eksfoliasi, itu disebabkan oleh skin barrier kamu dalam kondisi tidak baik-baik saja," ungkap dr. Kamila Jaidi.
Karena itu, dr Kamila Jaidi memberi tahu 4 gejala pelindung kulit atau skin barrier kita sedang rusak agar diwaspadai.

- Kulit mudah mengalami kemerahan.
- Kulit terasa sangat kering.
- Kulit tampak terkelupas.
- Muncul bruntusan kecil-kecil di permukaan wajah.
Solusi Perbaikan Skin Barrier
Jika Anda merasakan gejala di atas, dr. Kamila menyarankan untuk segera menghentikan rutinitas eksfoliasi sementara waktu.
Fokus utama yang harus dilakukan adalah memperbaiki skin barrier terlebih dahulu selama kurang lebih dua minggu.
Setelah kondisi kulit membaik, barulah Anda boleh kembali mencoba eksfoliasi dengan aturan main yang lebih aman.
"Baru setelahnya mulai eksfoliasi dengan dosis yang minimal dan frekuensi sesingkat mungkin, mulai dari seminggu 1-2 kali dulu. Dan kamu mulainya dari dibilas dulu, jangan langsung ditinggal tidur semalaman," tegasnya.
Selain faktor skin barrier, munculnya jerawat baru setelah peeling atau penggunaan krim tertentu sebenarnya bisa dikategorikan sebagai reaksi purging.
Kondisi ini merupakan hal yang wajar karena kulit sedang beradaptasi dan biasanya akan membaik dalam waktu 1 hingga 4 minggu. Hasil akhirnya, kulit justru akan tampak lebih sehat.
Jika jerawat tidak kunjung hilang, bisa jadi itu adalah tanda alergi atau iritasi terhadap produk yang digunakan.
Faktor eksternal seperti stres, perubahan hormon menjelang menstruasi, hingga paparan sinar matahari juga bisa memperparah kondisi kulit.
Tips Agar Kulit Cepat Pulih
Agar keluhan jerawat dan bruntusan tidak semakin parah, berikut beberapa langkah praktis yang bisa Anda lakukan di rumah:
- Atur Pola Tidur: Pastikan tidur lebih awal dan teratur agar regenerasi kulit maksimal.
- Kelola Stres: Stres yang berlebihan bisa memicu peradangan pada jerawat.
- Hidrasi dan Nutrisi: Perbanyak minum air putih serta konsumsi sayur dan buah-buahan.
- Lindungi dari Matahari: Batasi aktivitas di luar ruangan. Jika terpaksa, pastikan selalu menggunakan pelembap dan sunscreen.
- Pilih Produk Lembut: Gunakan sabun cuci muka yang bersifat non-iritatif dan hipoalergenik.
- Jangan Tangan Jahil: Hindari memencet atau mengelupas jerawat sendiri karena bisa memicu infeksi dan bekas luka yang sulit hilang.
Jika kondisi kulit tidak kunjung membaik setelah melakukan tips di atas, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter ahli agar mendapatkan penanganan yang tepat.