FS diduga melakukan rekayasa cerita peristiwa penembakan itu hingga menjadi seolah-olah terjadi aksi tembak menembak.
Untuk membuat seolah terjadi aksi baku tembak, F diduga menembak ke arah dinding menggunakan senjata api milik J berkali-kali. Bekas tembakan itu menimbulkan kesan ada peristiwa baku tembak di rumah itu.
Kendati demikian, pihaknya masih akan mendalami apakah FS menyuruh atau terlibat langsung dalam aksi penembakan itu terhadap Brigadir J.
“Terkait apakah FS menyuruh atau terlibat langsung penembakan, tim melakukan pendalaman terhadap saksi-saksi dan pihak terkait,”katanya