PURWOKERTO.SUARA.COM – Dampak erupsi Gunung Raung yang terjadi di Jawa Timur. Berdampak hujan abu di Kabupaten Jember.
Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung, Mukijo mengatakan kolom abu setinggi 1500 meter mengarah ke barat dan barat daya.
Hal tersebut mengakibatkan hujan abu mengguyur Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu 27 Juli 2022 malam. Namun sejauh ini kondisi masyarakat di Kabupaten Jember masih terpantau normal.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Heru Widagdo mengatakan dari data petugas BPBD hujan abu mengguyur Kecamatan Ledokombo. Itu masih informasi sementara dan perlu pengecekan ke berbagai wilayah.
“Tiga kecamatan terdekat dengan Raung adalah Ledokombo, Silo, dan Sumberjambe,” katanya.
Heru mengimbau kepada warga untuk beraktivitas di luar rumah dengan mengenakan masker. Tahun 2015, semburan abu dari Raung sempat mengguyur hingga kawasan perkotaan Jember.
Hingga saat ini pihaknya sudah menyiagakan tim reaksi cepat BPBD. Namun sejauh ini situasi masih normal.
“Abu vulkanik mengguyur masih tergantung arah angin saja,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang diterima BPBD Jember, erupsi terjadi pada pukul 17:19 – 17:28 WIB. Tinggi kolom abu kurang lebih 1.500 meter di atas puncak.
Baca Juga: Gunung Raung Jawa Timur Erupsi, Abu Setinggi 1,5 KM
Sampai saat ini tidak terekam adanya erupsi susulan. Status Gunung Raung masih normal di level 1 dan sedang terus dievaluasi oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Pihaknya meminta masyarakat dan pendaki agar tidak turun ke dasar kawah atau mendekati kawah di puncak, serta tidak berkemah di sekitar puncak atau bibir kaldera gunung.
“Ini untuk menghindari potensi bahaya gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan jiwa manusia,” pungkasnya. (Anik Al Sajawi)