Kasus Penyebaran PMK Tinggi, Ketua Satgas Sambangi Provinsi NTB

Purwokerto

Kamis, 21 Juli 2022 | 07:27 WIB
Kasus Penyebaran PMK Tinggi, Ketua Satgas Sambangi Provinsi NTB
Ketua Satgas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Letjen TNI Suharyanto (dua dari kanan) meninjau Pelabuhan Lembar yang menjadi pintu masuk lalu lintas hewan ternak di Kabupaten Lombok Barat, Rabu

PURWOKERTO.SUARA.COM, LOMBOK - Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) telah menyebar di 22 provinsi di Indonesia. Sejak awal merebaknya virus tersebut, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) termasuk salah satu daerah dengan tingkat penyebaran yang tinggi. 

Hingga Rabu (20/7) siang, jumlah kasus aktif PMK hewan ternak di Provinsi NTB menembus angka 26.351 ekor hewan ternak tertular.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Satuan Tugas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Letjen TNI Suharyanto meninjau langsung pelaksanaan penanganan PMK di Pulau Lombok, Provinsi NTB, Rabu (20/7). Setidaknya ada dua Kabupaten yang ia kunjungi, yakni Lombok Tengah dan Lombok Barat.

"Kami datang ke Provinsi NTB khususnya Pulau Lombok untuk memastikan secara langsung langkah-langkah penanganan PMK yang dilakukan berjalan sebagaimana mestinya, karena kita tahu NTB menjadi sentra utama penghasil produksi daging dan hewan ternak," ujar Suharyanto dalam keterangan tertulisnya.

Kunjungan diawali dengan meninjau salah satu kandang ternak di Dusun Bun Mudrak, Desa Sukarara, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Terdapat 120 ekor hewan ternak sapi di kandang tersebut yang dimiliki oleh Kelompok Ternak Sumber Rezeki.

Pada peninjauan itu, Ketua Satgas Penanganan PMK berkesempatan untuk menyuntikkan vaksin kepada salah satu hewan ternak yang berada di kandang tersebut.

"Vaksinasi menjadi salah satu strategi dalam penanganan PMK. Harapannya vaksin yang disuntikkan kepada hewan yang sehat akan menghasilkan kekebalan dan imunitas sehingga hewan ternak bisa terhindar dari virus," jelas Suharyanto.

Selain itu, ia juga memastikan pelaksanaan "Biosecurity", yang salah satunya adalah penyemprotan disinfektan berjalan dengan baik. Seperti di kandang Kelompok Ternak Sumber Reseki, setiap orang dan hewan yang akan keluar masuk ke kandang harus dilakukan penyemprotan disinfektan.

"Penyemprotan disinfektan ini penting mengingat virus PMK bisa dibawa oleh manusia maupun barang dan menularkan kepada hewan ternak lain," jelas Ketua Satgas PMK.

baca juga

Selanjutnya, Suharyanto bersama rombongan menuju Pelabuhan Lembar di Kabupaten Lombok Barat untuk meninjau pintu masuk lalu lintas hewan ternak.

Di Pelabuhan Lembar sendiri sudah didirikan Pos Komando (Posko) Satgas Penangan PMK yang dijaga oleh unsur Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Barat, Balai Karantina Pertanian, TNI, dan Polri. Seluruh kendaraan yang membawa hewan ternak akan dilakukan pemeriksaan dokumen dan fisik oleh petugas di Posko Pelabuhan untuk memastikan hewan ternak dan produk yang dibawa bebas dari virus PMK.

"Kendaraan dan hewan ternak akan dilakukan penyemprotan disinfektan. Apabila kendaraan membawa ternak maka dilakukan penyemprotan terhadap kendaraan dan ternaknya. Jika hanya membawa produk, maka kendaraannya saja yang akan dilakukan disinfektan," terangnya.

Selanjutnya, di setiap pintu keluar dan masuk Pelabuhan Lembar juga disediakan karpet disinfektan, di mana seluruh kendaraan akan melewati karpet yang telah dibasahi oleh cairan disinfektan untuk memastikan roda-roda bebas dari virus PMK. (Arif KF)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kondisi Korban Kecelakaan Maut Mobil Tangki Pertamina di Cibubur

Kondisi Korban Kecelakaan Maut Mobil Tangki Pertamina di Cibubur

Purwokerto | Rabu, 20 Juli 2022 | 21:51 WIB

Kemenkumham Beberkan Alasan Habib Rizieq Bebas dari Penjara

Kemenkumham Beberkan Alasan Habib Rizieq Bebas dari Penjara

Purwokerto | Rabu, 20 Juli 2022 | 21:39 WIB

Kronologi Lengkap Kecelakaan Pesawat Jet TNI AU di Blora

Kronologi Lengkap Kecelakaan Pesawat Jet TNI AU di Blora

Purwokerto | Rabu, 20 Juli 2022 | 21:28 WIB

Terkini

Alasan Belum Siap, Ruben Onsu Minta Polisi Tunda Pemeriksaan Kasus Penipuan Rp3,5 M

Alasan Belum Siap, Ruben Onsu Minta Polisi Tunda Pemeriksaan Kasus Penipuan Rp3,5 M

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:12 WIB

Sejarah Terulang! Deretan Nenek Moyang Para Koruptor: Dari Tokoh Agama hingga Pejabat Militer

Sejarah Terulang! Deretan Nenek Moyang Para Koruptor: Dari Tokoh Agama hingga Pejabat Militer

Entertainment | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:08 WIB

Buntut Demo 27 Agustus, Tukang Cermin di Pejompongan Tewas Dikeroyok Orang Tak Dikenal

Buntut Demo 27 Agustus, Tukang Cermin di Pejompongan Tewas Dikeroyok Orang Tak Dikenal

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Di Depan Presiden Timor Leste, Megawati Ungkap Salju Abadi Papua Bakal Lenyap 3 Tahun Lagi

Di Depan Presiden Timor Leste, Megawati Ungkap Salju Abadi Papua Bakal Lenyap 3 Tahun Lagi

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Bambang Kurniawan Tewas Dikeroyok Kelompok Tak Dikenal di Pejompongan, Sempat Diseret ke Jalan Raya

Bambang Kurniawan Tewas Dikeroyok Kelompok Tak Dikenal di Pejompongan, Sempat Diseret ke Jalan Raya

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:03 WIB

Amerika Bakal Sanksi Bank China Jika Tidak Blokir Aliran Duit ke Iran

Amerika Bakal Sanksi Bank China Jika Tidak Blokir Aliran Duit ke Iran

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:00 WIB

POCO Pad, Tablet Serbaguna Rp3,9 Jutaan dengan Layar 2.5K 120Hz

POCO Pad, Tablet Serbaguna Rp3,9 Jutaan dengan Layar 2.5K 120Hz

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Apakah Usia 50 Tahun Masih Efektif Pakai Sunscreen untuk Mengurangi Flek Hitam?

Apakah Usia 50 Tahun Masih Efektif Pakai Sunscreen untuk Mengurangi Flek Hitam?

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:59 WIB

Muktamar ke-35 NU, BAZNAS RI Hadirkan Layanan Konsumsi, Kesehatan hingga Beasiswa

Muktamar ke-35 NU, BAZNAS RI Hadirkan Layanan Konsumsi, Kesehatan hingga Beasiswa

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:58 WIB

Cara Klaim Diskon 50 Persen di CHAGEE dari BRI

Cara Klaim Diskon 50 Persen di CHAGEE dari BRI

Bri | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:53 WIB

×