Gudeg Pawon Purbalingga, Gudeg Legendaris yang Gurih Legit Menggigit

Purwokerto | Suara.com

Rabu, 07 September 2022 | 15:06 WIB
Gudeg Pawon Purbalingga, Gudeg Legendaris yang Gurih Legit Menggigit
Gudeg Pawon Ibu Puji Purbalingga ((IG Gudeg Pawon Ibu Puji))

PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Gudeg boleh saja menjadi milik Yogyakarta. Namun soal rasa, tidak ada otoritas yang berhak mengklaim. Begitupun dengan gudeg Pawon Bu Puji di Purbalingga yang rasanya nylekamin luar biasa.

Apa yang membuat gudeg Pawon spesial dan berbeda dengan gudeg lainnya? Gudeg Bu Puji memiliki ciri khas dimasak dengan menggunakan kayu bakar, sehingga dari segi rasanya jauh berbeda dengan gudeg yang dimasak menggunakan kompor gas atau yang lainnya.

Kelezatan rasanya tergambar dari pengakuan Dian Sulistiyono, salah satu pelanggan Gudeg Pawon yang melegenda ini. Ia mengatakan bumbunya terasa gurih. Manis asinnya pas, cocok untuk lidah wong Mbanyumasan.

Teknik memasaknya yang menggunakan pawon memengaruhi aroma gudeg. Eksotika arang kayu-kayu yang menjadi abu menambah kekayaan citarasa gudeg ini. 

“Rasa manisnya masih terasa khas jogjanya, nyamplenge pol. Tidak usah jauh-jauh ke Jogja untuk beli gudeg, di Purbalingga juga ada,” katanya. 

Gudeg Pawon hadir di Bilangan Letkol Isdiman Purbalingga. Bu Puji, si empunya, berjualan dengan menggunakan gerobag dorong. Untuk menjamu para pelanggan disediakan bangku panjang dan kursi lengkap dengan mejanya. 

Gudeg pawon makin spesial karena disajikan dengan beralaskan daun pisang dan piring anyaman rotan. Tampilan gaya tradisional dalam penyajiannya menjadi semakin kuat.  

Maesroh, salah satu pegawai Bu Puji selalu cekatan menyajikan nasi gudeg ke piring rotan kepada para pelanggannya. Sebab, antrean semakin panjang jika penyajian tak cukup cekatan.

Munaroh mengatakan, pangkalan di Jalan Isdiman ini merupakan cabang Gudeg Bu Puji di Pasar Mandiri Purbalingga. Ia mangakal di tempat itu sudah sekitar dua tahun. Hal tersebut karena Jalan Isdiman merupakan salah satu jalan yang ramai dilalui kendaraan.

Gudeg ini mulai buka jam 6 pagi sampai jam 12 siang. Sedangkan di pasar Mandiri mulai buka pukul 5 pagi. Setiap harinya Rp 500-600 ribu dikantonginya dari hasil penjualan gudeg Pawon. Sedangkan di hari Sabtu dan Minggu bisa mencapai Rp 1,7 juta, hal tersebut dikarenakan banyaknya masyarakat Purbalingga yang melaungkan waktu libur untuk kulineran.

“Jika Sabtu-Minggu harus nambah porsi dari biasanya,” kata Maesaroh sambil menuangkan sayur kulit rambak. Gudeg Bu Puji, satu porsinya dijual antara Rp 17 ribu-22 ribu, itu tergantung dari lauknya, apakah menggunakan tahu bacem, ayam suir, ayam paha, sayur krecek atau daun singkong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ayam Panggang Bu Mis, Ayam Panggang Paling Lezat Sejagat Purbalingga

Ayam Panggang Bu Mis, Ayam Panggang Paling Lezat Sejagat Purbalingga

| Rabu, 07 September 2022 | 15:10 WIB

Sopir Angkot di Purbalingga Curhat Ingin Naikan Tarif dan Trayek yang Sepi

Sopir Angkot di Purbalingga Curhat Ingin Naikan Tarif dan Trayek yang Sepi

| Rabu, 07 September 2022 | 11:17 WIB

Ini Desa Wisata Paling Sukses di Purbalingga, Raup Rp 3,5 M dalam 6 Bulan, Kok Bisa?

Ini Desa Wisata Paling Sukses di Purbalingga, Raup Rp 3,5 M dalam 6 Bulan, Kok Bisa?

| Rabu, 07 September 2022 | 08:18 WIB

Ternyata Tersangka Miliki Akun Michat, Polres Purbalingga Ungkap Kasus Prostitusi Online

Ternyata Tersangka Miliki Akun Michat, Polres Purbalingga Ungkap Kasus Prostitusi Online

| Selasa, 06 September 2022 | 21:50 WIB

Jual Jasa Esek-esek Lewat MiChat, Warga Purbalingga Diciduk Polisi, Begini Kronologinya

Jual Jasa Esek-esek Lewat MiChat, Warga Purbalingga Diciduk Polisi, Begini Kronologinya

| Selasa, 06 September 2022 | 17:25 WIB

Terkini

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak

6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak

Bogor | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:41 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class

4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class

Banten | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:07 WIB

Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas

Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas

Banten | Sabtu, 09 Mei 2026 | 22:58 WIB

Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam

Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam

Jabar | Sabtu, 09 Mei 2026 | 22:52 WIB

PFI Bogor Gelar Bedah Foto APFI 2026, Soroti Risiko dan Etika Jurnalisme Visual Dunia

PFI Bogor Gelar Bedah Foto APFI 2026, Soroti Risiko dan Etika Jurnalisme Visual Dunia

Bogor | Sabtu, 09 Mei 2026 | 22:46 WIB

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless

Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:05 WIB