PURWOKERTO.SUARA.COM, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengklaim hubungannya baik-baik saja dengan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman. Ini menjawab pertanyaan wartawan menyusul pernyataan politikus PDI Perjuangan Effendi Simbolon yang menyebut ada disharmoni di tubuh TNI.
Ia mengaku selama ini hanya menjalankan tupoksi sebagai panglima sebagaimana diatur UU.
Jika tindakannya dalam menjalankan tupoksi diterima berbeda oleh orang lain, itu hak masing-masing untuk menyikapinya.
“Dari saya tidak, karena semua yang berlaku sesuai peraturan Perundang-undangan,”katanya
Ia juga mengonfirmasi terkait isu anak KSAD Jenderal Dudung yang gagal masuk Akmil. Andika menegaskan, putra Dudung saat ini sudah masuk Akmil dan menjadi bagian dari mereka yang diterima di sekolah pendidikan perwira tersebut.
“Sekarang sudah masuk, bagian dari mereka yang diterima,”katanya
Sebelumnya, isu disharmoni di tubuh TNI dilontarkan oleh politikus PDI Perjuangan Effendi Simbolon dalam rapat di DPR. Effendi juga menyebut anak KSAD Jenderal Dudung tidak lolos seleksi Akademi Militer (Akmil).
“Sampai urusan anak KSAD gagal masuk Akmil jadi isu. Emang harus anak KSAD masuk Akmil, ketentuan apa, siapa bilang, kalau ketentuan tidak ya tidak,”katanya