PURWOKERTO.SUARA.COM, SEMARANG- Polda Jateng mengklarifikasi unggahan media sosial tentang adanya lapak judi yang berlokasi dekat komplek Akademi Kepolisian (AKPOL) dan Polsek Gajahmungkur, di Kota Semarang.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan, pihaknya mengadakan penyelidikan dan mengecek langsung di lapangan pasca ramai informasi lokasi perjudian tersebut di media sosial.
Dari hasil penyelidikan pihaknya, arena perjudian tersebut sudah tutup 1,5 tahun lalu.
"Lokasinya juga tidak dekat Akpol, tapi cukup jauh. arah PLN Jatidiri, Sudah dilakukan penyelidikan lapangan tentang hal itu, dan kami pastikan tidak ada kegiatan di lokasi tersebut” kata Kabidhumas dalam siaran tertulisnya, Selasa (30/8).
Pihaknya pun membuka diri untuk menampung informasi seluas-luasnya baik dari masyarakat maupun tayangan media sosial terkait aktivitas perjudian di Jawa Tengah.
Pihaknya juga menyelidiki tayangan video yang diupload akun anonim dan tersebar di grup grup publik tentang lokasi perjudian di daerah bernama Kompong Dewa/ kasino judi yang dikatakan berlokasi di Semarang.
"Kami merespon cepat informasi tersebut dan diketahui Kompong Dewa merupakan resor di negara Kamboja, bukan di Semarang," lanjutnya.
Kendati demikian, pihaknya mengucapkan terima kasih atas berbagai informasi masyarakat terkait perjudian dan meminta peran serta masyarakat untuk secara aktif memberikan masukan pada Polri. Laporan tentang aktivitas perjudian, kata dia, akan disikapi dan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku
Namun untuk menghindari hoaks, Kombes Iqbal meminta masyarakat bijak dalam menggunakan media sosial.Informasi di media sosial, lanjutnya, perlu di kroscek untuk diketahui kebenaran informasinya termasuk sumber beritanya kredibel atau tidak.
Baca Juga: Punya Penjaga Gawang Terbaik, Madura United Jadi Tim yang Paling Sering Merotasi Posisi Kiper
"Untuk itu masyarakat diminta bijak dan selalu melakukan saring sebelum sharing, Bijak bermedia sosial,"
"Ingat pepatah ya Jarimu Hariamaumu"katanya