Literasi Digital Bantu Pahami Perlindungan Data Pribadi

Purwokerto

Kamis, 18 Agustus 2022 | 20:56 WIB
Literasi Digital Bantu Pahami Perlindungan Data Pribadi
ilustrasi literasi digital (pixabay)

PURWOKERTO.SUARA.COM Kementerian Komunikasi dan Informatika menilai literasi digital sebagai salah satu cara untuk membantu masyarakat memahami pelindungan data pada tingkat dasar.

"Kami punya (program) berjenjang. Untuk masyarakat umum ada Indonesia Makin Cakap Digital," kata Tenaga Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Komunikasi dan Media Massa, Devie Rahmawati, dalam webinar Gizmo Talk: Tantangan Membangun Kedaulatan Digital Indonesia, Kamis (18/8/2022).

Pandemi selama dua tahun terakhir membuat semua orang mendadak harus bisa menggunakan teknologi digital, hal ini menjadi tantangan yang harus dihadapi bangsa Indonesia. Menurut Devie, ruang digital semestinya dipahami menjadi ruang publik.

Jika akun media sosial diibaratkan sebagai rumah digital, maka ada banyak orang yang bisa melihat isi rumah tersebut. Melalui program literasi digital, warganet diharapkan dapat lebih menyadari dan bijak soal apa yang akan bagikan di media sosial.

DI media sosial saat ini banyak ditemukan permainan yang meminta pengguna menyebutkan data pribadi, seperti menyebutkan nama ibu kandung dan alamat rumah dan data lain.

Ada kalanya seseorang tidak sadar jika sedang menyebarkan data pribadinya di media sosial. Devie mengungkapkan orang yang membagikan datanya di media sosial tidak melulu memiliki tingkat literasi yang rendah.

Edukasi mengenai pelindungan dan keamanan data menurut Devie tidak hanya soal bagaimana supaya data tidak bocor, tapi, juga apa yang harus dilakukan ketika data bocor.

Devie mengutip riset dari Universitas Gadjah Mada, bahawa masih terdapat korban data bocor, misalnya pinjaman online ilegal, yang enggan melapor antara lain karena malu dan menerima kejadian itu sebagai musibah.

Dia menyarankan korban hal tersebut untuk melapor ke otoritas yang berwenang agar kasus tersebut dapat ditelusuri. Dengan melapor, menurut Devie, dapat membantu orang lain agar tidak mengalami masalah sama.

baca juga

Program Indonesia Makin Cakap Digital ditargetkan bisa menjangkau 10 juta masyarakat setiap tahun. Pada akhir 2024, diharapkan ada sekitar 50 juta orang yang terliterasi digital.

Menurut Devie, edukasi dan literasi digital tidak akan pernah berhenti karena masyarakat saat ini hidup di dua tempat, dunia nyata dan dunia maya, dan ruang digital yang terus berkembang. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tunjuk Manager Baru, PSSI Purbalingga Tak Pasang Target Muluk di Liga 3 dan Piala Suratin Jateng

Tunjuk Manager Baru, PSSI Purbalingga Tak Pasang Target Muluk di Liga 3 dan Piala Suratin Jateng

Purwokerto | Kamis, 18 Agustus 2022 | 19:31 WIB

4 Hal yang Perlu Kalian Tahu tentang Purwokerto dan Banyumas, Kota Satria

4 Hal yang Perlu Kalian Tahu tentang Purwokerto dan Banyumas, Kota Satria

Purwokerto | Kamis, 18 Agustus 2022 | 19:22 WIB

Tak Ingin Tertinggal dari TikTok, YouTube Luncurkan Fitur Super Chat dan Super Stickers

Tak Ingin Tertinggal dari TikTok, YouTube Luncurkan Fitur Super Chat dan Super Stickers

Purwokerto | Kamis, 18 Agustus 2022 | 18:53 WIB

Terkini

Sempat Diwarnai Semprotan Merica, Warga Pukul Mundur Massa Aksi di Simpang Gramedia Jogja

Sempat Diwarnai Semprotan Merica, Warga Pukul Mundur Massa Aksi di Simpang Gramedia Jogja

News | Rabu, 02 September 2026 | 08:17 WIB

Xiaomi 18 Fold Siap Mengguncang Pasar HP Lipat: Bawa XRING O3, Layar Lebar, dan Baterai 6.000 mAh

Xiaomi 18 Fold Siap Mengguncang Pasar HP Lipat: Bawa XRING O3, Layar Lebar, dan Baterai 6.000 mAh

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 08:15 WIB

Kemarau dan Hama Mengintai, Panen Cabai Terancam Anjlok

Kemarau dan Hama Mengintai, Panen Cabai Terancam Anjlok

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 08:10 WIB

7 Cara Memakai Sunscreen untuk Pria Brewok agar Krim Tidak Menyangkut di Bulu Wajah

7 Cara Memakai Sunscreen untuk Pria Brewok agar Krim Tidak Menyangkut di Bulu Wajah

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 08:06 WIB

HGII Tegaskan Komitmen Menuju Pasar Modal Hijau, Kapasitas Energi Ditargetkan 100 MW pada 2031

HGII Tegaskan Komitmen Menuju Pasar Modal Hijau, Kapasitas Energi Ditargetkan 100 MW pada 2031

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 08:04 WIB

Emiten POLI Incar Bisnis Hotel Kelas Menengah

Emiten POLI Incar Bisnis Hotel Kelas Menengah

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 08:02 WIB

Makin Viral Jelang 9.9! Kolaborasi Shopee bersama Naykilla & Tenxi Ramai Dibicarakan Netizen

Makin Viral Jelang 9.9! Kolaborasi Shopee bersama Naykilla & Tenxi Ramai Dibicarakan Netizen

News | Rabu, 02 September 2026 | 08:00 WIB

Setengah Abad Semrawut, 614 Pedagang di Kramat Jati Kini Dapat Lokasi Baru

Setengah Abad Semrawut, 614 Pedagang di Kramat Jati Kini Dapat Lokasi Baru

News | Rabu, 02 September 2026 | 07:56 WIB

Demo Berujung Bentrok di Simpang Gramedia Jogja, 6 Mahasiswa Dilarikan ke RS Panti Rapih

Demo Berujung Bentrok di Simpang Gramedia Jogja, 6 Mahasiswa Dilarikan ke RS Panti Rapih

Jogja | Rabu, 02 September 2026 | 07:55 WIB

Setelah Paru-Paru Dunia Dikepung Asap, Kapan Hutan Pulih?

Setelah Paru-Paru Dunia Dikepung Asap, Kapan Hutan Pulih?

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 07:55 WIB

×