Terungkap Muasal Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet! dari Lagu Sholawat Dibikin Dangdutan, Liriknya Diubah Total

Purwokerto

Senin, 22 Agustus 2022 | 11:24 WIB
Terungkap Muasal Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet! dari Lagu Sholawat Dibikin Dangdutan, Liriknya Diubah Total
Gus Muwafiq

PURWOKERTO.SUARA.COM, Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet sedang ngehits akhir-akhir ini. Lagu itu memang asyik didengarkan. Namun belakangan, lagu itu menuai kecaman karena liriknya dianggap melecehkan ulama dan raja Jawa Joko Tingkir atau Sultan Hadiwijaya. Joko Tingkir adalah raja Kesultanan Pajang yang juga disebut menurunkan raja-raja Jawa dan ulama besar nusantara. 

Di antara yang mengecam kagu itu adalah ulama PBNU KH.Ahmad Muwafiq, atau Gus Muwafiq yang menyebut pengarang lirik lagu itu “ngawur” dan  tidak paham sejarah. 

Belakangan muncul klarifikasi atau permohonan maaf dari orang yang mengaku menciptakan lirik lagu itu melalui channel Tama Halu 008. 

Lagu Joko Tingkir sebenarnya sudah tak asing bagi masyarakat Indonesia, terutama umat muslim. Itu bukan lagu baru, hanya liriknya saja yang diubah. Pencipta lirik Joko Tingkir pun tidak mengakui itu sebagai lagu karangannya, melainkan hanya menciptakan liriknya. 

Sebelum booming lagu Joko Tingkir, irama itu sejatinya sudah biasa dilantunkan, khususnya di acara-acara pengajian. Liriknya tentu saja syair Islam atau sholawat. Belum jelas siapa yang pertama kali menciptakan irama itu. 

Di dunia hiburan panggung, pengubahan lirik lagu dari aslinya sudah hal lumrah. Banyak lagu dangdut atau pop melayu yang diubah liriknya menjadi sholawat untuk dinyanyikan di mimbar pengajian. 

Adapun lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet, disadur dari irama sholawat dengan mengubah liriknya. Masalahnya, lirik itu mencatut nama ulama dan raja besar Jawa yang namanya harum di bumi nusantara. 

Seperti diketahui, lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet kini sedang booming. Lagu yang sedang hits itu kerap dibawakan penyanyi di panggung-panggung hiburan serta viral di media sosial. Bahkan, anak kecil pun akrab dengan lagu itu. 

Namun siapa sangka, lagu itu belakangan memicu kontroversi. Lagu itu diprotes berbagai kalangan karena dianggap memparodikan ulama besar sekaligus raja Jawa Joko Tingkir. 

baca juga

Lagu itu dianggap menghina Joko Tingkir yang memiliki nama asli Sultan Hadiwijaya, raja kesultanan Pajang. 

Kritik keras terhadap lagu itu juga disampaikan ulama PBNU KH. Ahmad Muwafiq atau akrab disapa Gus Muwafiq. Ia tak terima tokoh yang menurunkan ulama-ulama besar dan raja di Jawa itu diparodikan menjadi lagu dangdut. 

“Saiki ono wong ngawur, Joko Tingkir mbah buyute ulama, Joko ngombe dawet iki karepe piye, ojo ngawur kang-kang,” (Sekadang ada orang ngawur, Joko Tingkir itu kakeknya ulama, Joko minum dawet itu maksudnya gimana, jangan ngawur) kata Gus Muwafiq dalam sebuah kesempatan pidato

Bahkan ia menyebut KH.Abdurrahman Wahid (Gusdur) termasuk trah atau keturunan Joko Tingkir. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral Mahasiswa Universitas Hasanuddin Mengaku Berkelamin Netral, Langsung Dikeluarkan dari Lokasi Acara

Viral Mahasiswa Universitas Hasanuddin Mengaku Berkelamin Netral, Langsung Dikeluarkan dari Lokasi Acara

Purwokerto | Senin, 22 Agustus 2022 | 10:53 WIB

Kocak, Dua Anak SD di Surabaya Wawancarai Presiden Jokowi

Kocak, Dua Anak SD di Surabaya Wawancarai Presiden Jokowi

Purwokerto | Senin, 22 Agustus 2022 | 10:11 WIB

Ketar-ketir Nyaris Kalah, City Ditahan Imbang Newcastle 3-3

Ketar-ketir Nyaris Kalah, City Ditahan Imbang Newcastle 3-3

Purwokerto | Senin, 22 Agustus 2022 | 09:41 WIB

Terkini

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:07 WIB

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:06 WIB

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:01 WIB

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 08:00 WIB

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:59 WIB

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 07:48 WIB

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:43 WIB

5 Perbedaan Masker Peel Off dan Wash Off untuk Wajah yang Perlu Diketahui

5 Perbedaan Masker Peel Off dan Wash Off untuk Wajah yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 07:40 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah: 40 Wilayah Malaysia Berstatus Tidak Sehat

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah: 40 Wilayah Malaysia Berstatus Tidak Sehat

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:30 WIB

Jenazah Tim Medis KMP Virgo 8 Akhirnya Dipulangkan ke Madura

Jenazah Tim Medis KMP Virgo 8 Akhirnya Dipulangkan ke Madura

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 07:26 WIB

×