Pakar Sebutkan Penyebab Anak Sulit Makan, Orang Tua Harus Waspada

Purwokerto | Suara.com

Rabu, 03 Agustus 2022 | 22:56 WIB
Pakar Sebutkan Penyebab Anak Sulit Makan, Orang Tua Harus Waspada
Penyebab Anak Sulit Makan (pixabay)

PURWOKERTO.SUARA.COM Biasanya orang tua merasa pusing saat anaknya menolak untuk makan atau sulit makan. Sang anak akan menolak untuk mengonsumsi makanan yang diberikan. Hal tersebut sebenarnya dapat terjadi karena beberapa faktor yang membuat anak menolak makanan yang diberikan.

Psikolog Irma Gustiana Andriani, M. Psi mengungkapkan, anak yang menolak makanan akan memberikan dampak yang buruk, tidak hanya untuk gizinya tetapi hubungannya dengan orang tua. Menurutnya, terdapat beberapa penyebab anak sulit untuk makan diantaranya,

Adanya masalah organ mulut

Saat anak enggan untuk mengonsumsi makanan biasanya disebabkan adanya masalah pada organ mulutnya. Untuk itu, orang tua harus mengecek apakah anak ada permasalah pada organ mulut, seperti oromotorik.

“Orang tua harus mengecek apakah anak ada masalah organ mulut, entah sariawan, atau oromotorik seperti bagaiamana mereka mengoordinasikan gerakan yang dilakukan, bagaimana mengolah makanan di mulut gitu,” kata Irma melalui suara.com.

Gangguan sensori processing

Selain mengalami masalah organ mulut, anak sulit untuk makan karena adanya gangguan sensori processing. Hal ini menyebabkan anak muntah, menolak, atau bereaksi lainnya ketika diberikan makanan. Tidak hanya itu, kondisi ini juga membuat anak tidak merasakan makanan di mulutnya.

Anak sulit makan juga menyebabkan anak mengalami beberapa kondisi sebagai berikut.

1. Picky eater (pemilih makanan)

Dalam kondisi ini anak yang berubah menjadi selektif terhadap makanan yang dikonsumsinya. Biasanya anak akan menjadi pemilih jenis makanan tertentu. Hal ini sendiri sering terjadi pada anak berusia 2-3 tahun. Namun, dapat berlanjut hingga anak berusia 6 tahun.

Hal yang menyebabkan anak menjadi pemilih makanan sendiri juga karena berbagai hal. Misalnya orang tua terlalu banyak membebaskan anak mengonsumsi camilan yang disuka. Selain itu, banyaknya tekanan dan ancaman dari orang tua juga membuatnya menjadi pemilih makanan.

2. Mengemut makanan

Sering kali saat makan, anak justru tidak mengunyah dan mengemutnya. Kondisi ini sendiri biasanya terjadi ketika anak mengalami sariawan, gigi yang tumbuh dan sakit, atau radang tenggorokan. Dengan begitu, anak yang mengemut makanan biasanya menandakan dirinya mengalami gangguan sensorik di area mulutnya.

Mengemut makanan juga bisa menandakan anak untuk merasakan keamanan dirinya. Hal ini karena ia merasa tekanan selama makan.

3. Fussy eating (menolak makanan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pentingnya Kebersamaan Orang Tua dan Anak

Pentingnya Kebersamaan Orang Tua dan Anak

| Rabu, 27 Juli 2022 | 18:49 WIB

Tips Melatih Kemandirian Anak Agar Pandai Menjaga Diri

Tips Melatih Kemandirian Anak Agar Pandai Menjaga Diri

| Rabu, 20 Juli 2022 | 14:28 WIB

Pengin Anak Suka Membaca, Begini Caranya

Pengin Anak Suka Membaca, Begini Caranya

| Selasa, 05 Juli 2022 | 10:54 WIB

Terkini

Menlu Ungkap Isu Utama yang Dibahas Prabowo dan Pemimpin ASEAN di KTT ke-48

Menlu Ungkap Isu Utama yang Dibahas Prabowo dan Pemimpin ASEAN di KTT ke-48

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:17 WIB

11 Kosmetik Populer Ditarik BPOM, Apa Saja Kandungan Bahayanya?

11 Kosmetik Populer Ditarik BPOM, Apa Saja Kandungan Bahayanya?

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:10 WIB

Blue Moon Mei 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Puncak dan Cara Melihatnya di Indonesia

Blue Moon Mei 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Puncak dan Cara Melihatnya di Indonesia

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:01 WIB

Kutukan Sembilan Bulan dan Kisah Cinta Runika yang Bikin Gemas!

Kutukan Sembilan Bulan dan Kisah Cinta Runika yang Bikin Gemas!

Your Say | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:00 WIB

Liburan ke Bogor Makin Lengkap, Nonton Sunset di Kebun hingga Healing ke Curug

Liburan ke Bogor Makin Lengkap, Nonton Sunset di Kebun hingga Healing ke Curug

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:56 WIB

5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama

5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:55 WIB

Teknologi Baru untuk Bunda! Risiko Alergi Anak Kini Bisa Dicek Lewat HP

Teknologi Baru untuk Bunda! Risiko Alergi Anak Kini Bisa Dicek Lewat HP

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:52 WIB

Polri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 108 Pati dan Pamen Alami Rotasi Jabatan

Polri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 108 Pati dan Pamen Alami Rotasi Jabatan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:47 WIB

Ratusan Warga Asing Ditangkap di Apartemen Baloi View Batam, Diduga Pelaku Scam

Ratusan Warga Asing Ditangkap di Apartemen Baloi View Batam, Diduga Pelaku Scam

Batam | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:38 WIB

BRI Cepu Siapkan Skenario Terburuk Gempa dan Longsor, Latih Karyawan Demi Layanan Tetap Prima

BRI Cepu Siapkan Skenario Terburuk Gempa dan Longsor, Latih Karyawan Demi Layanan Tetap Prima

Jawa Tengah | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:34 WIB