- PT Hero Global Investment Tbk memperoleh IDX Green Equity Designation dari Bursa Efek Indonesia pada 28 Agustus 2026.
- Perusahaan mengelola kapasitas 19 megawatt dan menargetkan penambahan kapasitas hingga 100 megawatt pada 2031 melalui diversifikasi energi terbarukan.
- HGII meraih penghargaan kategori Sustainability dalam ajang IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2026 di Jakarta pada 31 Agustus 2026.
Suara.com - PT Hero Global Investment Tbk (HGII) terus meningkatkan kinerjanya. Apalagi, perusahaan saat ini dinilai menjadi salah satu pionir di pasar saham hijau Indonesia, setelah memperoleh IDX Green Equity Designation, yang pertama kali diperkenalkan Bursa Efek Indonesia pada 28 Agustus 2026.
Direktur Utama HGII, Robin Sunyoto, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap konsistensi perseroan dalam menjadikan keberlanjutan sebagai bagian dari strategi bisnis.
“Perjalanan HGII dari bisnis hijau menuju pasar modal hijau mencerminkan komitmen jangka panjang kami untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan, baik bagi pemegang saham, mitra usaha, maupun masyarakat luas,” ujar Direktur Utama HGII Robin Sunyoto dalam siaran pers yang diterima, Rabu (2/9/2026).
Saat ini, HGII mengelola total kapasitas 19 megawatt dari Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) yang tersebar di sejumlah wilayah operasional perseroan.
Ke depan, HGII menargetkan penambahan kapasitas terkontrak hingga 100 megawatt pada 2031.
Target tersebut akan ditempuh melalui diversifikasi portofolio energi terbarukan yang mencakup Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm), Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg), serta perluasan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).
![Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (27/1/2026). [Suara.com/Rina]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/27/31313-bursa-efek-indonesia-bei-jakarta.jpg)
Perseroan menyatakan, seluruh pengembangan portofolio tersebut tetap mengutamakan prinsip keberlanjutan yang diterapkan HGII dalam proses bisnisnya secara menyeluruh.
Sementara itu, perusahaan meraih penghargaan khusus kategori Sustainability dalam ajang IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia (ICAII) 2026. HGII menjadi satu-satunya emiten berlabel “Saham Hijau” di antara 18 perusahaan yang menerima penghargaan dalam ajang tersebut.
Inovasi HGII yang diajukan kepada Dewan Juri mengusung tema “Dari Bisnis Hijau Menuju Pasar Modal Hijau”. Inovasi tersebut dinilai mencerminkan strategi perseroan yang menempatkan aspek keberlanjutan sebagai fondasi bisnis dan pertumbuhan jangka panjang.
Penghargaan tersebut diberikan dalam malam penganugerahan ICAII 2026 yang berlangsung di Jakarta, Senin (31/8/2026).
"Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas konsistensi kami dalam menempatkan keberlanjutan sebagai bagian dari strategi inti Perseroan," katanya.
ICAII 2026 merupakan penyelenggaraan tahun kedelapan dengan mengusung tema “Advancing Corporate Resilience Through Agile Innovation”.
Bagi HGII, ajang tahun ini menjadi kali kedua perseroan berpartisipasi sejak resmi menjadi perusahaan publik pada 2025.
Penghargaan khusus sektor Infrastruktur kategori Sustainability diberikan kepada HGII atas upaya perseroan memperoleh validasi dari S&P Global Ratings.
Validasi tersebut dinilai memperkuat reputasi HGII sebagai perusahaan energi baru terbarukan yang menerapkan prinsip bisnis hijau dalam proses bisnis hingga operasionalnya.