Habis Membunuh 100 Orang, Termasuk Kyai, Orang Ini Dosanya Diampuni dan Masuk Surga

Purwokerto | Suara.com

Senin, 29 Agustus 2022 | 19:38 WIB
Habis Membunuh 100 Orang, Termasuk Kyai, Orang Ini Dosanya Diampuni dan Masuk Surga
pembawa pedang (ilustrasi) (pixabay)

PURWOKERTO.SUARA.COM, Membunuh adalah perbuatan keji dan termasuk dosa besar. Umat Islam pun diharamkan membunuh orang, terlebih terhadap saudara sesama muslim. Namun bukan berarti dosa membunuh tidak bisa diampuni. Ini karena rahmat dan sifat pengampunan Allah sangat besar kepada hambanya yang berdosa. 

Jika seorang pembunuh benar-benar bertaubat dan tidak mengulangi perbuatannya lagi, insya Allah Allah yang Maha Pengampun akan mengampuni. 

Ada kisah menarik soal pembunuh taubat seperti diceritakan Ustaz Dr.KH.Arrazy Hasyim atau Buya Arrazy. Dahulu di masa Bani Isroil, hiduplah seorang pembunuh keji. Tidak tanggung-tanggung, ia telah membunuh 99 orang. 

Setelah membunuh 99 orang, pria itu menyesali segala perbuatannya dan ingin bertaubat. Ia datang kepada seorang ahli ibadah dan menceritakan pengalaman pahitnya membunuh 99 orang. 

Ia bertanya apakah masih ada kesempatan taubat untuk dirinya yang bergelimang dosa. Ahli ibadah itu ternyata memberikan respon negatif dan mengklaim tak ada kesempatan bertaubat untuk pembunuh sepertinya. Dosanya sudah teramat besar karena pekerjaan jahatnya hingga ahli agama itu memandangnya najis. 

Sontak pembunuh itu tersinggung. Ia menghunuskan senjata tajam dan langsung menikam tubuh ahli ibadah  itu hingga meninggal. 

“Lengkap sudah 100 orang yang dia bunuh,”katanya

Setelah genap membunuh 100 orang, pria itu semakin menyesal karena harus mengulang perbuatannya. Ia kembali mengembara mencari ahli agama yang bisa membimbingnya untuk bertaubat. 

Hingga ia menemukan ahli agama di tempat lain, ia kembali menceritakan dosanya membunuh banyak orang. Bahkan orang ke 100 yang dia bunuh adalah ahli ibadah atau orang yang taat kepada Allah. 

Orang saleh itu menerima baik kedatangan pembunuh itu. Ia menyebut tidak ada yang boleh menghalangi seorang untuk bertaubat kepada Allah. Ia pun membimbing orang itu bertaubat dengan syarat mau meninggalkan kampung dan lingkungan atau komunitas jahatnya. 

Pembunuh itu akhirnya berhijrah dari kampungnya dan bertaubat menangis kepada Allah. Di tengah perjalanan ia berhijrah, kematian menjemputnya. 

Pembunuh yang bertaubat itu pun diampuni dosanya dengan rahmat Allah Yang Maha Kuasa. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tips Hutang Cepat Lunas Berikut Doa dan Amalannya dari Buya Yahya

Tips Hutang Cepat Lunas Berikut Doa dan Amalannya dari Buya Yahya

| Senin, 29 Agustus 2022 | 18:39 WIB

Tanpa Ditahan, Berkas Perkara Putri Candrawathi Dilimpahkan Kejaksaan Agung

Tanpa Ditahan, Berkas Perkara Putri Candrawathi Dilimpahkan Kejaksaan Agung

| Senin, 29 Agustus 2022 | 17:07 WIB

4 Trik Psikologi Ini Bisa Buat Lawan Bicaramu Nyaman

4 Trik Psikologi Ini Bisa Buat Lawan Bicaramu Nyaman

| Senin, 29 Agustus 2022 | 16:03 WIB

Terkini

Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi

Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi

Sumsel | Senin, 13 April 2026 | 23:33 WIB

5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius

5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius

Sumsel | Senin, 13 April 2026 | 23:15 WIB

Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari

Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari

Jakarta | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling

Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling

Jakarta | Senin, 13 April 2026 | 22:50 WIB

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB

Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan

Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan

Bekaci | Senin, 13 April 2026 | 22:33 WIB

Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?

Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?

Kalbar | Senin, 13 April 2026 | 22:31 WIB

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar

Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar

Jabar | Senin, 13 April 2026 | 22:24 WIB