Detik-detik Begal Payudara Beraksi di Banyumas, Korban Trauma Berat Hingga Bakar Pakaian Saat Kejadian

Purwokerto | Suara.com

Jum'at, 22 Juli 2022 | 18:29 WIB
Detik-detik Begal Payudara Beraksi di Banyumas, Korban Trauma Berat Hingga Bakar Pakaian Saat Kejadian
Ilustrasi (pixabay)

PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Ini adalah kisah tentang Sandra (35), bukan nama sebenarnya, warga Kabupaten Banyumas yang menjadi korban begal payudara. Sandra mengingat peristiwa kelam itu sebagai kenangan pahit yang tak pernah bisa ia lupakan.

Namun sebagai perempuan, ia bersedia berbagi pengalaman ini agar perempuan lain lebih waspada dan tak mengalami peristiwa asusila itu. 

Kejadian itu terjadi pada Kamis, 21 Juli 2022 selepas waktu magrib. Waktu itu, ia tengah mengendarai sepeda motor dari rumahnya menuju Kelurahan Tanjung, Purwokerto Selatan.

Jarak dari rumahnya ke lokasi tujuan sekitar 14 Km. Karena jarak yang cukup jauh, ia memutuskan untuk memotong jalan melewati Desa Bojongsari, Kecamatan Kembaran.

"Saya biasa lewat jalan itu kalau siang hari karena motong jalan," katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon kepada wartawan, Jumat 22 Juli 2022.

Saat melintas di Jalan Raya Bojongsari, Kecamatan Kembaran, tiba-tiba dari belakang menyusul dua orang pria berboncengan. Sandra mulai takut setelah mereka  memepet dari sebelah kanan. Ketika ia menoleh ke kanan, pria tak dikenal itu langsung memegang area dadanya.

"Kemungkinan kalau tas saya slempang di kanan mungkin bisa ditarik juga. Tapi yang kena payudaranya tok, posisi tas sebelah kiri, ketika kerasa disentuh aku langsung teriak, itu diremas kerasa banget," ungkapnya.

Begitu kejadian, secara spontan ia tancap gas dan menjauhi lokasi kejadian. Di tengah kekalutan, ia berusaha mencari tempat yang aman. Setelah merasa aman, ia lantas berhenti untuk menenangkan pikirannya.

"Setelah kejadian itu aku masih ketakutan, terus aku berhenti dulu di depan rumah orang sebelah Indomaret. Nenangin diri dan hubungi keluarga," ujarnya.

Ia tidak menyangka akan menjadi korban pelecehan seksual di jalanan umum. Karena peristiwa tersebut terjadi pukul 18.30 WIB saat lalu lintas tidak begitu sepi. Ia juga tidak mengenakan pakaian terbuka ketika kejadian. 

"Di depan saya ada mobil satu, terus tidak jauh dari tempat kejadian ada bapak-bapak lagi naik naik sepeda," jelasnya.

Korban Trauma Hingga Bakar Baju yang Dipakai saat Kejadian

Kejadian itu membuat Sandra trauma. Karena trauma itu, ia sampai membakar pakaian yang ia kenakan ketika kejadian itu. Dengan memusnahkan pakaian, ia berharap bisa menghilangkan kenangan buruk pelecehan seksual yang ia alami.

"Aku tidak tahu modusnya apa. Soalnya aku juga memakai sweter jadi ketutup rapat, jadi tidak menggunakan pakaian yang memang mengundang orang untuk berbuat jahil," tuturnya.

Setelah kejadian itu ia jadi lebih waspada. Ia juga berharap tidak ada lagi korban lainnya yang mengalami kejadian serupa. Selain itu, ia juga meminta kepada pemerintah daerah untuk memberikan penerangan jalan di daerah sekitar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jogging di Banyumas, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Diajak Razia Pengidap Gangguan Jiwa

Jogging di Banyumas, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Diajak Razia Pengidap Gangguan Jiwa

| Senin, 18 Juli 2022 | 11:08 WIB

5 Wisata Alam Paling Kece di Baturraden Banyumas

5 Wisata Alam Paling Kece di Baturraden Banyumas

| Sabtu, 16 Juli 2022 | 13:35 WIB

Kronologi Penangkapan Jaringan Pengedar Narkoba Banyumas, Polisi Sita 400 Gram Sabu Senilai Rp 489 Juta

Kronologi Penangkapan Jaringan Pengedar Narkoba Banyumas, Polisi Sita 400 Gram Sabu Senilai Rp 489 Juta

| Selasa, 12 Juli 2022 | 15:34 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan

PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan

Sumsel | Senin, 11 Mei 2026 | 23:51 WIB

Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan

Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan

Jakarta | Senin, 11 Mei 2026 | 23:22 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat

Banten | Senin, 11 Mei 2026 | 23:14 WIB

Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran

Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran

Sumsel | Senin, 11 Mei 2026 | 23:09 WIB

5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa

5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa

Bogor | Senin, 11 Mei 2026 | 23:06 WIB