Polri dan Komnas HAM Verifikasi Tuduhan Pembunuhan Berencana Brigadir J

Purwokerto

Selasa, 19 Juli 2022 | 19:02 WIB
Polri dan Komnas HAM Verifikasi Tuduhan Pembunuhan Berencana Brigadir J
kuasa hukum Brigadir J lapor Bareskrim (suara.com)

PURWOKERTO.SUARA.COM - Kali ini polri dan Komnas HAM melakukan verifikasi terkait pembunuhan berencana, Masalah kematian Nopryansah Yosua Hutabarat (Brigadir J) memasuki babak baru sehabis keluarganya menemukan sejumlah kejanggalan supaya memunculkan dugaan sudah berjalan korban pembunuhan berencana.

Waktu polisi, semenjak awal menyebut kematian Brigadir J implikasi standar tembak bersama Bharada E sesudah berjalan dugaan pelecehan yang dilaksanakan Brigadir J pada istri Kepala Divisi Propam Polri Inspektur Jenderal Ferdy Sambo di tempat tinggal dinas area Jakarta Selatan.

Sehabis isu dugaan pembunuhan berencana mencuat, anggota Komisi III DPR Arsul Sani menyarankan kepada team spesik bentukan kapolri, team Komnas Ham, dan Kompolnas "Mesti mendengar dan mengkaji seluruh keterangan dan klarikasi terhitung yang berkunjung berasal dari keluarga."

Arsul mengatakan disparitas keterangan semacam tersebut perlu dibuktikan kebenarannya.

"Keterangan keterangan yang berbeda ini menjadi tugas tim bawah tanggung jawab Wakapolri, Tim komnas HAM serta Kompolnas untuk memverifikasi berdasarkan proses penyelidikan yang mereka jalankan."Ungkap Arsul.

Sedangkan kepada publik, Arsul meminta sehingga jangan berspekulasi sendiri-sendiri sekedar sebab mendengar atau membaca keterangan berasal dari masing-masing pihak. Publik perlu mempercayakan penanganan kepada team yang sekarang tengah bekerja.

"Kita Hormati hak keluarga mendiang Brigadir J untuk mencari dan memperoleh keadilan atas peristiwa yang menimpa Brigadir J, namun Publik perlu bersabar untuk tidak menyimpulkan sendiri sendiri sehingga berkembang hal hal yang belum terselidiki secara tuntas, "Ungkap Arsul"

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyebutkan keluarga Brigadir J berhak untuk sebabkan laporan ke Bareskrim Polri terkecuali merasa menemukan adanya kejanggalan. Bahkan, kata Sahroni, terkecuali keluarga punyai tersedia yang mesti disampaikan pasti laporan tersebut sanggup dibuat.

" Jika ada data, Informasi tambahan yang mau diberikan ke kami, akan kami jadikan bahan tambahan data kami, " Ujar Taufan. Dugaan pembunuhan berencana mencuat sehabis keluarga Brigadir J lewat pengacara mereka mengadukan adanya sejumlah kejanggalan di dalam kematian Brigadir J ke Bareskrim Polri.

baca juga

Didalam laporan mereka mempersangkakan Pasal 340 KUHP perihal Pembunuhan Berencana Juncto Pasal 338 KUHP terkait Pembunuhan Juncto Pasal 351 perihal Penganiayaan sampai Menghilangkan Nyawa Seseorang.

"Sesudah itu barang bukti berikutnya tersebut adalah berupa foto. Menjadi foto ini ketika polisi lengah bersama alasan mau meningkatkan formalin maka tiba-tiba para wanita saksi-saksi yang pemberani mereka buru-buru terhubung bajunya sesudah itu memfoto dan memvideokan," kata pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak. Senin siang. Di hadapan jurnali, Kamaruddin memperlihatkan foto tubuh Brigadir J yang dinilai terdapat sejumlah kejanggalan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Sabet Medali Emas dan Perunggu di International Biology Olympiad (IBO) ke-33 tahun 2022

Indonesia Sabet Medali Emas dan Perunggu di International Biology Olympiad (IBO) ke-33 tahun 2022

Purwokerto | Selasa, 19 Juli 2022 | 18:56 WIB

Hotman Paris Ganti Nama Holywings di Bali Jadi Atlas Beach Festival

Hotman Paris Ganti Nama Holywings di Bali Jadi Atlas Beach Festival

Purwokerto | Selasa, 19 Juli 2022 | 18:52 WIB

Afgan Dikabarkan Mau Menikah, Banjir Ucapan Selamat

Afgan Dikabarkan Mau Menikah, Banjir Ucapan Selamat

Purwokerto | Selasa, 19 Juli 2022 | 18:48 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×